
Bab 200. Raja Fang Berkhianat.
Xiao Yu memiliki nama marga yang sama dengan Xiao Meixing, selalu memperhatikan Xiao Meixing karena baru tahu jika ada salah satu marga Xiao menempuh pendidikan di Akademi Sihir Yin Yang.
Seharusnya, dengan bakat Xiao Meixing melebihi rata-rata seusianya, sudah pasti akan terkenal di Benua Timur dan Tengah. Namun selama ini, Xiao Yu tidak pernah mendengar nama Xiao Meixing.
Karena penasaran dengan identitas Xiao Meixing, Xiao Yu berkomunikasi telepati dengan Fang Yin. "Siapa sebenarnya Xiao Meixing?" tanyanya.
Fang Yin yang hafal dengan suara Xiao Yu, tidak melihat ke belakang, tetap melihat ke depan sambil berpura-pura serius karena akan menyerang benteng pertahanan. Ia tidak ingin Tian Jun mengetahui ada murid wanita cantik yang dihalangi oleh Tim Phoenix.
"Dia anak yatim-piatu yang diadopsi oleh paman Hao-Yu saat usianya 8 tahun. Menurut cerita, kedua orang tuanya tewas dibunuh oleh perompak Laut Besar. Waktu itu, kebetulan pamanku lewat dan menyelamatkannya!" jawab Fang Yin yang menceritakan sesuai dengan keterangan dari Fang Hao-Yu pamannya.
"Kasihan!" ujar Xiao Yu yang merasa iba dengan kisah kelam yang dialami oleh Xiao Meixing.
Ia melihat Xiao Meixing yang berjinjit agar lebih tinggi dari Tim Phoenix untuk bisa melihat Tian Jun. Ada rasa kasihan kepada Xiao Meixing. Namun, karena dia dan Tim Phoenix tidak ingin Tian Jun memiliki kekasih lagi, dia pun membuang rasa kasihan di hati.
Xiao Yu yakin suatu hari nanti, Xiao Meixing akan mendapatkan pria lain. Dengan penampilannya yang menawan, serta bakat yang mendukung, akan mudah bagi Xiao Meixing mendapatkan pria idaman...
Tidak butuh waktu lama, Dragon Spaceship telah dekat dengan benteng pertahanan, Tian Jun memerintahkan kepada Xia Junsu untuk memperlambat laju kapal dan mengurangi ketinggiannya.
Xia Junsu segera mengurangi kecepatan Dragon Spaceship, dan menurunkan ketinggian hingga di atas puncak pohon.
Namun, saat Tian Jun akan membalikkan badan, Fang Yin dan Chu Sying yang berada di sisi kanan kirinya segera memeluk lengannya. Tian Jun jelas heran dengan tingkah kedua kekasihnya ini yang mencegahnya.
"Aku perlu berdiskusi," kata Tian Jun agar kekasihnya ini melepaskan lengannya.
Karena diskusi sebelum menyerang hal yang penting, Fang Yin dan Chu Sying dengan berat hati melepaskan lengan Tian Jun. Tian Jun segera membalikkan badan, ia melihat Wang Mei, Xue Yue, Chu Sying Chun dan kekasihnya yang lain menghalangi jalan.
Karena tinggi badan Xiao Meixing hanya 167 cm, dan lebih pendek dari semua Tim Phoenix, Tian Jun tidak melihatnya. Walaupun hanya setinggi itu, Xiao Meixing masih tergolong bertubuh tinggi di dunia ini.
"Geladak penuh sesak, katakan dari sini saja apa perintahmu!" alasan Yin Meili yang berada di belakang tubuh Xue Yue.
Tian Jun tertawa renyah karena semua kekasihnya ini menjadi konyol. Geladak jelas-jelas masih ada ruang untuk bergerak, dan bahkan setiap orang tidak saling berhimpitan, namun dibilang penuh sesak.
Lalu dia melihat lambaikan tangan kanan dari seseorang wanita di belakang tubuh Meishin yang tinggi badannya mencapai 174 cm, dan tinggi badan Lanying mencapai 172 cm berada di samping Meishin.
Melihat tingkah laku Tim Phoenix, semua pemimpin yang tegang menjadi ceria karena kekonyolan mereka. Namun, dari semua orang yang sedikit terhibur, hanya Raja Fang yang wajah terlihat kaku tanpa ekspresi.
