
Bab 72. Kepala Pelayan Istana, Yi Panyun.
Namun, sebelum Permaisuri Juan membuka pakaiannya, Cao Tian Jun mencegahnya karena harus sesegera mungkin membentuk struktur dantian baru bagi Yuan Zhen.
Lalu, dia lanjut menjelaskan kegunaan pil di botol giok lainnya, "di botol giok berwarna putih ini, hanya pil biasa untuk memulihkan stamina dan energi, yaitu Pil Pemulih Energi. Botol giok berwarna hijau ini juga tidak kalah penting dalam pembentukan akar spiritual, yaitu Pil Angkat Meridian...,"
Meridians adalah jaringan pembuluh/saluran dalam tubuh yang dilalui aliran Qi. Jaringan ini seperti pembuluh darah, tetapi untuk Qi, bukan darah. Dan, kegunaan dari Pil Angkat Meridian untuk melindungi jaringan syaraf agar tidak terkoyak ketika pembentukan akar elemen atau spiritual.
"... Jadi, langkah pertama, kamu harus mengkonsumsi Pil Spiritual Root terlebih dahulu. Jika pil telah melebur dan mulai merasakan sakit, segera konsumsi Pil Angkat Meridian untuk melindungi jaringan syaraf agar tidak rusak. Setelah struktur dantian-mu telah berhasil diubah, segera kamu konsumsi Pil Pemulih Energi, dan kamu tahu kegunaannya. Dari awal hingga akhir prosesnya, aku akan selalu ikut campur."
Panjang lebar Cao Tian Jun menjelaskan tanpa memberikan kesempatan mereka untuk berkata-kata. Ketiga wanita itu kembali terkejut karena Cao Tian Jun juga memiliki Pil Angkat Meridian yang sangat sulit dibuat.
Berhubungan Cao Tian Jun terus menjelaskan, ibu dan putrinya tidak bereaksi berlebihan, dan hanya bisa mendengar dengan seksama serta mengingatnya.
Dikarenakan usia Yuan Zhen lebih dari 20 tahun, maka ia membutuhkan Pil Angkat Meridian agar tidak merusak jaringan syaraf struktur tubuh. Karena itu, ia akan mengalami sedikit rasa sakit, tapi itu bisa ditangani oleh Cao Tian Jun.
"Terima kasih!" ucap Yuan Zhen dan kembali memeluk Cao Tian dengan memberikan ciuman mesra yang membuat Permaisuri Juan iri.
"Jika sudah siap, saya akan mulai bekerja, Tuan Putri," kata Cao Tian Jun setelah Yuan Zhen melepaskan ciumannya.
Yuan Zhen tersenyum dengan wajah memerah karena tersipu malu. Lalu ia mengeluarkan dua kotak kayu berisi kristal elemen api dan kayu. Dia memberikan kepada Cao Tian Jun karena tidak tahu harus bagaimana menggunakannya.
Cao Tian Jun memeriksa kotak kayu itu, dia mengangguk sebagai jawaban jika ini yang dibutuhkan Yuan Zhen setelah proses pembentukan akar spiritual. Lalu dia meminta Yuan Zhen agar menyiapkan diri dan menguatkan mental untuk mengalami rasa sakit yang akan dialaminya sebentar lagi.
Sejujurnya, bagi Cao Tian Jun, tindakan yang akan terjadi baru pertama kali dilakukannya, tapi entah kenapa dia dengan mudah berjanji kepada Yuan Zhen. Dia hanya merasa pernah melakukannya, tetapi dia tidak tahu kapan pernah mempraktikkannya.
Seandainya, Cao Tian Jun mengingat masa lalunya sebagai seorang Dewa Abadi, hal yang akan dialami oleh Yuan Zhen telah dilakukannya berkali-kali kepada semua wanitanya yang kurang dalam hal bakat.
Kemampuan dari Cao Tian Jun yang cepat dalam meningkatkan kekuatan, serta mempelajari segala sesuatu dengan mahir, itu dikarenakan jiwanya sangatlah tua, jiwa tua yang telah mengalami banyak reinkarnasi.
Permaisuri Juan duduk di depan putrinya untuk membantu mempersiapkan pil, sedangkan Kepala pelayan ikut duduk karena tidak sopan jika berdiri, ia juga bersiap-siap untuk membantu jika dibutuhkan.
Cao Tian Jun juga telah duduk di belakang Yuan Zhen, lalu meletakkan telapak tangan kanan di punggungnya.
"Konsumsi dulu Pil Spiritual Root!" langkah awal Cao Tian Jun yang akan memulai.
Permaisuri Juan segera mengeluarkan Pil Spiritual Root dari dalam botol, lalu menyuapkan ke dalam mulut putrinya.
