8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Kekecewaan Cao Tian Jun.


__ADS_3

Bab 156. Kekecewaan Cao Tian Jun.


Ketika Cao Tian Jun sedang berpikir apakah harus menunjukkan wajah asli untuk menemui keluarga besar Fang, ia melihat seseorang pria muda tampan mendekati Fang Yin.


Dilihat dari pakaiannya yang mewah, pria itu tampak berasal dari keluarga bangsawan. Cao Tian Jun menduga bahwa pria itu mungkin salah satu dari putra mahkota. Karena penasaran dengan pria itu dan mengabaikan rasa khawatir jika penyamarannya diketahui, ia segera mendekati Fang Yin yang berdiri bersama dengan Xue Li Xia.


Sedangkan Patriark Fang dan Xue Delun Hai juga melihat pria muda itu, mereka mengembangkan senyuman hangat karena pria itu adalah putra mahkota kekaisaran Yao. Namanya adalah Yao Wang Zeming - Pangeran Zeming, putra tunggal dari Kaisar Yao Quon dan Permasuri Kwan Liiu Yaoshan.


Ketika Pangeran mendekati Fang Yin, semua orang yang berada di sekitarnya memberikan jalan dan membungkuk badan sebagai bentuk penghormatan kepada putra mahkota.


Fang Yin dan Xue Li Xia yang tahu tanpa harus melihat Pangeran Zeming, mereka mengabaikannya sambil tetap melihat generasi muda dari Kekaisaran Dao bertarung dengan anggota Suku Es.


"Putra itu lagi!" gerutu Xue Mu Zhuting yang selalu berdiri di samping Xue Li Xia. Dia tidak suka dengan Pangeran Zeming yang selalu mendekati Fang Yin dan Xue Li Xia.


"Putri Yin!" sapa Pangeran Zeming kepada Fang Yin.


Namun, Fang Yin mengabaikannya dengan tetap melihat pertarungan, ia sedikit menjauhi Pangeran Zeming saat berdiri di sampingnya. Pangeran Zeming tidak tersinggung karena dihindari, justru tersenyum karena semakin bertekad untuk menaklukkan hatinya.


Kedatangan Pangeran Zeming menjadi perhatian dari pihak Kekaisaran Dao, salah satunya adalah putra kedua dari Kaisar Dao, namanya ada Dao Lin Gan, dan panggilannya adalah Pangeran Lin Gan.


"Putri Yin, keluarga kita sudah merestui pernikahan kita! Lebih baik, lupakan saja kekasihmu itu yang ... Aku tahu kamu masih berduka... Tetapi, waktu terus berjalan di saat kamu bersedih, janganlah mengikuti kesedihan hati dan mengabaikan masa depanmu!" tutur lembut Pangeran Zeming dan mengingatkan Fang Yin tentang ikatan pernikahan yang telah mendapatkan restu dari kedua belah pihak keluarga.


Setelah kematian Cao Tian Jun, Patriark Fang segera menyetujui keinginan Kaisar Yao yang menjodohkan Pangeran Zeming dan Fang Yin. Patriark Fang memutuskan hal ini agar Fang Yin putrinya tidak terus menerus bersedih dan melupakan Cao Tian Jun.


Seandainya Cao Tian Jun tidak tewas, kemungkinan besar Patriark Fang merestui hubungan antara putrinya dan Cao Tian Jun. Walaupun Cao Tian Jun bukan berasal dari keluarga bangsawan, Patriark Fang lebih memilihnya karena berbakat. Dari segi apapun, Cao Tian Jun jelas lebih unggul daripada Pangeran Zeming, hanya kalah dalam asal-usul yang bukan dari bangsawan.


Fang Yin tidak mengucapkan sepatah kata, dia memikirkan ucapan Pangeran Zeming. Dia masih muda dan baru beranjak usia 17 tahun, masa depannya masih panjang. Dan jelas, tidak mungkin hidup dalam kesedihan yang berlarut-larut. Dia membelai Cincin Ikatan Hati yang diberikan oleh Cao Tian Jun.


"Keluarga kita memang telah merestui hubungan ini, tetapi belum tentu denganku! Ada syarat jika kau ingin menjadi pasanganku. Jika kau sanggup memenuhi semua syarat ini, akan dituruti kemauan keluargaku!" ucap Fang Yin.


Pangeran Zeming jelas senang mendapatkan tanggapan positif dari Fang Yin, dia melirik ke arah Xue Li Xia, dan kembali melihat wajah Fang Yin.


"Aku pasti bisa memenuhinya. Apa syaratnya?" tanya Pangeran Zeming dengan tergesa-gesa karena sudah tidak sabar untuk menikahi Fang Yin.


Namun, sebelum Fang Yin menjawab...


Boom...


Ledakan keras ketika generasi muda Kekaisaran Dao terkena pukulan es dari lawannya. Seketika pihak Suku Es dan Klan Fang bersorak-sorai karena kemenangan di pihaknya.


