8 Batu Keabadian

8 Batu Keabadian
Meramu Obat Untuk Rakyat.


__ADS_3

Bab 85. Meramu Pil Untuk Rakyat.


Cao Tian Jun mendengar perkataan Ratu Juan sambil memejamkan mata dengan punggung bersandar di kursi. Dia berpikir, selama bersama dengan ketiga kekasihnya ini, dia merasa memiliki keluarga baru, keluarga yang selalu diimpikannya.


"Tidak, ini sudah tangguh jawabku! Aku sebagai pria, jelas tidak ingin melihat keluargaku mengalaminya tekanan. Dan ini juga untuk melatih diri agar makin mahir!" tolak Cao Tian Jun yang tidak ingin Ratu Juan menyewa Alkemis.


Cao Tian Jun sebagai seorang Alkemis, tahu sifat-sifat mereka yang sombong dan jual mahal. Jika Ratu Juan menyewa Alkemis, maka akan mengalami kerugian, dan kemungkinan akan diperas.


Dengan sisa waktunya, dia akan membuat pil setingkat Grand Master tahap rendah hingga tahap puncak. Dia juga akan mengajarkan Yuan Zhen untuk menjadi Alkemis pemula, dan akan mengusahakan hingga menjadi seorang Alkemis tingkat Master.


Jika Yuan Zhen mampu mencapai tingkat Master, maka Cao Tian Jun bisa tenang selama ditinggal. Setingkat Master sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan rakyat.


Ratu Juan berada di belakang Cao Tian Jun, ia terharu dengan sikapnya. Lalu tiba-tiba mencium bibir Cao Tian Jun yang disambut dengan agresif.


Setelah melepaskan ciuman mesra, Cao Tian Jun berkata, "aku sebenarnya ingin, tapi waktunya kurang tepat!"


Ratu Juan tertawa renyah dan berjalan ke depan Cao Tian Jun yang masih duduk, lalu ia berkata dengan nada menggoda, "agar kamu semangat, aku berikan servis tercepat sebelum Zhen'er kembali."


Cao Tian Jun mengembangkan senyuman lebar dan di anggukan kepala. Kemudian, Ratu Juan membuka pakaian bawah Cao Tian Jun dan terlihat tongkat yang masih lemas...


Setelah beberapa waktu bercinta singkat.


"Seumur hidupku, aku tidak mungkin melupakanmu! Aku hanya bisa kamu puaskan, dan tidak ada keinginan untuk mencari pria lain. Surgaku selamanya aku jaga hanya untukmu!" ucap Ratu Juan dengan tulus. Ia terengah-engah karena baru saja mencapai puncak kenikmatan.


"Harus itu! Jika ada pria lain, kamu dan dia hanya tinggal nama!" ancam Cao Tian Jun.


Perkataan Cao Tian Jun yang adanya ancaman membuat Ratu Juan senang karena posesif, ia suka dengan sifat ini. Namun, mereka berdua mendengar kursi singgasana bergeser, tanda Yuan Zhen akan masuk.


Segera Ratu Juan membenahi pakaiannya yang acak-acakan, dan merasakan guanya yang basah kuyup karena cairan kenikmatan. Demikian juga dengan Cao Tian Jun yang membenahi pakaiannya. Lalu duduk di kursi dan Ratu Juan memijat bahunya seperti semula.


Setelah tiba di ruang rahasia, Yuan Zhen memberikan Tungku Kendali Formasi Array kepada Cao Tian Jun. Lalu ia dan ibunya melihat apa yang dikerjakan oleh kekasihnya.

__ADS_1


Cao Tian Jun tidak banyak merubah Tungku Kendali Formasi Array karena sudah dibuat sesuai kegunaannya. Dia memasukkan 100 Batu Formasi ke dalam tungku, lalu mengeluarkan sebuah plat besi yang telah diukir.


"Ini plat kendali Formasi Array, cukup dialirkan energi spiritual maka Formasi Perlindungan akan aktif, dan bertahan lama selama Batu Formasi di dalam tungku tidak habis!" penjelasan Cao Tian Jun sambil memberikan plat kendali Formasi Array.


Dengan senang hati Ratu Juan menerima plat kendali Formasi, lalu ia mengikuti Cao Tian Jun yang keluar dari ruang rahasia. Permaisuri Yuan mengikutinya, tapi sepatunya menginjak sesuatu yang basah.


Melihat cairan tersebut, raut wajahnya menjadi cemberut, ia seketika tahu jika ibunya telah bercinta dengan Cao Tian Jun.


"Mencuri kesempatan dalam kesempitan!" gerutu Permaisuri Yuan yang tidak mau kalah dengan ibunya.


Ratu Juan tersenyum mendengar putrinya, lalu ia menoleh ke belakang dan menjulurkan lidah, dia senang menggoda putrinya ini.


"Paling juga kalah!" tebakan Permaisuri Yuan yang membalas godaan ibunya, ia tergesa-gesa mengejar Cao Tian Jun dan mendahului ibunya.


"Sudah tahu nanya!" sahut Ratu Juan.


Permaisuri Yuan tertawa puas sambil memeluk lengan kanan Cao Tian Jun setelah keluar dari ruang rahasia.


Di dalam ruang tersebut sudah menunggu Selir Yi yang telah mempersiapkan segala kebutuhan Cao Tian Jun, termasuk alat yang paling penting, yaitu ada lima tungku.


