
Bab 48. Mendapatkan Buah Suci Leaping Toadstool.
Petir pun mulai menyambar Leaping Toadstool, namun kedua penguasa hutan tidak tinggal diam, mereka bergegas terbang untuk memblokir sambaran petir sebelum mengenai Leaping Toadstool. Dua penguasa itu tidak sendirian, banyak binatang Kera dan Elang Emas juga ikut berpartisipasi dalam melindungi Buah Suci.
Kesempatan ini dimanfaatkan oleh Cao Tian Jun dengan mendekati Leaping Toadstool, namun keberadaannya masih belum diketahui binatang mistik, dia membawa dua kotak kayu khusus untuk menyimpan Leaping Toadstool.
Kesengsaraan Petir yang berada di puncak gunung jelas diketahui oleh banyak kultivator, namun mereka mengira ada binatang mistik yang akan menerobos ke tingkat Earth Immortal atau tingkat Deity. Dan juga, tidak jarang Pegunungan Lima Jari sering terjadi bencana petir sehingga tidak terlalu mengejutkan banyak kultivator.
Raja Kera dan Raja Gale terbang paling tinggi untuk memblokir sambaran petir. Di bawah pohon tertinggi banyak binatang Kera yang berjaga-jaga agar tidak ada binatang atau kultivator yang mengambil Buah Suci Leaping Toadstool. Sedangkan banyak burung Elang Emas yang terbang memutari pohon tertinggi.
Cao Tian Jun telah dekat dengan Buah Suci, dia menunggu Kesengsaraan Petir berlalu. Setiap sambaran petir terblokir, selalu memercikkan sinar keemasan yang menghujani Buah Suci. Buah Suci semakin bercahaya setiap kali dihujani percikan petir.
Fang Yin, Tim Phoenix dan Nuwa Kecil ikut merasakan jantungnya berdebar-debar ketika Cao Tian Jun sudah sangat dekat dengan Buah Suci. Walaupun tidak secara langsung mengalami sendiri, mereka masih bisa membayangkan bagaimana Cao Tian Jun yang dikelilingi banyak binatang mistik, sudah pasti rasa takut itu ada.
Waktu telah berlalu selama dua batang dupa, Kesengsaraan Petir itu terus-menerus mengeluarkan sambarannya.
"Tinggal satu kali lagi Kesengsaraan Petir menyambar, kamu bersiap-siap untuk mengambilnya!" peringatan Fang Yin kepada Cao Tian Jun agar mempersiapkan diri, lalu ia mencari keberadaan pamannya.
"Iya!" jawab Cao Tian Jun dengan nada suara yang sedikit bergetar, dia sebenarnya merasakan tekanan aura dari binatang mistik.
Fang Yin segera mencari keberadaan pamannya melalui Cermin Sihir. Setelah ketemu tempat persembunyiannya, ia berkomunikasi telepati untuk berjaga-jaga jikalau Cao Tian Jun gagal mengambil Leaping Toadstool. Tugas Fang Guotin untuk memperlambat pergerakan Raja Kera dan Gale apabila Cao Tian Jun ketahuan.
Suara petir menggelegar keras untuk terakhir kalinya, dan kembali Raja Kera dan Raja Gale memblokir serangan petir. Kemudian, awan hitam yang menutupi Pegunungan Lima Jari, secara perlahan mulai menghilang, demikian juga dengan petir yang ikut menghilang.
Cao Tian Jun segera dengan cepat mengambil dua Leaping Toadstool, dan menyimpannya di kotak kayu dengan gerakan yang sangat cepat. Lalu dia segera berteleportasi sejauh mungkin.
Raja Kera dan Raja Gale kegirangan karena berhasil memblokir sambaran petir. Ketika mereka melihat ke bawah, seketika tubuh mereka diam membeku, sebab sudah tidak lagi melihat Leaping Toadstool.
Sontak Raja Kera dan Raja Gale meraung-raung karena amarah, mereka langsung meledakkan tubuh anak buahnya yang seharusnya menjaga Buah Suci dari pencurian.
Fang Guotin juga terkejut karena tidak lagi melihat keberadaan Cao Tian Jun. Setelah melihat dua Leaping Toadstool sudah tidak berada di batang pohon, dia menduga jika Cao Tian Jun telah berhasil mengambilnya.
Kemudian, Fang Guotin mengeluarkan suatu alat yang berbentuk cakram berwarna keemasan, dan itu adalah alat pelacak. Dia melihat cakram, di mana jika Cao Tian Jun dan Fang Yin sudah berada di dalam gua tempat tinggal semalam.
Dia melihat gerakan bibir Tim Phoenix yang bertanya kepada Cao Tian Jun yang bisa berada di gua, padahal jarak puncak gunung tertinggi dan gua sangat jauh.
__ADS_1
"Apa dia juga seorang penyihir?" gumam Fang Guotin, dia menduga Cao Tian Jun adalah seorang penyihir yang memiliki kemampuan berteleportasi.
