8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Armament Grade God.


__ADS_3

Bab 159. Membuat Armament Grade God Tahap Puncak.


Karena ini bukanlah pertandingan resmi, maka Cao Tian Jun dan Pangeran Zeming menggunakan bahan-bahannya sendiri untuk membuat Armament Grade Human tahap Menengah.


Bahan dasar membuat senjata adalah baja karbon tinggi yang dapat mempertahankan ketajamannya dan tahan terhadap kerusakan. Selain itu bisa juga dicampur dengan biji emas atau Batu Obsidian, dan bahan-bahan lainnya tergantung kondisi serta kebutuhannya.


Selain harganya murah dan mudah ditemukan, keuntungan menggunakan baja karbon tinggi adalah; kekuatan tarik dan daya tahan yang kuat. Retensi tepi yang luar biasa. Resistensi kerusakan tinggi.


Kekurangannya; rapuh di bawah tekanan. Membutuhkan perawatan yang hati-hati untuk mencegah karat dan korosi. Untuk mengatasi kekurangannya, bisa digunakan bahan seperti biji emas.


Pangeran Zeming mengeluarkan bahan-bahan umum yang sering digunakan oleh Pandai Besi, yaitu baja karbon tinggi dan beberapa gram biji emas.


Namun, saat semua orang melihat Cao Tian Jun, mereka kebingungan karena tidak pernah melihat material yang dikeluarkannya. Tetapi tetap menggunakan baja karbon tinggi dan biji emas sebagai bahan dasarnya.


Yang membuat semua orang penasaran karena tidak tahu, dia mengeluarkan batu berbentuk aneh yang memiliki serat petir berwarna biru muda dengan pola bintang. Dan, yang dikeluarkannya adalah salah satu dari Batu Alam, yaitu Strom Stone.


Batu Alam ada 14 jenis, sebagai berikut;


1) Strom Stone berwarna biru muda dengan pola bintang.


2) Space Stone berwarna biru tua dengan pola bunga.


3) Shadow Stone berwarna oranye dengan pola mata.


4) Infinite Stone berwarna kuning dengan pola angka delapan horisontal.


5) Elemental Stone berwarna hijau dengan pola ketupat.


6) Soul Stone berwarna oranye gelap dengan pola segitiga sebanyak tiga buah.


7) Gravity Stone berwarna merah tua dengan pola mata berapi-api.


8) Time Stone berwarna hijau tua dengan pola jam pasir.


9) Death Stone berwarna merah api dengan pola dua sabit.


10) Star Stone berwarna putih kebiruan dengan pola anak panah.


11) Anger Stone berwarna merah muda dengan pola kepalan tangan.


12) Blood Stone berwarna merah darah dengan corak tiga tetes air.


13) Curse Stone berwarna ungu dengan corak kepala rubah.

__ADS_1


14) Solid Stone berwarna hijau daun dengan gambar segitiga.


Cao Tian Jun ingin membuat tombok elemen petir yang mampu mengeluarkan serangan petir. Dengan menggunakan Strom Stone, ia tidak perlu repot-repot mencari petir untuk menempa tombaknya, dan juga memakan waktu dalam pencarian petir.


"Jika sudah siap, silahkan mulai! Batas waktu 2 batang dupa. Lebih dari itu dinyatakan kalah!" ucap Xue Li Xia sebagai juri setelah melihat dua petarung telah mempersiapkan bahan-bahan.


Pangeran Zeming segera memasukkan baja karbon tinggi ke dalam tungku-nya. Lalu dia mengeluarkan api yang membuat semua orang berdecak kagum. Api miliknya adalah peringkat ke-3, yaitu Api Kuning.


Dia segera meleburkan baja karbon tinggi dengan Api Kuning. Sambil menunggu baja melembur, ia melirik Cao Tian Jun. Pangeran Zeming dan semua orang keheranan melihat Cao Tian Jun yang diam saja sambil melihat tungku.


Yang tidak diketahui oleh siapapun, Cao Tian Jun sedang memikirkan senjata apa yang akan dibuat, dan bentuknya seperti apa yang menarik mata. Setelah beberapa saat berpikir, dia memutuskan untuk membuat pedang.


Cao Tian Jun segera memasukkan semua bahan pembuatan pedang, kecuali Strom Stone yang akan digunakan saat tahap akhir. Pangeran Zeming tersenyum senang karena lawannya hanya memiliki api peringkat ke-2, yaitu Api Jingga.


