8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Raja Fang Diculik.


__ADS_3

Bab 197. Raja Fang Diculik.


Setelah eforia sesaat, semua mata menatap kepergian Pasukan Kegelapan yang diikuti oleh kabut hitam. Penyihir Hitam dan Manusia Kelelawar kabur ke arah Utara. Perlahan aura kematian yang menyesakkan dada menghilang.


Kemudian, semua melihat matahari terbit, tanda peperangan telah berlangsung lama tanpa disadari. Saat di pagi hari, terlihat mayat-mayat dari Pasukan Kegelapan bergelimpangan di depan benteng pertahanan.


Tubuh mayat-mayat tidak lagi utuh karena dicabik-cabik oleh Pasukan Binatang. Tanpa dukungan dari Pasukan Binatang, malam ini di benteng pertahanan akan menjadi tempat pemakaman massal.


Tim Angel Devil membelai kepala Pasukan Binatang secara bergantian, lalu memberikan Pil Sky Soul Qi sebagai imbalan atas bantuan melawan Pasukan Kegelapan.


Kemudian, para perwira memerintahkan kepada pasukannya untuk mengumpulkan mayat-mayat penduduk korban kekejaman Leluhur Yao. Mereka menggunakan parit-parit sebagai tempat penguburan mayat penduduk.


Patriark Fang segera memerintahkan kepada para Penyihir Putih untuk bekerja sama dengan ahli Formasi Array untuk membuat kembali portal dimensi. Dia secara pribadi akan mengawasi proses pembuatannya.


Di anjungan Dragon Spaceship, Tian Jun melihat Pasukan Binatangnya yang dirawat di Tim Angel Devil dan dibantu oleh penduduk. Dia masih memikirkan benda besar yang menutupi bulan dan dua kepala ular berukuran raksasa.


"Apakah mereka Yan Yan dan Celestial She?" tebakan Tian Jun saat teringat dengan kedua kekasihnya itu yang mungkin secara diam-diam membantunya.


"Walaupun mendebarkan peperangan ini, tapi sangat menyenangkan," ucap Chu Sying yang puas telah banyak menumbangkan Penyihir Hitam dan banyak Manusia Kelelawar.


"Tetapi lebih menyenangkan jika bergabung dengan Angel Devil, menunggangi Pasukan Binatang untuk mengalahkan mereka!" sambung Yin Meili yang kagum dengan Angel Devil saat menunggangi binatang.


"Jika iblis itu datang lagi, aku akan bergabung dengan Angel Devil!" sahut Xue Yue yang memutuskan untuk memimpin Pasukan Binatang.


Tidak hanya mereka saja yang ingin bergabung dengan Tim Angel Devil. Aksi penyerangan Pasukan Binatang semalam yang ganas membuat banyak orang kagum.


Mendengar pembicaraan semua kekasihnya di geladak depan Dragon Spaceship, Tian Jun tersenyum. Lalu dia menuju ke kabin dan diikuti oleh Wang Mei, Fang Yin, Xue Li Xia dan Ao Fengying. Keempat wanita itu mendapatkan tugas untuk melayani Tian Jun.


Tian Jun menghampiri Xia Junsu, lalu memberikan pelukan dan ciuman di keningnya. Lalu berbisik, "aku bingung memanggil apa?"


Xia Junsu tersenyum sambil menatap wajah Tian Jun. "Khusus untukmu, panggil saja Su'er jika berdua. Di muka umum, panggil saja... Terserah!" ia juga kebingungan karena hubungan yang rumit ini.


"Xia Junsu saja, Su'er," kata Tian Jun yang menggunakan nama saat pertama kali bertemu.


Xia Junsu mengangguk sambil mengembangkan senyuman bahagia, ia berinisiatif untuk mencium pipi Tian Jun. Setelah itu, Tian Jun menuju ke kamarnya dan diikuti oleh keempat calon istrinya.


Wang Mei memberikan acungan jempol kepada Xia Junsu karena hubungan ini semakin hari semakin membaik. Lalu dia bertanya dengan lirih, "apakah Anda menang melawannya?"


Xia Junsu cemberut dengan pipi merah karena malu. Melihat wajahnya, Wang Mei sudah tahu jawabannya, ia tertawa ringan dan segera mengejar Tian Jun.


Xia Junsu melihat punggung Tian Jun, ada rasa cemburu melihat putranya yang akan dilayani oleh empat wanita cantik. Berhubungan jadwalnya setelah mereka berempat, dia membuang pikiran cemburu.


