8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Bermalam Di Gua.


__ADS_3

Bab 42. Bermalam Di Gua.


Setelah membuat perapian dan memasak untuk makam malam di dalam gua, Cao Tian Jun mengeluarkan tujuh botol giok berisi madu Kumbang Api, dia membaginya kepada Tim Phoenix. Dia tidak pelit karena memiliki banyak madu Kumbang Api, bahkan Yan Yan sudah mencicipinya dan juga memiliki empat botol giok berisi penuh.


Dengan rasa penasaran, semua wanita membuka penutup botol giok. Sontak mereka terkejut mengetahui isi botol giok itu. Dan kembali semua wanita banyak bertanya, bagaimana Cao Tian Jun mendapatkan madu Kumbang Api yang terkenal sangat langka.


Cao Tian Jun kembali berbohong, dia berkata menemukan sarang Kumbang Api ketika buang air kecil waktu itu sebelum mendapatkan tanaman roh Mandrake.


"... Ya, setelah aku mendapatkan madu Kumbang Api, kebetulan Ling Dong datang. Jadilah mereka yang menjadi sasaran Kumbang Api," kata Cao Tian Jun yang memberikan bagaimana dia mendapatkan madu Kumbang Api.


Semua wanita tertawa mengetahui penyebab Ling Dong dan timnya mengalami keadaan yang tragis sebelum bertemu dengan The Witcher Dark. Dan kembali mengalami nasib sial dengan bertemu The Witcher Dark.


Semenjak bersama dengan Cao Tian Jun, Fang Yin dan Tim Phoenix selalu mendapat keuntungan yang berlimpah, dimulai ketika menjalankan misi penyelamatan di Desa Bunga. Kekayaan mereka pun bertambah, bahkan tidak perlu lagi menggantungkan biaya hidup dan pendidikan dari keluarganya.


Cao Tian Jun sendiri belum memeriksa kartu platinum yang bertambah banyak, dia hanya tahu bertambah ketika melaporkan misinya yang telah berhasil. Pemimpin akademi dan Kepala Desa Bunga juga memberikan banyak koin emas sebagai ucapan terima kasih. Belum lagi mendapatkan penghargaan dari Kaisar Xia dalam bentuk koin emas senilai 20 juta.


Cao Tian Jun belum memeriksa kartu platinum karena terfokus pada misi pribadi dari gurunya, dia saat ini memikirkan cara cepat agar mendapatkan prestasi di Benua Timur, itu merupakan misi kelimanya.


Mu Bingyun dan Li Jiancheng mengeluarkan alas permadani untuk tempat istirahat, mereka mempersilakan Cao Tian Jun untuk beristirahat. Sebelum Cao Tian Jun beristirahat, dia keluar dari gua untuk mencari batu besar, tujuan untuk menutup jalan masuk ke gua.


Setelah menutup pintu masuk ke gua, dia pun menuju ke tempat istirahatnya yang berdekatan dengan Fang Yin dan Xue Yue, dia berada di tengah mereka.


"Tempat ini akan menjadi rumah sementara kita selama enam hari kedepan," kata Xue Yue yang merasa aman berada di gua, selain itu lokasinya sangat jauh dari Pos Pengawas, dan tidak mungkin kembali ke sana.


Gua itu tidak terlalu dalam maupun sempit, cukup untuk ditempati puluhan orang. Dengan adanya perapian, gua lembab dan dingin menjadi hangat. Di luar gua ada aliran sungai yang banyak ikan konsumsi, dan banyak tanaman sayur liar tumbuh subur di sekitar air terjun.


Di saat semua wanita mengobrol sambil tiduran, Cao Tian Jun justru telah tertidur pulas. Mereka membicarakan nasib Ling Dong yang terjerat sihir jahat The Witcher Dark dan juga Tim Ji Daotai.


Sedangkan Yan Yan tiba-tiba berubah menjadi seekor nyamuk dan keluar dari gua. Semua wanita tidak mengetahuinya, bahkan Cao Tian Jun juga tidak merasakannya.


Setelah kepergian Yan Yan, obrolan mereka terhenti ketika mendengar suara orang di luar gua. Mereka segera bangkit dan mematikan perapian, lalu mengintip melalui celah batu besar yang menutupi pintu masuk ke gua.