"Kalian apa masih kurang dihajar! Apa sekarang minta lagi?" goda Tian Jun kepada Tim Phoenix.
"Ayo, siapa takut!" tantang Yin Cang dengan semangat tinggi untuk berkultivasi ganda.
"Tim Phoenix akan bekerjasama dengan Angel Devil untuk mengalahkanmu. Apakah kamu sanggup melawan kami?" sambung Yin Fen yang juga menantang Tian Jun.
Semua orang yang mendengar perkataan Tim Phoenix, mengira bahwa Tim Phoenix dan Angel Devil akan berlatih tarung dengan Tian Jun. Walaupun Tian Jun kuat, semua orang menebak jika Tim Phoenix dan Angel Devil mampu mengalahkannya.
"Kalian ini...!" Tian Jun geleng-geleng kepala sambil tersenyum masam.
Dengan Mata Surgawi, ia tahu sosok wanita yang sengaja dihalangi oleh semua kekasihnya. Tian Jun melihat sudah Xiao Meixing yang memang cantik. Namun, dia tidak berminat untuk mencari wanita lagi.
Dipikirannya saat ini, bagaimana caranya bisa menghadapi melawan kuat dan menang jumlah. Karena hal ini, tidak ada terbesit keinginan untuk mendapatkan wanita lain.
Karena tahu alasan Tim Phoenix yang menghalangi jalan dan pandangan matanya, dia berkata kepada semua orang, "fokuskan kepada lawan yang lemah di dalam benteng. Miao Miao akan menembak terlebih dahulu ke granat yang dipendam. Dengan situasi mereka yang kacau, baru kita menargetkan musuh yang lemah!"
Sebelum kedatangan Ras Dark Angel, Tian Jun yang dibantu oleh banyak orang, telah membuat jebakan di dalam benteng dengan menggunakan granat tangan yang dimodifikasi. Ketika jebakan granat itu dipicu oleh ledakan meriam, maka semua jebakan itu akan meledak.
Dengan kata lain, musuhnya yang berada di dalam benteng pertahanan sedang berpesta di atas medan ranjau.
Ketika Tian Jun menjelaskan rencananya, Raja Fang masuk ke dalam ruang kendali kapal. Di dalam ruang kendali ada banyak orang, istri-istri dari para pimpinan, seperti Permaisuri Kuang, Permaisuri Suyin, Matriark Fang dan yang lainnya.
Banyak orang yang melihat Raja Fang masuk, dan menduga jika ingin merayu Xia Junsu. Banyak orang yang menatapnya dengan jijik karena sebelumnya sudah ditegur oleh Patriark Fang agar Raja Fang tidak mendekati Xia Junsu, bahkan dilarang masuk ke dalam ruang kendali Dragon Spaceship.
Namun, tatapan jijik segera hilang saat Raja Fang menemui Permaisuri Kuang istrinya. Semua orang kembali melihat ke arah Tian Jun yang masih berbicara.
"Jangan bergerak atau belati ini menggorok lehermu!" Raja Fang mengancam dengan belati telah disematkan pada leher Xia Junsu.
Xia Junsu diam sambil tersenyum sinis karena tindakan bodoh Raja Fang yang terjadi sekali lagi. Tidak ada rasa takut walaupun belati tajam itu menempel di lehernya. Dia segera menghentikan Dragon Spaceship sehingga berhenti mendadak.
__ADS_1
Semua orang jelas kaget bukan karena Dragon Spaceship berhenti mendadak, melainkan suara ancaman Raja Fang. Tian Jun berhenti berbicara dan melihat Raja Fang meletakkan belati di leher Xia Junsu. Sontak membuatnya marah, demikian juga dengan semua orang.
"Terkutuk kau?! Lepas Nyonya Junsu, bodoh?!" bentak Patriark Fang kepada Raja Fang adiknya ini.
"Serahkan cincin dimensi-mu, cepat atau kubunuh wanitamu yang hina ini!?" ancaman Raja Fang yang tidak peduli dengan bentakan dari Patriark Fang kakak tertuanya.
Tim Phoenix membuka jalan bagi Tian Jun yang mendekati ruang kendali Dragon Spaceship. Xiao Meixing menggunakan kesempatan ini untuk mendekati Tian Jun sambil menjulurkan lidahnya kepada Tim Phoenix. Tim Phoenix tidak memperdulikan kelakuan kekanak-kanakan Xiao Meixing.