Ia melihat Raja Fang yang sedang menuju ke arah ruang kendali Dragon Spaceship, buru-buru Xia Junsu membalikkan badan berniat untuk menghindari Raja Fang.


"Bisakah saya mengobrol dengan Anda?" suara Raja Fang menghentikan langkah kaki Xia Junsu yang ingin mengikuti Tian Jun.


Xia Junsu heran kepada Raja Fang yang tidak melakukan hal penting selain mengobrol. Padahal peperangan belum usai, dan musuh bisa kapan saja menyerang kembali. Dan lagi, Permaisuri Kuang berada di geladak Dragon Spaceship mengobrol dengan Tim Phoenix.


Xia Junsu membalikkan badan dan mengembangkan senyuman yang dipaksakan. Dia mempersilakan Raja Fang untuk duduk di kursi. Xia Junsu duduk terpaut tiga kursi.


"Apakah ada hal penting?" tanya Xia Junsu yang membuka pembicaraan.


"Tidak ada, hanya saja ingin menghilangkan ketegangan setelah pertempuran semalam. Berbicara dengan Anda membuat saya menjadi tenang!" jawab Raja Fang sambil duduk miring agar bisa melihat wajah cantik Xia Junsu.

__ADS_1


Xia Junsu menjadi kesal karena perkataannya itu ada bumbu rayuan. "Ada banyak hal yang perlu dilakukan kita. Lawan sewaktu-waktu bisa kembali menyerang. Maaf, saya perlu beristirahat dan mempersiapkan diri!" pamitnya dengan sopan.


Xia Junsu segera berdiri dan memberikan hormat sebagai bentuk kesopanan. Namun, Raja Fang segera berdiri dengan maksud untuk mencegah Xia Junsu pergi.


"Jujur saja, saat pertama kali bertemu dengan Anda, saya sudah jatuh cinta! Maukah Anda mau menjadi istriku?" Raja Fang segera mengutarakan isi hatinya yang telah lama dipendam.


Xia Junsu kaget, tapi hanya sesaat. Ia tidak menyangka bahwa Raja Fang secara terang-terangan melamarnya. Namun, hatinya sudah tertanam hanya untuk Tian Jun.


"Maaf, saya tidak ada keinginan untuk menjalin hubungan ... Tolong, hargai istri Anda yang setia!" tolak Xia Junsu secara halus.


"Istriku sudah menyetujui keinginan saya!" ungkap Raja Fang yang tidak akan melepaskan Xia Junsu yang masih berstatus janda.


Xia Junsu tidak kaget karena tahu jika seorang pria di dunia ini memiliki lebih dari satu istri, bahkan Kaisar Xia ayahnya memiliki ratusan selir. Dia memutar otaknya untuk mencari solusi yang tepat tanpa membuat hubungan antara Tian Jun dan keluarga besar Fang buruk.


"Kalahkan Tian Jun. Jika Anda menang, dan atas persetujuan dari Tian Jun, saya akan mengikuti keinginan Anda! Saya nanti akan berbicara dengannya!" keputusan Xia Junsu agar tidak ingin membuat hubungan kedua belah pihak menjadi buruk.


"Saya tunggu kabarnya. Terima kasih sudah memberikan saya kesempatan!" ucap Raja Fang dengan segera karena bahagia mendapatkan respon positif.


Xia Junsu segera menyusul Tian Jun. Raja Fang melihat punggungnya, lalu segera menemui Permaisuri Kuang istrinya. Secara terang-terangan ia memberitahu hal ini kepada Permaisuri Kuang di hadapan Tim Phoenix.


Tim Phoenix yang mendengar keinginan Raja Fang jelas tidak terima, sebab tahu Tian Jun dan Xia Junsu lebih dari hubungan antara anak dan ibu, telah menjadi kekasih. Dan, tahu sifat Tian Jun yang posesif terhadap wanitanya.


Matriark Fang geleng-geleng kepala karena keinginan adik iparnya ini akan membuat hubungan kacau. Dia juga tahu Tian Jun memiliki kekayaan yang bisa membuat Raja Fang kehilangan segalanya.


"Maaf sebelumnya! Keinginan Anda adalah maut!" teguran keras dari Yin Meili yang tidak sedikit takut kepada Raja Fang, rasa hormatnya langsung hilang.


"Anda seharusnya memikirkan hal yang lebih penting daripada mengikuti nafsu!" imbuh Chu Sying Chun.


"Dan lagi... Sebelum Anda malu, batalkan keinginan Anda ini!" sergah Yin Jiazhen.