__ADS_1
Setelah Yuan Zhen menelannya, Cao Tian Jun mengalirkan energi spiritual yang memasuki tubuh kekasihnya. Yuan Zhen yang mendapatkan energi spiritual dan sekaligus merasakan Pil Spiritual Root menyebar ke dalam tubuhnya dengan cepat, tubuhnya menjadi hangat dan nyaman, sensasi yang membuatnya ingin terus berkultivasi.
Akan tetapi, ia segera merasakan rasa sakit dengan mengunci kedua alisnya, seluruh syaraf struktur tubuh dan tulangnya seperti dicabik-cabik. Karena energi spiritual dari Cao Tian Jun, rasa sakit itu sedikit berkurang.
Permaisuri Juan segera mengeluarkan Pil Angkat Meridian ketika melihat reaksi putrinya yang menahan rasa sakit, ia memasukkan ke dalam mulut putrinya.
Cao Tian Jun memejamkan mata dan mulai bekerja membentuk dantian baru untuk Yuan Zhen. Yuan Zhen sedikit mendesis menahan rasa sakitnya, keringat dengan cepat keluar dari pori-pori tubuhnya.
Tubuh perlahan mengeluarkan api dan sampai membuat pakaiannya terbakar hingga telanjang bulat. Namun, karena energi spiritual yang yang terus diberikan oleh Cao Tian Jun, kulitnya tidak ikut terbakar, hanya saja menjadi berwarna merah seperti terbakar.
Permaisuri Juan sudah menjauhi putrinya, ia dan Kepala pelayan jelas khawatir dan takut jika proses ini akan merenggut nyawa Yuan Zhen. Tetapi mereka percaya kepada Cao Tian Jun akan menyelesaikan semuanya dengan baik.
"Pertahankan kesadaranmu agar terus terjaga, rasa sakit ini tidak akan lama!" peringatan Cao Tian Jun agar Yuan Zhen tidak pingsan.
Dia mengeluarkan dua kristal elemen yang telah tersedia, dan saat ini melayang di atas telapak tangan kirinya. Kemudian, Cao Tian Jun memasukkan dua kristal elemen ke dalam pinggang Yuan Zhen.
Yuan Zhen menahan rasa sakit seluruh tubuhnya hingga gemeretak gigi terdengar jelas, kedua tangannya mengepal erat hingga darah bercucuran karena kulit tertembus kuku. Dia sekuat tenaga agar tidak pingsan.
Dalam waktu kurang dari satu batang dupa, berangsur-angsur rasa sakitnya mereda, dan membuat Permaisuri Juan dan Kepala pelayan baru bisa bernapas lega. Seumur-umur mereka berdua tidak pernah melihat Yuan Zhen merasakan rasa sakit seperti ini.
Cao Tian Jun perlahan mulai mengurangi energi spiritual yang memasuki tubuh Yuan Zhen, lalu dia berkata, "mulai saat ini, kamu telah memiliki akar elemen api dan kayu. Kamu bisa berkultivasi lebih cepat dua hingga tiga kali lipat dari sebelumnya. Untuk mengisi akar elemen yang masih kosong, kamu harus menyerap kristal elemen api dan kayu. Makin baik jenis elemen apinya, makin besar kamu mendapatkan manfaatnya."
Setelah berbicara, Cao Tian Jun menarik tangan dari punggung Yuan Zhen. Lalu dia berdiri dan duduk di pinggir ranjang. Yuan Zhen perlahan membuka mata dengan wajah yang makin cantik serta halus, wajahnya juga berseri-seri karena telah memiliki akar spiritual yang baru.
"Terima kasih!" ucap Yuan Zhen yang melihat Cao Tian Jun duduk, ingin rasanya dia memeluk Cao Tian Jun dan bahkan mau melayaninya sampai puas.
"Sudah kewajiban menjadikan semua kekasihku unggul dari wanita lain. Lanjutkan untuk menyerap energi kristal elemen sampai semuanya habis. Dan lihat kekuatanmu, apa kamu belum tahu jika telah naik 5 level?"
Buru-buru Yuan Zhen memeriksa tubuhnya, dan baru sadar kekuatannya meningkat drastis tanpa diketahuinya karena terfokus pada rasa sakitnya. Dan anehnya lagi, dari tubuhnya tidak mengeluarkan energi terobosan seperti yang dialami semua kultivator manapun.
Yuan Zhen meneteskan air mata bahagia sambil melihat Cao Tian Jun, ia tidak tahu harus berkata apa lagi sebagai ucapan terima kasihnya. Tetapi, di dalam hatinya dia berkata, "nyawaku akan aku berikan kepadamu!"
Karena tidak ingin mengecewakan pengorbanan Cao Tian Jun, Yuan Zhen segera mengambil kristal elemen yang masih banyak dan mulai menyerap energi di dalamnya.
Kepala pelayan ikut meneteskan air mata bahagia melihat Putri Yuan Zhen yang telah berhasil melewati semuanya. Dari semenjak lahir hingga dewasa, ia selalu mengetahui perkembangan Putri Yuan Zhen, dan sudah dianggap putrinya sendiri.