Semua orang akhirnya tahu kenapa Raja Fang sampai berbuat senekat ini. Cincin dimensi yang dimiliki oleh Tian Jun, jelas membuat siapapun orangnya menjadi iri...
"Kenapa kau mengkhianati kami? Kami ini adalah keluarga dan berjuang bersama!!?" Patriark Fang jelas sangat marah dan tidak menyangka adiknya menjadi seperti ini.
Raja Fang yang mendekap erat tubuh Xia Junsu sambil tangan kanan memegang belati, ia mundur saat Matriark Fang dan isterinya akan mendekat dari belakang. Punggung Raja Fang tertahan oleh dinding kapal, tepat di jendela. Ia tidak menjawab pertanyaan.
"Kenapa kau bersekutu dengan iblis itu? Dibayar berapa kau?" tanya Matriark Fang dengan nada tinggi.
"Sekali lagi aku berkata, berikan cincin dimensi-mu itu, Bocah?!" bentak Raja Fang sambil menatap tajam ke arah Tian Jun yang berada di ruang kendali kapal. Dia sekali lagi tidak menjawab pertanyaan.
Tian Jun berdiri di samping Patriark Fang, lalu berkata, "maaf!"
Patriark Fang buru-buru berbicara dengan nada memohon, "jangan berikan, tolong jangan! Ini menyangkut jutaan nyawa!"
Dia tidak ingin Tian Jun memberikan cincin dimensi yang menjadi tempat pengungsian rakyat itu jatuh ke tangan musuh. Karena tindakan Raja Fang dan juga tujuannya menyandera Xia Junsu, jelas Leluhur Yao telah menyuap Raja Fang.
Dugaan semua orang, menghilangnya Raja Fang, adalah momen di mana Leluhur Yao yang menculik Raja Fang. Menurut hipotesis dari berbagai pemikiran orang, Leluhur Yao entah bagaimana caranya membuat Raja Fang menjadi sekutunya, kemungkinan besar Raja Fang disuap.
Yang menjadi pertanyaan besar dibenak semua orang, seberapa besar nilai itu sehingga membuat Raja Fang yang terkenal baik dan jujur sampai mau berkhianat?
Semua orang melihat Xia Junsu yang tetap tenang walaupun nyawanya diujung tanduk. Tiba-tiba, seluruh tubuh Xia Junsu mengeluarkan cahaya keemasan.
"Arghhh...!!" teriak keras dari Raja Fang ketika Xia Junsu mengaktifkan Winged Golden Armor Ring.
Sayap zirah perang milik Xia Junsu menusuk leher, dada dan perut Raja Fang. Bahkan sayap keras itu menembus hingga ke ubun-ubun kepala Raja Fang.
Dalam sekejap, Raja Fang tewas karena kebodohannya sendiri. Oleh karena itu, sebelum Xia Junsu mengaktifkan Winged Golden Armor Ring, Tian Jun terlebih dahulu meminta maaf kepada Patriark Fang.
"Dia pantas mati!" ujar Patriark Fang yang tidak ada sedikitpun rasa sakit maupun penyesalan.
"Raja yang berkhianat kepada rakyatnya memang pantas dihukum mati! Tindakannya pasti ada alasannya," kata Xiao Meixing yang memecahkan keheningan.
Sling...
Tiba-tiba Xiao Meixing mengeluarkan pedang pendek dan menebas lengan kanan Tian Jun yang terselip cincin dimensi di jari telunjuk. Xiao Meixing dengan cepat mengambil lengan Tian Jun yang terpotong, dia segera terbang dan melayang di udara setelah keluar dari proyektor pelindung Dragon Spaceship.
Sekali lagi semua orang kaget dan marah. Tim Phoenix dan Xia Junsu jelas histeris melihat lengan Tian Jun yang dipotong oleh Xiao Meixing.
"Wanita iblis kau?!" bentak Fang Yin lalu disusul oleh Tim Phoenix yang memaki-maki dan mengutuk Xiao Meixing.
"Hahaha! Aku bukan Xiao Meixing, dia sudah kubunuh! Aku adalah Jenderal Zhu dari Planet Cosmos!" ungkap Jenderal Zhu yang segera merubah wujudnya aslinya.
