
Bab 168. Lao Yi si Dewi Semesta Alam.
Hasil dari diskusi yang berlangsung lama, memutuskan hasil kesepakatan bersama, pertama, untuk membuat lorong dimensi antara wilayah agar satu dengan yang lainnya mudah untuk berhubungan. Dengan adanya lorong dimensi, maka setiap pendukung Cao Tian Jun akan saling melindungi jika ada serangan tiba-tiba dari lawan.
Untuk masalah biayanya, Cao Tian Jun menyerahkan harta yang didapatkannya dari Mystical Beast Mountain kepada Tim Phoenix, hartanya sebagai biaya operasional dan pembuatan lorong dimensi.
Kedua, Ratu Ular Surgawi akan menyatukan daratan Kekaisaran Shima dengan wilayah Kerajaan Bintang Laut yang dipisahkan oleh lautan. Rencananya, Kerajaan Bintang Laut akan dijadikan pusat pemerintahan karena geografis alamnya sangat mendukung.
Dan masih banyak lagi hasil diskusi yang disepakati bersama. Cao Tian Jun sampai memijat kepalanya karena pusing mendengarkan pembicaraan mereka. Untungnya dia mendapatkan tugasnya yang tidak terlalu memusingkan, yaitu meningkatkan kekuatan secepat mungkin.
Walaupun begitu, meningkatkan kekuatan memang tampaknya mudah dan sederhana, namun tidak mudah untuk dijalani karena membutuhkan banyak sumber daya dan waktu. Bagi Cao Tian Jun, dia lebih baik memilih untuk meningkatkan kekuatannya daripada harus mengurusi pemerintahan, serta membuat skema dalam menghadapi lawan yang licik.
Ketika diskusi telah ditutup dan tinggal pelaksanaannya, Ratu Ular Surgawi mengungkapkan kepada semua orang, bahwa dirinya telah menguasai istana Kekaisaran Xia, dengan eksekusi mati Permasuri Gu Jiang, Pangeran Cheung dan seluruh keluarga besar Xia.
Semua orang jelas terkejut mengetahuinya, terutama Xia Junsu yang sontak menjadi murka. Namun, Ratu Ular Surgawi segera meredam kemarahan Xia Junsu dengan berkata, bahwa tidak membunuh Permasuri Junsu (ibu dari Xia Junsu) dan keluarganya, yang dieksekusi mati adalah pihak-pihak yang mendukung Kaisar Xia dan Leluhur Xia.
Sebelum Permaisuri Gu Jiang, Permasuri Junsu adalah istri pertama dari Kaisar Xia, namun difitnah oleh Permasuri Gu Jiang dengan alasan telah berselingkuh dengan seorang jenderal. Semenjak itu, Permasuri Junsu diceraikan dan dipenjara di bawah Pagoda Penyesalan selama 10 tahun, sedang sang jenderal yang korban fitnahan telah dieksekusi mati oleh Kaisar Xia.
Setelah bebas, Ma Junsu Mei (Permasuri Junsu) kembali ke tempat kelahirannya di wilayah Kota Bukit Besi, berkumpul dengan keluarga Ma.
Mendengar penjelasan Ratu Ular Surgawi, Xia Junsu bisa tenang kembali, sebab dia sangat sayang kepada ibunya yang menjadi korban kekejaman Permasuri Gu Jiang dan keluarga besar Gu.
"Saya juga sudah memerintahkan bawahan untuk menyergap Leluhur Xia. Saya minta, saudara Xue Delun untuk membantu menstabilkan situasi di wilayah Kekaisaran Xia. Setelah kita kembali, segera kita angkat suamiku menjadi kaisar baru di Benua Timur!"
Ratu Ular Surgawi, tidak sedikitpun memberikan kesempatan kepada semua orang untuk bernafas lega setiap kali membuat pengaturan. Cao Tian Jun yang akan diangkat menjadi kaisar jelas terkejut karena belum siap menjadi pemimpin.
"Lebih baik Anda saja yang menjadi penguasa--!
"Apakah kamu tahu artinya memiliki Stempel Giok Maharaja?" sela Ratu Ular Surgawi sebelum Cao Tian Jun menolak menjadi kaisar.
Cao Tian Jun geleng-geleng kepala sebagai jawaban. Kemudian, Matriark Yin An menjelaskan tentang Stempel Giok Maharaja.
"Stempel itu tidak hanya memberikan kekuatan saja... Maharaja adalah gelar tertinggi setelah kaisar dan raja. Anda harus menjadi Maharaja atas mereka dan kami. Dulu, belum ada satupun orang yang mampu menjadi Maharaja karena adanya pemberontak dari para kaisar dan raja. Karena Anda memiliki modal sebagai seorang Maharaja, maka itu akan lebih mempermudahkan Anda dalam mencapainya!"