__ADS_1


Di luar gua, banyak prajurit kelelawar yang sedang minum sebagian sedang memakan binatang hasil buruan. Setelah kenyang, para prajurit kelelawar meninggalkan area gua.


Tidak berselang lama, datang beberapa kelompok orang yang juga merupakan murid dari Akademi Bintang Terang. Mereka mengambil air untuk persediaan, dan tampak sedang mencari tempat untuk beristirahat.


Murid Akademi Bintang Terang mencari ke balik air terjun, dan untungnya tidak menemukan gua yang tertutup batu besar. Mereka akhirnya bermalam di pinggir sungai dengan membuat perapian. Dengan adanya api, binatang mistik enggan untuk mendekat.


"Menyusahkan saja mereka!" sungut Chu Sying yang jelas kesal karena kehadiran murid Akademi Bintang Terang.


Akademi Bintang Terang didirikan oleh penguasa Kerajaan Bintang Terang, dan telah menorehkan banyak prestasi yang mengalahkan Akademi Merpati Putih pusat dari Kekaisaran Xia.


Wilayah Kerajaan Bintang Terang diapit oleh Sekte Yin di sisi barat, Kuil Atas Awan di sisi selatan dan Snow Field dibagian timur, dan bagian utaranya adalah The Great Sea. Sedangkan Pegunungan Kunlun menjadi pembatas bagi Kekaisaran Xia dan Kerajaan Bintang Terang. Pegunungan Lima Jari juga dilewati dari Kerajaan Bintang Terang, karena berbatasan dengan Sekte Yin dan Kuil Atas Awan.


"Kita harus mengusir mereka dari area kita!" ajak Mu Bingyun yang juga tidak suka dengan kehadiran rival abadi.


"Bagaimana caranya? Tempat kita tersudut dan mudah diketahui jika keluar dari gua!" tanya Fang Yin.


"Biar aku yang mengurus mereka!" sahut Li Jiancheng dengan percaya diri akan kemampuan sebagai seorang penyihir putih.


Sebelum Li Jiancheng bertindak dengan merapal mantra, datang kelompok lain yang berasal dari Sekolah Surga Kesembilan, yang tidak lain mereka adalah Tim Ji Daotai.


Tim Ji Daotai dan murid Akademi Bintang Terang bersitegang dengan bertarung. Mereka sama-sama tidak ingin aliran sungai dekat dengan air terjun dikuasai pihak lain.


"Sudahlah, kita di sini akan aman dan tidak perlu hiraukan mereka. Lebih baik pergunakan waktu untuk istirahat atau berkultivasi," kata Fang Yin yang sebenarnya tidak khawatir akan kehadiran dua tim rival, sebab memiliki pengawal yang bersembunyi di luar gua.


Murid Akademi Bintang Terang dan Tim Ji Daotai bertarung imbang. Jadi, mereka menjadikan aliran sungai sebagai pembatas tempat beristirahat, bisa dikatakan tempat saat ini mereka bersebrangan.


Akhirnya, semua wanita kembali beristirahat dengan membaringkan tubuhnya. Seperti sebelumnya, Fang Yin di sisi kanan Cao Tian Jun dan Xue Yue di kirinya.


Saat tengah malam, tanpa disengaja Cao Tian Jun memeluk tubuh Xue Yue seperti guling. Dia tidak sengaja memegang dada kirinya yang kenyal dan pas dengan telapak tangan.


Sontak Xue Yue kaget ketika merasakan tangan Cao Tian Jun memegang dadanya, ia melihatnya yang masih tertidur pulas. Ia tidak menepis tangan Cao Tian Jun karena merasakan nyaman ketika disentuh untuk pertama kalinya oleh seorang pria.

__ADS_1


Usia sudah 20 tahun ini, Xue Yue selalu menolak lamaran banyak pria muda dan kaya, sebab masih mencari pria yang tepat dan terbaik sebagai pasangan Dao seumur hidup. Justru hatinya saat ini tertambat pada sosok pria muda yang tidak lain adalah Cao Tian Jun.


Mengingat awal bertemu di Kota Naga Hitam, Xue Yue merasa menyesal telah meremehkan Cao Tian Jun. Karena itu, ia ingin memperbaiki sikapnya yang sombong waktu itu dengan mendekati Cao Tian Jun.