Jenderal Zhu tertawa terbahak-bahak sambil menggunakan lengan Tian Jun menunjuk ke arah semua orang yang memaki-maki dirinya.
Namun, sebelum semua orang keluar untuk menyerang Xiao Meixing, Tian Jun mengangkat tangan kirinya agar semua orang tidak keluar dari proyektor pelindung.
"Aku sudah tahu siapa kau!" ungkap Tian Jun.
Seketika semua orang berhenti memaki-maki Xiao Meixing, dan melihat lengan kanannya Tian Jun yang masih utuh tanpa ada bekas tebasan pedang pendek.
Jenderal Zhu seketika berhenti tertawa dan melihat Tian Jun yang tidak kehilangan lengannya. Dia melihat lengan Tian Jun yang dipotongnya. Lengannya itu berubah menjadi asap putih.
"Kau... Bagaimana kau melakukannya!" keterkejutan Jenderal Zhu karena dikelabui oleh Tian Jun.
"Sejak kau muncul di lapangan latihan sihir, aku sudah tahu penyamaranmu, wanita jelek! Tidak hanya wajahmu jelek, tapi hatimu juga busuk dan licik. Jika aku tidak memiliki mata seperti milikmu, mungkin aku sudah kehilangan lenganku...!" urai Tian Jun yang membeberkan rencana musuhnya itu.
Ketika Tian Jun berada di Akademi Sihir Yin Yang, dia selalu mengaktifkan Mata Surgawi untuk memeriksa seluruh wilayah Kerajaan Sihir, dia tidak ingin ada satupun rakyat yang tertinggal saat dievakuasi.
Mata Surgawi juga memeriksa seluruh Akademi Sihir. Dan kebetulan melihat Jenderal Zhu. Sayangnya, Tian Jun terlambat menyelamatkan Xiao Meixing yang terlebih dahulu dibunuh oleh Jenderal Zhu.
__ADS_1
Sebelum Tian Jun bereaksi, ia melihat Jenderal Zhu menyamar sebagai Xiao Meixing dan berpura-pura berkultivasi. Karena ingin tahu tujuan musuhnya itu, Tian Jun tidak memberitakan kekejaman musuhnya itu kepada semua orang.
Waktu itu, pemimpin Akademi Sihir Yin Yang - Fang Hao-Yu menemui anak angkat yang sekaligus menjadi muridnya. Mengetahui jika Xiao Meixing adalah orang pilihan terbaik untuk penyerang malam ini, Tian Jun sudah menebak bahwa tujuan Jenderal Zhu menargetkan dirinya.
Karena sudah tahu dirinya menjadi target Jenderal Zhu, Tian Jun segera mempersiapkan diri untuk menghadapi tindakan Jenderal Zhu.
"... Aku menggunakan Teknik Bayangan Merpati Putih sehingga kau tertipu, wanita jelek! Bodohnya lagi, seorang jenderal sepertimu yang berpengalaman, tidak cermat melihat lengan palsuku itu!"
Panjang lebar Tian Jun membeberkan rencana busuk Jenderal Zhu yang diketahuinya. Fang Hao-Yu menangis sejadi-jadinya karena anak angkatnya Xiao Meixing terbunuh.
Jenderal Zhu bertepuk tangan karena kekagumannya terhadap Tian Jun yang begitu jeli menganalisa tindakannya. Dia pikir penyamarannya ini sudah sempurna, namun dengan detail dibeberkan.
"Hebat... Anda benar-benar cerdas!" pujian Jenderal Zhu.
"Seandainya aku menjadi kau, setelah kau memotong lenganku, aku akan berusaha untuk melukai siapapun yang berada di kapal ini. Jika aku, aku menargetkan yang terkuat! Pulanglah dan belajar lagi!" tutur Tian Jun.
Jenderal Zhu tersenyum tipis. Ada rasa amarah dihatinya karena orang yang lebih muda darinya memberikan ajaran.
"Aku pasti kembali. Tapi, setelah planet ini kumusnahkan!" beber Jenderal Zhu.
"Dan kami, akan sekuat tenaga untuk melawanmu!" sahut Patriark Fang.
"Hahaha!" tawa Jenderal Zhu. Setelah itu dia melihat Tian Jun sebelum pergi, ia menantang, "kamu menarik! Dalam waktu dekat, aku ingin menjajal kekuatanmu!"