Namun yang mengejutkan semua orang, Cao Tian Jun dengan mudah dan cepat meleburkan baja karbon tinggi dan emas secara bersamaan. Kemudian, setelah bahan menjadi cair, dia mengeluarkan cetakan baja tahan panas api, dan memasukkan cairan baja karbon tinggi dan emas itu ke dalam cetakan.


Agar cairan itu agar cepat padat sebelum ditempa, Cao Tian Jun mengeluarkan kemampuannya dalam mengendalikan elemen es. Sekali lagi semua orang dan Pangeran Zeming tercengang melihatnya, sebab sangat jarang ada orang memiliki dua elemen yang saling bertentangan.


Cao Tian Jun tidak peduli dengan ekspresi wajah mereka, dia mengendalikan elemen es untuk mendinginkan cetakan baja tahan panas api. Setelah cairan menjadi padat, dia mengeluarkan palu dan memukuli bahan yang telah bercampur itu.


Suara dentangan benda keras membuat telinga berdenging. Dia terus memukuli baja karbon tinggi yang bercampur dengan emas sampai menjadi tipis dan padat. Gerakannya sangat cepat, keahliannya bukan seperti seorang Pandai Besi tingkat Master, tetapi lebih dari itu.


Pangeran Zeming meningkatkan suhu panas Api Kuning agar lebih cepat mencairkan baja karbon tinggi, dia telah kalah dalam dua tahap proses penempaan.


Sedangkan Cao Tian Jun, segera memanaskan material pedang. Setelah membara, dia segera kembali memukuli seluruh bagian baja agar lebih tipis lagi, serta membentuknya. Saat ini, bahan itu menjadi panjang, panjangnya mencapai 100 cm, dengan lebar bilah 8 cm, dan ketebalan bagian tengah bilah mencapai 2 cm. Dia kembali memanaskan material pedangnya ketika dingin.


Patriark Fang hanya menghela nafas berat karena sudah tahu hasilnya, sebab dia tahu lawan Pangeran Zeming adalah seorang ahli Pandai Besi tingkat Peri Fairy Continent, dan itu dilihat dari cara mengolah bahan-bahan pembuatan Armament Grade Human.


"Aku tidak menyangka masih ada super jenius di dunia ini," kata Patriark Fang yang tidak menduga ada generasi muda selain Cao Tian Jun yang lebih jenius.


Menurut informasi dari Fang Guotin yang diketahui oleh Patriark Fang, selain jenius dalam basis kultivasi, Cao Tian Jun adalah seorang ahli Alkemis tingkat Grandmaster. Sayangnya, Infomasi itu sangat tidak akurat karena Fang Guotin belum pernah melihat Cao Tian Jun membuat pil ketika Fang Yin masih berada di Benua Timur.


Walaupun Cao Tian Jun dianggap sebagai Alkemis tingkat Grandmaster, itu sudah merupakan pencapaian yang sangat luar biasa diusianya saat itu. Apalagi dalam hal basis kultivasi, generasi muda di Continent Twins Moon bukanlah tandingannya.


Waktu telah berlalu selama lebih dari satu batang dupa. Xue Li Xia, Fang Yin dan Xue Delun Hai mengamati proses Cao Tian Jun membuat pedang. Pangeran Zeming yang awalnya tertinggal, kini membalikkan keadaan, ia telah berhasil membentuk bahan baja dan emas menjadi pedang, dan tinggal tahap akhir.


Kaisar Yao yang awalnya tegang karena kemampuan lawan tak terduga, dia bisa tersenyum saat putranya dalam proses tahap akhir pembuatan Armament Grade Human.


Karena banyak penonton yang bukan ahli Pandai Besi, mereka tidak tahu apa yang sebenarnya telah dilakukan oleh Cao Tian Jun, dia bisa saja menyelesaikan Armament Grade Human dengan cepat, tetapi tidak dilakukan karena ingin membuat peringkat yang lebih tinggi sesuai dengan batas waktu.


Yang mengetahui cara Cao Tian Jun menempa adalah Xue Li Xia dan Xue Delun Hai. Sedangkan Fang Yin, dia selalu mendapat informasi dari Fang Guotin yang juga mengamati Cao Tian Jun.


Di dalam hati, Fang Yin sangat senang karena Pangeran Zeming dikalahkan. Namun yang menjadi pertanyaan besar dibenak mereka, Cao Tian Jun akan membuat senjata di peringkat apa, apakah sedikit lebih unggul dari Pangeran Zeming atau lebih jauh lagi.

__ADS_1


"Aku selesai," kata Pangeran Zeming sambil membuka penutup tungku-nya.