Dengan kekayaan yang dimiliki oleh Cao Tian Jun, maka menjadi Maharaja di Continent Twins Moon akan mudah tergapai. Dulu, setiap orang yang mendapatkan Stempel Giok Maharaja, dan berusaha untuk menjadi Maharaja, selalu saja gagal dikarenakan para kaisar dan raja lebih kaya daripada orang tersebut. Seperti halnya dengan Leluhur Yao, yang tidak penting berhasil menjadi Maharaja karena lebih miskin dari penguasa lainnya.
Sederhananya, bungkam para kaisar, raja dan sekutunya dengan kekayaan, maka mereka akan tunduk pada Maharaja. Agar tidak terjadi pemberontak dikemudian hari, maka harus lebih kuat dari siapapun di Continent Twins Moon, kuat dalam segala bidang apapun.
__ADS_1
"Bagaimana dengan asosiasi Alkemis, Smelting dan yang lainnya, bukankah mereka lebih kaya? Belum lagi dengan Paviliun Bunga Kematian, Sekte 5 Dewa dan yang lainnya!" tanya Cao Tian Jun yang sebenarnya ingin mengetahui orang-orang kaya itu.
Boom boom...
Suara ledakan energi mengagetkan semua orang yang sedang berbicara, bahkan pertanyaan Cao Tian Jun belum sempat dijawab oleh Matriark Yin An.
Buru-buru semua orang keluar dari tenda pertemuan. Setelah keluar, semua orang melihat Formasi Array Wall Moon menghilang, dan banyak mahkluk-mahkluk aneh yang menyerang pasukan binatang mistik.
Mahkluk itu adalah bentuk mutasi dari binatang mistik penghuni Mystical Beast Mountain. Seluruh tubuhnya berwarna merah darah, gerakannya lebih lincah dari pasukan binatang mistik milik Cao Tian Jun. Sedangkan jumlahnya lebih banyak dari pasukan binatang mistik.
"Ada apa ini?" tanya Cao Tian Jun yang tidak pernah melihat mahkluk-mahkluk mengerikan itu. Dan anehnya, dia tidak bisa berkomunikasi dengan mahkluk-mahkluk itu.
"Aku juga tidak tahu, ini hal yang baru di dunia ini!" jawab Ratu Ular Surgawi dengan nada serius, sebab kekuatan mahkluk-mahkluk lebih unggul dari pasukan binatang mistik.
Cao Tian Jun melihat pasukannya dibantai oleh mahkluk-mahkluk itu, dan jelas sangat marah. Segera dia mengeluarkan tombak Artefak Bintang 7 tahap puncak, yaitu Great Dragon Spears. Lalu, dia menghilang dan muncul di tengah-tengah pertempuran.
Sontak tindakannya membuat Ratu Ular Surgawi panik karena khawatir suaminya tewas. Dia segera melesat untuk ikut bertarung bersama suaminya.
"Lindungi suamiku!" perintah Ratu Ular Surgawi kepada pasukannya.
Boom boom boom...
Dengan senjata Great Dragon Spears, Cao Tian Jun yang menghunuskan tombaknya, mampu meledakkan beberapa binatang mengerikan itu dengan mudah. Ratu Ular Surgawi dan Xia Junsu mendampingi Cao Tian Jun saat bertempur.
Di puncak Gunung Binatang Mistik yang gundul, berdiri sosok wanita cantik yang tidak lain adalah Dewi Alam Semesta, Lao Yi. Ia melihat Cao Tian Jun yang dikelilingi oleh wanita-wanita cantik. Dia tidak sendirian, melainkan bersama dengan seluruh anggota Kuil Tangan Setan.
Lao Yi adalah orang yang merubah semua binatang mistik di Mystical Beast Mountain. Tujuannya sederhana, ingin membunuh siapapun yang dekat dengan Cao Tian Jun. Namun, melihat Cao Tian Jun didukung oleh kultivator kuat, keinginannya semakin besar untuk membunuh mereka.
Intinya, Lao Yi ingin membuat Cao Tian Jun hidup seorang diri, tidak memiliki siapapun, membuatnya menderita sehingga gagal duduk di kursi Tahta Trimurti.
"Jangan biarkan siapapun yang keluar dari pulau ini hidup-hidup!" perintah Lao Yi kepada seluruh anggota Kuil Tangan Setan.
Tanpa banyak bicara, seluruh anggota Kuil Tangan Setan turun gunung, menuju ke pusat pertempuran dengan sangat cepat...