"Aku menantangmu!" tantangan Pangeran Lin Gan yang ditujukan kepada Pangeran Zeming, dia memerintahkan pihaknya yang bertarung untuk berpura-pura kalah agar bisa segera melawan Pangeran Zeming.

__ADS_1


Fang Yin tersenyum tipis sambil melihat Pangeran Lin Gan, lalu dia berkata," syarat pertama. Sebagai generasi muda, kau harus mengalahkan semua jenius di Continent Twins Moon. Jika berhasil, kau memang layak menjadi pasanganku. Kedua, aku ingin pihak Kekaisaran Dao memberikan pendanaan lebih dari biasanya bagi Akademi Sihir Yin Yang dan Klan Fang. Syarat ketiga, setelah kedua terselesaikan!"


Pangeran Zeming tertawa keras karena persyaratan ini sangatlah mudah baginya, sebab kekuatannya lebih tinggi dari generasi muda di Continent Twins Moon. Di usia 23 tahun ini, dia telah mencapai tingkat Golden God level 9, sedikit lebih tinggi dari Xue Li Xia.


Namun selama ini, dia selalu menyembunyikan kekuatannya untuk mengejutkan semua orang termasuk keluarganya dan Fang Yin. Sedangkan untuk syarat kedua, jelas pihak keluarganya yang kaya mampu memenuhi persyaratan ini.


Kaisar Yao telah berkumpul dengan Patriark Fang dan Xue Delun Hai. Dia tidak sendirian melainkan bersama dengan para pimpinan Benua Tengah. Mereka mendengar pembicaraan antara Fang Yin dan Pangeran Zeming.


Cao Tian Jun yang berdiri tidak jauh dari Fang Yin dengan menyamar sebagai salah satu anggota Suku Es. Hatinya terasa dicabik-cabik ketika Fang Yin memberikan syarat kepada Pangeran Zeming. Namun, dia tahu bahwa dirinya dianggap telah tewas, dan tidak menyalahkan Fang Yin.


"Mengalahkan semua jenius di Continent Twins Moon? Karena misi dari guruku, jangan salahkan aku jika kubunuh semua pangeran di Continent Twins Moon!" batin Cao Tian Jun yang akan membunuh siapapun yang menjadi penghalang misinya dan menjadi pesaing.


Pangeran Lin Gan segera berdiri karena marah, tawa Pangeran Zeming dianggap menghinanya. Sambil menunjuk ke arah Pangeran Zeming, ia berkata dengan nada tinggi, "jika takut, kau tidak layak menjadi seorang pangeran!"


Pangeran Zeming berhenti tertawa, lalu menyeringai sambil melihat Pangeran Lin Gan. Ia berkata dengan arogan, "kau bukan lawanku! Bahkan 10 orang sepertimu juga bukan lawanku!"


Swosh...


Pangeran Lin Gan sangat marah dan melesat memasuki arena pertandingan. Dengan tangan gemetaran sambil menunjukkan Pangeran Zeming, ia menantang, "jangan membual sebelum membuktikannya!"


"Dua gerakkan!" ucap Pangeran Zeming. Lalu dia berjalan menuju ke arena pertandingan di perbatasan antara wilayah yang telah ditandai.


Semua orang saling berkomentar karena ucapan Pangeran Zeming. Dua gerakkan yang artinya Pangeran Lin Gan akan dikalahkan dalam dua kali serangan. Semua orang memicingkan mata untuk melihat basis kultivasi Pangeran Zeming, namun mereka terkejut karena tidak mengetahui kekuatannya.


Ketika Pangeran Zeming baru saja memasuki garis arena pertandingan, Pangeran Lin Gan segera mengeluarkan senjata sabit ganda berwarna merah darah. Senjatanya merupakan Artefak Bintang 3 tahap menengah, dan senjatanya ini yang selalu menjadi andalannya.


Boom...


Letupan aura kekuatan yang keluar dari tubuh Pangeran Lin Gan. Semua orang terbelalak karena kekuatannya berada di tingkat Heavenly God level 1. Semua orang yang berada di dekat arena pertandingan segera mundur saat didorong oleh aura kekuatannya.


Pangeran Zeming sedikit terkejut karena tidak menyangka lawannya ini menyembunyikan kekuatannya. Dia pikir lawannya berada di tingkat Deity. Biarpun begitu, dia tidak sedikitpun takut karena lebih kuat satu tingkat, dia mengembangkan senyuman sinis.


"Dua gerakkan! Satu...."


Setelah Pangeran Zeming berhitung, ia melesat ke arah lawannya tanpa menggunakan senjata. Kecepatannya membuat Pangeran Lin Gan tercengang karena sangatlah cepat.


Pangeran Lin Gan segera menyilangkan kedua tangan sebelum pukulan Pangeran Zeming mengenai wajahnya. Namun, dirinya tetap terdorong mundur saat pukulan lawannya mengenai lengannya, dan hampir saja keluar dari garis arena pertandingan.


"Lemah!" ejekan Pangeran Zeming sambil melihat lengan musuhnya mengeluarkan darah hanya dengan satu pukulan.