Ketika Xue Yue mengingat awal pertemuan hingga saat ini, Cao Tian Jun makin merapat tubuhnya dengan mendekatkan kepalanya hingga leher tercium. Xue Yue menahan rasa geli karena lehernya tercium, kini napasnya tidak beraturan karena menahan gairah.


Selain itu, Xue Yue juga merasakan tangan kanannya menyentuh sesuatu dibalik pakaian bawah Cao Tian Jun. Sebagai wanita yang cukup umur untuk menikah, ia tahu apa itu.


Namun, ia kembali memejamkan mata agar tidak terpengaruh gejolak rasa kewanitaannya yang menginginkan Cao Tian Jun bertindak lebih dari ini. Buah dadanya makin keras saat dipegang oleh Cao Tian Jun, dan itu merupakan tanda jika birahinya naik.


Cao Tian Jun baru sadar kalau tangannya memegang dada kiri Xue Yue, saat kesadarannya mendeteksi sesuatu dari luar gua. Setelah mengetahui adanya banyak murid di luar gua, dia tidak menghiraukannya.


Cao Tian Jun dengan sengaja mempermainkan dada kiri Xue Yue secara lembut, dan melihat reaksinya, terlihat jelas jika napas Xue Yue memburu. Karena tidak ada reaksi apapun, Cao Tian Jun meneruskan tindakannya dengan melepaskan ikatan pakaian atas Xue Yue.


Setelah lepas dia menyusupkan tangannya untuk merasakan buah kenyal Xue Yue, hangat dan begitu lembut rasanya, dia mendekatkan mulutnya pada dada kanannya. Cao Tian Jun menirukan apa yang pernah dilihatnya saat Tan Cheng bercinta.


Xue Yue tidak tidur tahu apa yang dilakukan oleh Cao Tian Jun, namun ia tetap saja berpura-pura tidur sambil merasakan sensasi kenikmatan pada dadanya saat dimainkan dengan mulut. Dia menahan suara agar tidak membangunkan timnya.


Boom...


Terdengar suara ledakan energi di luar gua. Cao Tian Jun dan Xue Yue jelas kaget, mereka buru-buru menyudahi apa yang dilakukannya. Xue Yue membenahi pakaiannya yang acak-acakan. Sedangkan Cao Tian Jun segera berdiri menuju ke pintu gua, raut wajahnya terlihat sangat kesal karena belum sempat melampiaskan hasratnya.


Fang Yin dan Tim Phoenix terbangun karena mendengar suara ledakan energi. Mereka segera mengikuti Cao Tian Jun yang sedang mengintip dari celah batu besar.


Di luar gua sedang terjadi pertarungan antara The Witcher Dark yang mengejar Ling Dong, Wang Lee, Tang Wei dan para pengawalnya, sisanya yang mengikuti Ling Dong tidak terlihat. Ling Dong bekerja sama dengan murid lain untuk mengalahkan The Witcher Dark.


"Serahkan Buah Shirvelfig yang kalian ambil?!" bentak The Witcher Dark yang menuduh Ling Dong dan timnya yang merencanakan untuk menipunya dengan menggunakan Cao Tian Jun sebagai pengalih perhatian.


Sebelumnya, ketika Ling Dong dan timnya terpengaruh sihir, The Witcher Dark begitu senang. Namun, ia tidak menyangka jika Ling Dong, Wang Lee, Tang Wei dan para pengawalnya memiliki jimat yang mampu memblokir sihir sebelum mengancam nyawa.


Kesempatan itu dimanfaatkan Ling Dong dan lainnya untuk keluar dari wilayah The Witcher Dark. Sedangkan rekan satu akademi yang tidak memiliki jimat menjadi korban The Witcher Dark, mereka mengalami hal yang sama seperti Cao Tian Jun. Saat ini mereka sedang di mutilasi oleh roh-roh jahat.

__ADS_1


"Iblis terkutuk, kamu yang berniat jahat kepada kita, dan mana mungkin kita mengambil Buah Shirvelfig!" bantah Ling Dong yang bersembunyi di balik punggung pengawalnya yang menyerang The Witcher Dark.


"Kalian harus melepaskan semua kekuatan jika tidak ingin menjadi korban iblis terkutuk itu!" teriak Wang Lee kepada murid lain yang terlihat ketakutan dengan The Witcher Dark.


__ADS_2