Ratu Ular Surgawi merasakan aura kekuatan di puncak gunung. Sambil meledakan tubuh mahkluk mengerikan, ia melihat Lao Yi. Lalu melihat pemimpin Kuil Tangan Setan bersama anggotanya yang sudah dekat.
"Saudara Xue Delun, saudari Yin Xiu, lindungi suamiku, aku akan lawan wanita itu!" perintah Ratu Ular Surgawi, dan segera melesat ke arah puncak gunung sambil melepaskan tinju berenergi tinggi ke arah pemimpin Kuil Tangan Setan.
__ADS_1
Boom boom...
Ledakan keras ketika tinju berenergi tinggi mengenai pemimpin Kuil Tangan Setan. Untungnya si Tangan Iblis memiliki jimat perlindungan sehingga tidak sampai terluka parah, hanya saja membuatnya sulit untuk bertarung dengan lawan yang setara.
Xue Delun Hai dan Pelindung Yin Xiu menargetkan si Tangan Iblis dan Tangan Dewa yang kekuatannya setara. Sedangkan Patriark Fang, Matriark Yin An, Kepala Suku She, dan semua Patriark keluarga besar Tim Phoenix menargetkan anggota Kuil Tangan Setan, termasuk Guru Senior dan Junior.
Cao Tian Jun, Tim Phoenix, Fang Yin, Xue Li Xia dan generasi muda bertarung dengan mahkluk-mahkluk aneh itu, serta didukung oleh pasukan binatang mistik, Kekaisaran Shima dan Suku Ular...
Di puncak gunung, Lao Yi telah berhadapan dengan Ratu Ular Surgawi.
"Jadi ini ulahmu? Apa tujuanmu?" tanya Ratu Ular Surgawi.
"Tidak perlu tahu!" jawab Lao Yi dengan nada datar, ia tidak sedikitpun takut kepada Ratu Ular Surgawi.
"Seharusnya kau tidak tinggal di Continent Twins Moon, tempat ini tidak ada yang menarik perhatianmu. Hentikan semua ini dan jangan ikut campur dalam urusan apapun di Continent Twins Moon! Jika tidak, kau sudah tahu jawabannya!" ujar Ratu Ular Surgawi yang sangat mengenal Loi Yi, dia sengaja mengancam lawannya ini agar pergi meninggalkan Continent Twins Moon.
"Kakak, kau tidak pernah berubah semenjak dulu. Santai saja, aku hanya ingin bermain-main dengan pria itu," kata Lao Yi yang seketika menjadi berubah nada bicaranya karena diancam, ia menunjuk ke arah Cao Tian Jun yang diincarnya.
Ratu Ular Surgawi melihat yang diincar adalah Cao Tian Jun, jelas tidak terima. Dia segera melesat sambil mengarahkan pukulan berenergi jarak jauh. Lao Yi segera menghilang dan muncul kembali di kejauhan.
Boom...
Pukulan berenergi itu menghantam tanah, dan menyebabkan puncak gunung hancur berkeping-keping. Kemudian, Ratu Ular Surgawi melihat Lao Yi yang jaraknya cukup jauh darinya.
"Kenapa kamu begitu marah?" gerutu Lao Yi.
"Dia suamiku, jika sesuatu yang buruk terjadi dengannya, di mana pun kau bersembunyi, aku pasti akan memburumu!" ungkap Ratu Ular Surgawi yang sangat protektif terhadap Cao Tian Jun.
Lao Yi tertawa sambil menatap Cao Tian Jun yang bertarung melawan pasukannya. Setelah tertawa, tubuhnya memudar dan menghilang.
"Baiklah, kali ini aku turuti kemauanmu. Jika dia keluar dari Continent Twins Moon dan bertemu denganku, ceritanya akan berbeda. Jaga baik-baik suamimu itu!"
Suara Loi Yi terdengar di benak Ratu Ular Surgawi. Setelah kepergian Lao Yi, tiba-tiba seluruh mahkluk-mahkluk mengerikan itu ikut menghilang, demikian juga dengan seluruh anggota Kuil Tangan Setan.
Menghilangnya semua musuh, jelas mengejutkan semua orang. Cao Tian Jun dan semua orang melihat ke puncak gunung, melihat Ratu Ular Surgawi yang melayang di udara seorang diri. Dia dan semua orang menduga bahwa Ratu Ular Surgawi yang telah mengalahkan pemimpin musuh.
Yang mengherankan semua orang, tidak mendengar adanya perkelahian mereka. Hanya suara ledakan keras di puncak gunung, setelah itu tidak mendengar apapun lagi. Selain itu, mereka fokus melawan anggota Kuil Tangan Setan dan mahkluk mengerikan, sehingga tidak memperhatikan puncak gunung.
__ADS_1