Ya, kemampuan berpindah tempat secara instan hanya bisa dilakukan oleh Penyihir, menurut pengetahuan Fang Guotin. Segera Fang Guotin dan bawahannya menyusul Cao Tian Jun.
Memang Cao Tian Jun telah berada di gua karena skill teleportasi, dia segera mengeluarkan Tim Phoenix dan Nuwa Kecil. Mereka kegirangan karena telah berhasil mendapatkan harta yang paling berharga.
Sedangkan Cao Tian Jun langsung membaringkan tubuhnya di tanah karena masih merasakan gemetaran, pakaiannya telah basah karena keringat, dia tidak menjawab setiap pertanyaan wanitanya.
Fang Yin tersenyum sambil membawa kotak kayu berisi Leaping Toadstool, lalu dia melihat Cao Tian Jun yang sudah memejamkan mata.
Nuwa Kecil dan Xue Yue mengusap keringat yang membasahi wajah Cao Tian Jun. Mereka merasakan tangan Cao Tian Jun yang masih gemetaran.
"Apakah Kakak baik-baik saja?" tanya Nuwa Kecil yang khawatir.
"Iya, aku baik-baik saja. Hanya kelelahan secara psikologis!" jawab Cao Tian Jun dengan jujur.
Siapapun pasti akan ketakutan jika dikelilingi oleh binatang mistik yang kekuatannya melampauinya, apalagi Kesengsaraan Petir juga menyambar selama dua batang dupa.
"Terima kasih!" ucap Fang Yin kepada Cao Tian Jun, "aku hanya membutuhkan satu mahkota Leaping Toadstool. Untuk dua Buah Sucinya dan Leaping Toadstool yang satunya, itu terserah kamu karena itu hasil jerih payahmu." Lanjutnya.
Kemudian Fang Yin memisahkan salah satu Buah Suci dari mahkota Leaping Toadstool, dan menyimpan mahkota Leaping Toadstool di tempat yang telah disediakan. Dan meletakkan dua kotak kayu di samping Cao Tian Jun.
Cao Tian Jun tidak mengucapkan sepatah kata, dia masih memejamkan mata. Tapi dia sebenarnya sedang berpikir untuk apa Buah Suci dan Leaping Toadstool. Selain itu, dia memiliki Nuwa Kecil dan tujuh kekasih yang menjadi bagian dari keluarga.
"Aku akan meramunya menjadi Pil Kultivasi dan Pil Penambah Usia. Dengan begitu hasilnya bisa lebih maksimal dan banyak...," kata Cao Tian Jun setelah berpikir, dia berhenti sejenak karena sedang mengukur batas kemampuannya sebagai seorang ahli Alkemis.
Untuk saat ini, dia adalah seorang ahli Alkemis tingkat Peri Benua tahap puncak, selangkah lagi akan menerobos ke tingkat Peri Alam jika mendapatkan pencerahan dalam meramu pil tingkat yang lebih tinggi.
Untuk Buah Suci Leaping Toadstool memang bisa dijadikan Pil Kultivasi, dan mahkota Leaping Toadstool serta batangnya bisa dijadikan Pil Penambah Usia, tapi itu juga butuh proses yang tidak mudah. Seandainya berhasil membuat dua jenis pil tersebut, maka akan terjadi Kesengsaraan Petir, kemungkinan lebih dahsyat dari sebelumnya.
Cao Tian Jun tetap memejamkan sehingga tidak melihat reaksi wanitanya yang terkejut karena ucapannya. Mereka saling berpandangan karena ingin tahu apakah benar Cao Tian Jun juga seorang Alkemis?
Jika benar seorang ahli Alkemis, bisa dipastikan peringkatnya melebihi tingkat Grand Master, sebab hanya setingkat itu atau lebih tinggi yang mampu meramu Buah Suci menjadi Pil Kultivasi.
Usia 17 tahun, sudah menjadi seorang ahli Alkemis tingkat diatas Grand Master, merupakan hal yang mustahil dilampaui oleh siapapun, sebab untuk naik setiap tingkat membutuhkan waktu lama serta percobaan yang berulangkali, itupun tidak pernah gagal, jika gagal akan membuang waktu, serta sumber daya yang menjadi terbuang sia-sia.
__ADS_1
"Pil setingkat ... Semoga saja aku bisa membuat pil dengan bahan utama Buah Suci Leaping Toadstool. Dengan menambahkan tanaman roh Mandrake, hasilnya akan lebih baik," kata Cao Tian Jun yang bersemangat, dia segera membuka mata dan duduk, lalu melihat wajah-wajah wanitanya yang penuh arti, kecuali Nuwa Kecil yang masih menatap Buah Suci Leaping Toadstool.