Semua orang melongo melihat Pangeran Zeming dengan mudah membuat Pangeran Lin Gan hampir saja dikalahkan jika keluar dari garis arena pertandingan.

__ADS_1


Kaisar Yao tertawa puas melihat putranya menyembunyikan kekuatan. Walaupun putranya tidak mengeluarkan aura kekuatan, pukulannya itu bisa mudah diketahui tingkat kekuatannya.


Fang Yin menundukkan wajahnya karena menahan air mata, dia menyesal karena memberikan syarat ini. Seandainya tahu basis kultivasi Pangeran Zeming, ia jelas akan memberikan syarat lain yang lebih sulit.


"Seandainya kamu masih hidup!" batin Fang Yin yang berharap ada keajaiban dunia yang menghidupkan Cao Tian Jun, ia menyesal karena akan mengkhianati kekasihnya. Karena sebelumnya semua terjadi, dia melepaskan Cincin Ikatan Hati dan menyimpannya di dalam kantong spasial.


Cao Tian Jun yang melihat Fang Yin melepaskan cincin pemberiannya, seketika tubuhnya lemas. Dia tahu bahwa Fang Yin tidak lagi mencintainya dengan melepaskan Cincin Ikatan Hati.


"Akan kubuat kau menyesal melepaskan Cincin Ikatan Hati!" batin Cao Tian Jun, dia memutuskan untuk membuat Fang Yin merasakan apa yang dirasakannya.


Demi orang yang dikasihinya, dia tidak peduli jika harus mengembalikan waktu, dan mau melakukan apapun demi kekasihnya. Dan, yang membuat Cao Tian Jun merasakan sakit hati, dia pernah berkata kepada Fang Yin dan Tim Phoenix, Cincin Ikatan Hati akan hancur dengan sendiri ketika dirinya benar-benar tewas. Namun, justru Fang Yin melupakannya.


"Pangeran...!"


Beberapa orang khawatir dan segera mendekati Pangeran Lin Gan yang hampir saja kalah jika sampai keluar dari garis arena pertandingan. Pangeran Lin Gan mengangkat tangan kirinya agar semua orang tidak perlu khawatir.


Tidak ingin kalah dan mempermalukan diri sendiri, apalagi membuat malu Kekaisaran Dao, Pangeran Lin Gan segera melesat ke arah musuhnya sambil mengayunkan sabit gandanya.


Bukannya takut akan serangan lawan yang sangat cepat, Pangeran Zeming justru memasang kuda-kuda dan siap untuk memukul lawannya. Dan...


Boom...


Ledakan keras ketika pukulan berenergi tinggi berbenturan dengan serangan Pangeran Lin Gan. Saking kerasnya pukulan, Pangeran Lin Gan sampai terpental dan terseret hingga keluar dari garis arena pertandingan.


Untung saja pengawal dan beberapa Guru Senior buru-buru menahan tubuh Pangeran Lin Gan sebelum menabrak banyak orang yang melihat pertandingan. Pangeran Lin Gan memuntahkan darah segar sambil menatap tajam ke arah Pangeran Zeming.


"Gelar kehormatan Marquis akan kuberikan kepada siapapun asal berhasil mengalahkannya!" ucap Pangeran Lin Gan yang tidak terima dikalahkan.


Alhasil, ucapan Pangeran Lin Gan memotivasi semua generasi muda. Satu per satu, semua generasi muda dan Guru Junior yang usianya di bawah 30 tahun melawan Pangeran Zeming. Walaupun tahu kalah kuat, mereka saling bergantian menyerang Pangeran Zeming.


Akan tetapi, tidak ada satupun orang yang mampu membuat Pangeran Zeming keluar dari arena pertandingan. Justru sebaliknya, setiap orang yang baru masuk langsung diserang oleh Pangeran Zeming.


Kaisar Yao selalu tertawa karena bahagia melihat putranya mampu mengalahkan banyak generasi muda dan Guru Junior. Namun, dia tiba-tiba teringat tujuannya menemui Patriark Fang.


Dia menjadi khawatir jika pemuda yang mengalahkan banyak generasi muda di pihaknya muncul, dan mengalahkan putranya. Jika ini terjadi, sama saja mempermalukan harga diri sebagai seorang penguasa.


"Apakah ada seseorang pemuda berpakaian aneh datang ke sini?" tanya Kaisar Yao kepada Patriark Fang.


"Pakaian aneh? Siapa dia?" tanya balik Patriark Fang yang tidak melihat siapapun yang berpakaian aneh.


"Dia dari Benua Timur dan mencari putri Anda. Apakah dia tidak ke sini?" jawab Kaisar Yao dan balik bertanya.

__ADS_1


Patriark Fang dan Xue Delun Hai saling berpandangan penuh arti. Mereka mengingat apapun yang terjadi selama sehari ini. Namun, mereka tidak melihat ada orang yang berpakaian aneh.


Mereka berdua dengan teliti melihat semua orang yang berada di dekat arena pertandingan. Namun, tidak ada satupun orang yang dimaksudkan oleh Kaisar Yao.


__ADS_2