Kepala pelayan sedikit terkejut melihat Permaisuri Juan berciuman dengan calon menantu, ia membalikkan badan dan duduk sambil memikirkan sesuatu. Bukan hal pertama kali melihat Permaisuri Juan berciuman, tapi berciuman dengan Raja Yuan.
__ADS_1
"Aku rasa Permaisuri Juan lebih cocok bersanding dengan Tuan Muda!" batin Kepala Pelayan Istana yang lebih mendukung Ao Zhen Juan menjadi pasangan Dao bagi Cao Tian.
"Dengan Putri Yuan Zhen sebagai istrinya, perbuatan mereka tidak akan diketahui publik!" imbuhnya dengan membatin, ia mendengar lenguhan kenikmatan dari mulut Permaisuri Juan.
Kepala Pelayan sedikit melirik ke belakang, dan terkejut melihat Permaisuri Juan telah naik turun di atas tongkat milik Cao Tian Jun yang sangat besar dan panjang. Ia menelan air liurnya tanpa sadar.
Sebagai wanita dewasa dan sudah seharusnya menikah sejak lama, sampai detik ini ia belum pernah sekalipun berhubungan dengan pria manapun, selama ini dia menahan diri demi kariernya.
Untuk melepaskan rasa keinginan untuk bercinta, dia hanya bisa memuaskan diri di dalam kamar pribadi atau di kamar mandi,. itupun hanya dengan menggunakan tangan tanpa berani memasukkan ke dalam organ intimnya.
Kepala Pelayan berdiri dan berjalan mendekati ranjang bercinta, ia menutup kelambu agar tidak dilihat siapapun termasuk dirinya. Dia melihat Permaisuri Juan berteriak keras karena telah puncak kenikmatan, hal yang belum pernah dilihatnya ketika bercinta dengan Raja Yuan.
Sebelum membalikkan badan, Kepala pelayan terkejut dengan perintah Permaisuri Juan...
"Kamu juga layani suamiku, berikan keperawananmu untuknya!! Aku tidak mampu memuaskannya dengan cepat."
Sontak tubuh Kepala Pelayan gemetaran dengan perintah Permaisuri Juan, ia tidak tahu harus bagaimana. Menolak jelas khawatir akan dipecat, hal terburuknya akan dieksekusi karena menolak perintah dari seorang Permaisuri adalah pelanggaran berat.
Namun, karena dulu sebelum menjadi pelayan istana, ia telah membaca dan menyetujui segala peraturan, dan apa saja yang harus dikerjakan sebagai seorang pelayan, salah satunya melayani raja diranjang seperti suami istri, maka, mau tidak mau harus dengan setia mematuhi keinginan Raja Yuan dan Permaisuri Juan.
Jika telah berhubungan intim dengan raja, maka status akan naik menjadi pelayan pribadi raja, memiliki fasilitas yang lebih baik daripada pelayan biasa.
Namun, hingga runtuhnya Kerajaan Bintang Laut, tidak pernah sekalipun Raja Yuan menginginkannya, hal ini membuat Kepala pelayan selalu setia dan akhirnya menjadi pelayan pribadi Permaisuri Juan.
"Baik, Yang Mulia!" jawab Kepala Pelayan.
Dia tahu harus berbuat apa karena sering memberikan arahan kepada para pelayan, dan juga pernah mendapatkan pelajaran cara memuaskan pria sewaktu di istana.
Kepala pelayan melepaskan pakaiannya secara perlahan sambil melihat Cao Tian Jun yang menatapnya, ia memberikan senyuman menggoda dengan sengaja agar membuat Cao Tian Jun bergairah melalui gerakannya.
Cao Tian Jun sendiri tidak pernah berpikir jika Permaisuri Juan memberikan perintah kepada Kepala pelayan untuk melayaninya, apalagi Kepala pelayan masih seorang gadis murni.
"Kamu terlalu tangguh bagiku dan juga putriku. Semoga si Yi Panyun ini bisa memuaskanmu sampai keluar berulang-ulang," kata Permaisuri Juan sambil membanting tubuhnya di samping Cao Tian Jun.
"1.000 wanita tidak akan mampu membuatku memuntahkan air surgaku ke rahim mereka sebanyak 3 kali, dua kali belum tentu mereka mampu!" sahut Cao Tian Jun dengan percaya diri karena Kitab Dual Cultivation yang telah sepenuhnya dalam penguasaannya, hanya kurang mengontrol sifat binatang yang selalu dengan mudah menguasainya.
Permaisuri Juan tertawa lepas sambil mengurut batang tongkat yang masih berdiri kokoh karena belum mencapai puncak, ia sedikit tidak mempercayai perkataannya walaupun sudah membuktikan keperkasaan Cao Tian Jun.
__ADS_1