Mendapatkan respon yang tidak baik, Raja Fang keheranan dan bingung. Dia pikir kabar baik ini akan disambut dengan meriah. Dia melihat Permaisuri Kuang istrinya yang tersenyum sinis sambil membuang muka.


Dengan polos dan tanpa beban, Putri Chang berbicara, "hubungan Tian Jun dan Xia Junsu lebih dari anak dan ibu. Tian Jun bahkan mampu membeli semua wanita di dunia ini dengan kekayaannya, membuat para pemimpin tunduk kepadanya!"


"Itu benar!" sahut Tim Phoenix dengan kompak.


Seketika Raja Fang menjadi malu. Akhirnya ia paham kenapa Tim Phoenix menentangnya. Dia melihat tatapan mata semua orang yang seakan-akan jijik melihatnya. Dan, situasi saat ini belum pernah dialaminya selama hidup.


"Saya sudah terlanjur membuat kesepakatan. Kita tunggu kabar dari Nyonya Junsu! Percayalah, jika saya menang, saya akan mengurungkan niat!"


Raja Fang segera meninggalkan Dragon Spaceship karena tidak ingin semakin malu dengan kebodohannya sendiri. Jika tahu Xia Junsu dan Tian Jun lebih dari hubungan antara anak dan ibu, sudah pasti tidak akan mengungkapkan keinginannya.


Apalagi, Tian Jun memiliki banyak Pasukan Binatang yang mampu meruntuhkan keluarga besar Fang dalam semalam, hal yang tidak ingin dialami atau dilihat. Belum lagi ditambah dengan Ratu Shima, memiliki kekuatan militer yang tidak mungkin mampu dilawannya.


Raja Fang mengandeng tangan Permaisuri Kuang, namun ditepis oleh istrinya. Kuang Xiahe menegurnya, "renungan tindakan Anda yang memalukan bagi keluarga besar Fang!"


Raja Fang tidak tahu harus berkata apa. Daripada situasinya semakin runyam, dia segera terbang menuju ke istananya.


Berita tentang kebodohan Raja Fang yang memalukan segera tersebar di benteng pertahanan. Berita itu disebarkan oleh murid-murid Akademi Sihir Yin Yang.


Zhang Xinyu dan Feng Meiyu putrinya mendengar berita ini, mereka pun menjadi benci kepada Raja Fang. Pasukan Binatang meraung-raung keras karena paham dengan bahasa manusia, dan jelas tidak terima penguasanya di tantang oleh Raja Fang.


Tim Angel Devil segera menenangkan kemarahan Pasukan Binatang. Setelah tenang, Zhang Xinyu dan Feng Meiyu memimpin Pasukan Binatang untuk kembali ke tempat persembunyian di jalur tebing...

__ADS_1


Xia Junsu mengutarakan keinginan Raja Fang kepada Tian Jun yang sedang dilayani oleh Fang Yin, Ao Fengying, Wang Mei, Fang Yin dan Xue Li Xia.


Fang Yin sebagai keponakan dari Raja Fang, sangat malu dan meminta maaf kepada Tian Jun untuk pamannya. Dia tidak ingin Tian Jun memusnahkan semua keluarga besar Fang.


Yang mengherankan Fang Yin dan yang lainnya, Tian Jun tidak terlihat sedikitpun marah, tetap santai sambil memejamkan mata, menikmati tubuhnya yang dipijat sambil berendam di air hangat.


"Maaf, aku melakukan ini karena tidak ingin hubungan antara dua belah pihak renggang!" sesal Xia Junsu yang tidak dengan tegas menolak Raja Fang.


"Kenapa harus meminta maaf? Tindakanmu sudah tepat! Karena sudah terjadi, lumayan menjadikannya samsak tinjuku," kata Tian Jun sambil membuka matanya untuk melihat Xia Junsu.


Lalu memeluk pinggang Xia Junsu yang duduk di sampingnya dengan kedua kaki direndam di kolam, lalu menariknya. Akibatnya, Xia Junsu jatuh ke pelukan Tian Jun yang langsung mencium bibirnya. Fang Yin buru-buru bergabung dan diikuti ketiga saudarinya...


Di Dunia Jiwa, Tian Jun dengan ganas membuat kelima wanitanya melenguh nikmat berulang-ulang bahkan mengajar gua surga milik Xia Junsu dengan cara kasar karena telah membuat pria lain tertarik...


Ketika hari akan menjelang siang di dunia luar, Tian Jun keluar dari dalam Dunia Jiwanya bersama dengan kelima wanitanya. Kondisinya saat ini siap untuk bertarung dengan Pasukan Kegelapan, dan siap untuk mempermalukan harga diri Raja Fang.