Dia telah membuat Armament Grade Human di saat waktu masih kurang dari setengah batang dupa sebelum berakhir. Dia melirik ke arah Cao Tian Jun yang masih baru memulai proses tahap akhir.


Xue Li Xia segera memeriksa tungku. Tangan kanannya dibalut dengan elemen es sebelum mengambil pedang di dalam tungku. Dia memegang gagang pedang yang mengeluarkan asap putih karena panas.


Dia segera mengeluarkan alat pengukur kualitas senjata berbentuk balok besi khusus, tinggi 60 cm, dan meletakkannya di pasir. Kemudian, dia menancap ujung pedang di lubang balok besi.


Dipermukaan balok besi itu muncul keterangan dari Armament Grade Human yang dibuat oleh Pangeran Zeming.


"Armament Grade Human tahap rendah, kualitas senjata mencapai 65% dalam waktu kurang dari dua batang dupa!" Xue Li Xia membacakan hasil pemeriksaannya.


Kaisar Yao segera bertepuk tangan sebagai bentuk apresiasi terhadap putranya yang membuatnya bangga, lalu diikuti oleh semua orang, kecuali pihak Kekaisaran Dao yang masih tegang melihat Cao Tian Jun belum menyelesaikan pertandingan ini, padahal waktu hampir habis.


Walaupun hasilnya lebih rendah dari peringkat Master tahap menengah, Pangeran Zeming masih terhitung berhasil karena keterbatasan waktu. Dia menahan kegembiraannya sambil melihat Fang Yin yang menatap Cao Tian Jun.


Cao Tian Jun memasukkan Strom Stone ke dalam tungku yang sudah ada pedang hasil tempaan. Kemudian, dia mengeluarkan Api Putih tanpa sepengatahuan siapapun, semua orang hanya melihat Api Jingga.


Cedarrr...


Suara petir menggelegar keras di dalam tungku. Sontak membuat semua orang jelas kaget dan melihat ke arah tungku. Di dalam tungku itu terlihat melalui lubang-lubang, ada serat-serat petir yang menyelimuti pedang.


Tungku milik Cao Tian Jun bergetar hebat setiap kali petir di dalamnya menyambar-nyambar. Semua orang akhirnya tahu bahwa batu yang aneh itu yang menyebabkan suara petir.


Xue Li Xia dan Pangeran Zeming segera keluar dari arena saat tungku milik Cao Tian Jun akan meledak. Demikian juga dengan semua orang yang berada di luar arena.


Boom...


Akhirnya dugaan semua orang menjadi nyata, tungku itu meledak. Namun, semua itu tercengang saat melihat pedang melayang di depan Cao Tian Jun. Pedang itu berwarna biru dan mengeluarkan serat-serat petir.


"Armament Grade God Tahap Puncak. Pedang ini kuberi nama Pedang Petir Biru," kata Cao Tian Jun sambil memegang erat gagang pedangnya.


Dia terbang ke langit setinggi 500 meter, lalu mengayunkan Pedang Petir Biru berkali-kali ke arah ke arah Formasi Array Wall Moon.


Boom boom boom...


Rentetan suara ledakan energi serta petir ketika terkena bilah Pedang Petir Biru. Yang mengejutkan semua orang, dinding energi Formasi Array Wall Moon itu bergetar, dan perlahan memudar, namun hanya sesaat saja.


Pangeran Zeming dan Kaisar Yao seketika lemas karena lawannya jauh lebih unggul. Tanpa diperiksa kualitas pedang itu, semua orang sudah mengetahuinya hanya dengan melihat kehebatan Pedang Petir Biru.


Cao Tian Jun mendarat di tengah arena pertandingan setelah menguji pedangnya. Di balik topengnya, ia tersenyum puas melihat ekspresi musuhnya yang tak berdaya.


"Apakah perlu diperiksa?" tanya Cao Tian Jun kepada Xue Li Xia.

__ADS_1


Xue Li Xia menatap Cao Tian Jun dengan kekaguman. Lalu dia menjawab, "tidak perlu! Unggul tingkatan saja Anda sudah menang!"


Dan semua orang mengangguk sebagai bentuk persetujuan bahwa Cao Tian Jun menjadi pemenangnya. Pangeran Lin Gan tertawa sambil bertepuk tangan karena Dinasti Dao akhirnya bisa memenangkan pertandingan ini, semua pendukungnya juga ikut bertepuk tangan sebagai bentuk apresiasi terhadap Cao Tian Jun.


__ADS_2