Karena semua bahan telah siap, Cao Tian Jun langsung memberikan contoh dengan membuat pil tinggi terendah, tingkat Pemula. Tujuannya agar kekasihnya belajar, dengan menggunakan bahan tanaman yang rusak terlebih dahulu.


Sambil memasukkan satu demi satu tanaman kwalitas rendah, Cao Tian juga menjelaskan tentang cara awal mengekstrak tanaman, cara mengontrol api dan berapa besar suhunya yang dipergunakan.


Tahap demi setahap, Cao Tian Jun memberikan pengetahuan yang telah dipraktikkannya. Ketiga wanita itu mendengar dengan seksama sambil melihat setiap gerakan tangan Cao Tian Jun yang sengaja diperlambat.


Tidak butuh waktu lama dan karena hanya setingkat Pemula, terciptalah 10 butir pil di dalam tungku, jenis Pil Penyembuh, pil umum di Benua Timur, pil yang sangat dibutuhkan rakyat dengan harga murah.


Pil Penyembuh ini, cocok bagi para pemula ketika mulai belajar karena tanaman banyak tersedia dan proses pembuatannya tidak terlalu sulit.


Cao Tian Jun kembali memberikan contoh agar ketiga wanitanya paham dan bisa segera mulai praktik. Dan, kurang dari satu batang dupa, dia telah selesai menciptakan Pil Penyembuh dari bahan tanaman kwalitas rendah.

__ADS_1


"Jika sudah paham dan hafal setiap langkahnya, segera praktikkan mumpung ingatan masih segar. Jika tungku bergetar, itu tandanya ada kesalahan dan segera matikan apinya agar tungku tidak meledak," kata Cao Tian Jun kepada mereka, dia duduk di kursi menghadap tungku yang dipergunakan oleh Permaisuri Yuan.


Permaisuri Yuan segera mempraktikkan apa yang baru saja dipelajarinya, ia mengikuti sesuai yang dicontohkan oleh Cao Tian Jun. Selir Yi menjadi asisten bagi Permaisuri Yuan, sedangkan Ratu Juan menjadi asisten bagi Cao Tian Jun, dia memasukkan pil yang baru saja dibuat ke dalam botol giok.


"Aku memilih elemen api, tapi tidak memiliki elemen kayu," kata Ratu Juan yang ingin memiliki kemampuan dalam meramu pil.


"Aku juga ingin menjadi seorang Alkemis, tapi Bakatku yang tidak mendukungnya, basis kultivasi rendah dan hanya memiliki elemen angin," ujar Selir Yi dengan nada sedih.


Kekuatan Yi Panyun berada di tingkat Golden Core level 2, dan menjadi satu-satunya pelayan yang bisa basis kultivasi tertinggi. Oleh sebab itu, ia diangkat menjadi Kepala Pelayan Istana. Sedangkan basis kultivasi pelayan istana, terendah di tingkat Body Refining.


"Jika bisa membagi waktu, aku bisa membantu untuk menutupi kekurangan kalian," ucap Cao Tian Jun yang tahu maksud perkataan Ratu Juan dan Selir Yi.


Selir Yi segera mengeluarkan dua kotak kayu berisi kristal elemen, api dan kayu. Demikian juga dengan Ratu Juan yang mengeluarkan satu kotak kayu yang berisi kristal elemen kayu.


"Setelah Zhen'er berhasil untuk pertama kalinya, aku akan bantu kalian!" janji Cao Tian Jun yang tidak ingin meninggalkan Permaisuri Yuan karena baru belajar.


"Jangan ganggu konsentrasiku!" tegur Permaisuri Yuan yang akan memulai meramu pil.


Cao Tian Jun meletakkan jari telunjuknya ke bibir, tanda tidak boleh berbicara. Memang seorang Alkemis membutuhkan ketenangan saat bekerja, gangguan apapun bisa terjadinya kegagalan. Apalagi ini baru pertama kali Permasuri Yuan meramu pil.


Ratu Yuan dan Selir Yi segera diam, dan duduk sambil melihat Permaisuri Yuan mengeluarkan api dari ujung jari-jarinya.


Ternyata, Permaisuri Yuan memang memiliki bakat sebagai Alkemis, dalam waktu kurang dari dua batang dupa, ia telah berhasil membuat pil, walaupun hanya berhasil menciptakan sebutir Pil Penyembuh.


Permasuri Yuan kegirangan dengan melompat-lompat seperti anak kecil, lalu duduk di pangkuan Cao Tian Jun dan memberikan ciuman. Ratu Juan dan Selir Yi bertepuk tangan sebagai bentuk apresiasi terhadap keberhasilan Yuan Zhen.


"Bagus! Kesalahanmu terhadap kontrol api. ketika baru mulai, kamu kurang tenang sehingga suhu panas berlebihan dan banyak membuang bagian tanaman yang bermanfaat!" terang Cao Tian Jun yang menunjukkan kesalahan Permaisuri Yuan.


Untuk mengekstrak tanaman, membutuhkan api yang stabil, jika terlalu panas maka jelas membakar bagian tanaman yang menyimpan esensi. Dan, yang paling penting saat membentuk cairan esensial menjadi pil, jika api terlalu panas akan menguapkan esensi dari tanaman.


Permaisuri Yuan mengangguk paham, lalu ia segera menghadap tungku kembali, berniat untuk meramu pil. Namun, Cao Tian Jun mencegahnya agar istirahat sejenak untuk memulihkan mental dan stamina terlebih dahulu.

__ADS_1


__ADS_2