Saat melihat Tian Jun, Tim Phoenix segera memeluknya secara bergantian, dan menceritakan tentang Raja Fang yang tiba-tiba menghilang. Patriark Fang dan keluarga besarnya saat ini sedang mencari keberadaan Raja Fang.


"Mungkin karena malu," kata Tian Jun kepada semua orang di geladak Dragon Spaceship.


Lalu dia mengajak Tim Phoenix untuk melakukan hal penting daripada mengurusi Raja Fang yang kekanak-kanakan. Dia kembali memeriksa benteng pertahanan, dan menyuplai kebutuhan penduduk yang berjuang bersama dengannya.


Dipikiran Tian Jun, memikirkan musuh yang kemungkinan besar akan menyerang kembali lebih penting. Baginya, Raja Fang hanyalah orang dewasa yang kembali menjadi bocah, yang artinya tidak penting untuk ditanggapi.


Tian Jun mengisi granat tangan dengan Api Putih dan petir, ia dibantu banyak kultivator yang memiliki elemen api dan petir...


Yang belum diketahui oleh semua orang, Raja Fang diculik oleh dua orang saat sendirian di dalam kamar pribadi, sedang merenungi kebodohannya sendiri yang memalukan...


Sebelum hari menjelang sore, Tian Jun merasakan keanehan karena Benua Tengah begitu hening. Dia segera terbang ke langit dan mengaktifkan Mata Surgawi. Dia memeriksa seluruh Benua Tengah.


Dia melihat Pasukan Kegelapan berkumpul di Kerajaan Li. Tian Jun menebak jika Leluhur Yao memiliki cincin dimensi yang mampu menampung jutaan orang sehingga dengan mudah memindahkan pasukan.


Dan yang mengejutkan, banyak binatang darat yang terinfeksi energi kabut hitam, berkumpul di Gurun Liyao, jumlahnya dua kali lipat dari Pasukan Binatang. Selain itu, dia melihat Leluhur Xia dan Kaisar Xia yang bersekutu dengan Leluhur Yao, memimpin binatang.


Yang tidak habis pikir di benak Tian Jun, bagaimana caranya dalam waktu singkat Leluhur Yao mampu menginfeksi jutaan binatang mistik di Benua Tengah.


Melihat musuhnya berkumpul di satu tempat, sudah pasti mereka terfokus di benteng pertahanan yang dipimpin oleh Raja Ming, fokus menyerang di bagian barat.


"Apa yang kamu lihat?" Xia Junsu bertanya karena melihat Tian Jun begitu serius.


Tian Jun melihat benteng pertahanan bagian Barat, lalu memerintahkan kepada semua orang, "perkuat benteng pertahanan bagian Barat. Musuh akan menyerang di satu titik!"


Xia Junsu langsung paham, ia mengikuti Tian Jun yang menuju ke benteng Barat. Tim Phoenix juga mengikutinya. Semua orang segera mengeluarkan tenaga untuk memperlebar tembok pertahanan.


Raja Ming dan Permaisuri Suyin istrinya juga tidak tinggal diam, mereka juga membantu pasukannya yang sedang memperkuat benteng pertahanan. Jalur tebing di dua sisi juga diperkuat dengan menggunakan bebatuan besar dan pepohonan.


Dinding pertahanan dimajukan hingga berhenti tepat di depan lorong menuju ke Lembah Neraka...


Di saat semua orang sibuk memperkuat benteng pertahanan, datang Patriark Fang dan Raja Fang yang diikuti oleh orang-orang penting dari keluarga besar Fang.


Patriark Fang secara pribadi meminta maaf atas tindakan bodoh Raja Fang adiknya, dan membatalkan tantangan. Dia tidak ingin Tian Jun mempermalukan adiknya sehingga menjadi bahan lelucon penduduknya.


Dengan hati lapang, Tian Jun memanfaatkan Raja Fang. Dia kembali fokus untuk memperkuat benteng pertahanan. Setelah tahu rencana musuh, Patriark Fang dan keluarga besarnya segera bertindak dengan membantu memperkuat benteng pertahanan.

__ADS_1


Ada satu wanita melihat perubahan Raja Fang yang terlihat bukan diri sendiri, wanita itu adalah Miao Miao yang sangat sensitif terhadap perubahan suasana hati seseorang.


Tetapi, Maio Miao sebagai Ras Kucing, mengabaikan perubahan Raja Fang karena lebih penting memikirkan hal lain. Ia mempersiapkan senjata meriam kebanggaan yang menjadi kesayangannya...


__ADS_2