Cao Tian Jun sengaja tidak mengatakan pada tingkat apa pil yang akan dibuat, sebab dia teringat pesan gurunya yang melarang untuk mengungkapkan kemampuannya secara langsung. Boleh mengungkapkan, asal secara bertahap agar tidak memicu rasa iri hati pihak lain yang mengetahuinya.
"Aku sudah mengumpulkan semua tanaman sesuai misi kita, lebih dari 100 set. Kalian bisa mengambilnya di tempat rahasia kita. Tinggal mencari tanaman jenis apa yang dibutuhkan Yin'er, apa saja yang kamu butuhkan?" ucap Cao Tian Jun dan bertanya kepada Fang Yin.
Sebagai seorang ahli Alkemis, dia tidak akan menyia-nyiakan tanaman roh yang ditemukan, sebab setiap tanaman roh dan obat memiliki banyak manfaat, dan juga bisa dijadikan eksperimen untuk menciptakan resep baru, serta untuk mendapatkan pencerahan.
"Tinggal dua bahan lagi... Tanaman Gillyweed dan bunga Aconite!" jawab Fang Yin yang duduk bersila di depannya, ia mengeluarkan peta dan menunjukkan lokasi dua tanaman langka.
Gillyweed adalah tanaman ajaib dan menyerupai setumpuk ekor tikus berlendir, berwarna abu-abu kehijauan. Gillyweed susah dikunyah dan rasanya seperti karet, begitu pula teksturnya. Ketika dimakan oleh seorang penyihir, pada leher penyihir tersebut tumbuh sepasang insang yang dapat membantu bernapas di dalam air, dan selaput diantara jari-jari tangan serta kaki yang memudahkan untuk berenang.
Sedangkan bunga Aconite atau Aconitum Napellus merupakan tanaman yang berhabitat kan di lereng bagian bawah pegunungan. Tanaman ini menjadi terkenal karena sifat beracun yang dimilikinya.
Aconite dapat tumbuh sampai dengan ketinggian 3 kaki, dengan warna daun hijau tua serta bunga berwarna biru tua. Aconite juga dapat juga dikenali dengan namanya yang lebih terkenal, yaitu Wolf’s Bane.
Nama tersebut muncul atas dasar kekuatan racun yang dimiliki oleh tanaman ini, dipercaya menurut mitos dapat mengusir serigala buas yang mengancam.
Berasal dari famili Ranunculaceae, Aconite biasa dikonsumsi secara oral sebagai depresan jantung atau dioleskan ke bagian tubuh sebagai Counterirritant dari facial neuralgia, rematik, dan sciatica
Untuk bunga Aconite, masih mudah untuk didapatkan. Tapi, untuk tanaman Gillyweed, selain langka juga sulit ditemukan. Menurut pengetahuan Tim Phoenix, tanaman Gillyweed dapat ditemukan di dasar danau, laut, sungai atau tempat yang ada genangan airnya. Namun tidak semua tempat berair ada tanaman Gillyweed-nya.
Lokasi dua tanaman tersebut sangat jauh dan berbeda arah, bunga Aconite bisa ditemukan di gunung yang masih aktif, lokasinya tidak jauh dari tempat Leaping Toadstool, Gunung Ibu Jari. Sedangkan tanaman Gillyweed berada di perbatasan antara wilayah Sekte Yin dan Kerajaan Bintang Terang.
Mengetahui kebutuhan Fang Yin yang masih kurang dua jenis, maka Cao Tian Jun mengurungkan niat untuk meramu pil, dia lebih mengutamakan untuk mendapatkan dua jenis tanaman tersebut.
"Besok kita mulai mencari dua tanaman yang kamu butuhkan. Untuk hari ini, kita pergunakan waktu untuk beristirahat di tempat rahasia kita," kata Cao Tian Jun sambil melihat Xue Yue, dia ingin melanjutkan aksi semalam yang belum tuntas.
Seketika wajah putih Xue Yue menjadi merah karena malu, ia ingat betul apa yang terjadi semalam. Untung saja semua wanita tidak mengetahuinya.
"Ayo, kita masuk!" ajak Nuwa Kecil yang belum kenyang setelah makan banyak buah segar di dalam Cincin Dimensi Tak Terlihat.
Segera Cao Tian Jun membawa masuk Tim Phoenix dan Nuwa Kecil ke Cincin Dimensi. Kemudian Fang Yin memerintahkan pengawalnya untuk menjaga gua agar tidak dimasuki oleh orang lain.
Bersambung.
__ADS_1
Peringkat Alkemis, Formasi Array, Smelting (Pandai Besi), Beast Tamer (Penjinak Binatang dibagi menjadi beberapa tingkat, setiap tingkat dibagi menjadi empat tahapan.
Dari yang terendah hingga tertinggi; Pemula, Disciple, Master, Grand Master, King, Emperor, Saint, Peri Benua, Peri Alam, Peri Langit, Dewa Bumi, Dewa Alam, Dewa Langit, Dewa Emas, Dewa Roh, Dewa Leluhur, dan seterusnya.