"Aku menantikan hari itu, jika kau memiliki kesempatan!" Tian Jun menerima tantangannya.
"Oh iya, aku sudah mendengar rencanamu! Jangan khawatir, rencanamu itu akan ku sampaikan kepada budak-budak di benteng!" terang Jenderal Zhu, lalu mengembangkan senyuman penuh kemenangan.
Semua orang semakin marah karena rencana penyerang ini didengar oleh Jenderal Zhu saat menyamar sebagai Xiao Meixing. Jika mereka dilarang oleh Tian Jun agar tidak menyerang, sudah pasti semua orang mengeluarkan segala kemampuannya untuk membunuh Jenderal Zhu, terutama Fang Hao-Yu yang dendam kepadanya.
"Wanita iblis?! Anjun, tangkap dia?!" kemarahan Putri change, dan tanpa sadar memberikan perintah kepada Tian Jun.
Jenderal Zhu tertawa terbahak-bahak karena tidak mungkin Tian Jun dan semua orang bisa menangkap, sebab kekuatannya berada di atas semua orang. Ia belum sadar jika telah masuk ke dalam jebakan Tian Jun saat berada di Dragon Spaceship.
Jenderal Zhu tidak memahami makna perkataan Tian Jun sebelumnya. Yang artinya, jika Jenderal Zhu masih bebas sebagai seorang pimpinan dari Pasukan Dark Angel, maka sewaktu-waktu bisa menantangnya.
Tian Jun menjentikkan jarinya. Lalu bermunculan ribuan energi kunang-kunang yang membentuk sebuah kotak mengurung Jenderal Zhu.
"Aduhh...! Apa ini?" Jenderal Zhu memegang kepalanya yang sangat pusing, rasa sakit kepala yang belum pernah dialaminya.
Ia melihat energi kunang-kunang yang membuat sakit kepala. Dengan sekuat tenaga, dia mengayunkan tinjunya berkali-kali ke arah energi kunang-kunang. Namun, ia terkejut bukan main karena pukulan berenergi miliknya justru menyatu dengan energi kunang-kunang.
Energi kunang-kunang yang berasal dari Kekuatan Jiwa Semesta semakin mengecil, memblokir jalan kabur dan suara dari dalam. Teriakannya tidak didengar oleh semua orang, tapi semua orang bisa membaca gerakan bibirnya yang mengumpat berkali-kali.
Tian Jun muncul di depan dinding energi kunang-kunang. Lalu meletakkan telapak tangan di dinding energi kunang-kunang. Dalam sekejap mata, energi kunang-kunang itu menghilang, termasuk Jenderal Zhu yang terkurung.
Jenderal Zhu berada di dalam Dunia Jiwa milik Tian Jun, masih terkurung di dalam energi kunang-kunang. Ia berteriak keras karena merasakan sakit kepala. Tubuhnya berguling-guling sambil memegang kepalanya yang seolah-olah akan pecah.
Semua orang berdecak kagum melihat kehebatan Tian Jun yang mampu menjebak Jenderal Zhu yang memiliki kekuatan tingkat True Alfa. Selain Tim Phoenix, tidak ada yang tahu jika siapapun yang berada di dalam Dragon Spaceship akan ditandai oleh Tian Zhi dengan menggunakan energi kekuatan jiwa.
Dan, siapapun yang berada di dalam Dunia Jiwanya, secara otomatis tubuh mereka telah ditandai dengan energi kekuatan jiwa. Tian Jun melakukan hal ini atas saran dari Batu Keabadian untuk mengantisipasi hal-hal tak terduga, seperti saat ini.
Oleh karena itu, Tian Jun mengizinkan siapapun orangnya naik ke Dragon Spaceship tanpa ada rasa khawatir jika ada penyusup seperti Raja Fang dan Jenderal Zhu.
Patriark Fang geleng-geleng kepala karena menantunya masih banyak memiliki rencana yang tidak diketahui. Pantas saja menantunya tidak khawatir rencana penyerang malam ini digagalkan oleh Jenderal Zhu.
Tian Jun berkumpul dengan semua orang di Dragon Spaceship. Dirinya mendapatkan banyak pujian dari banyak orang yang membuatnya risih karena terlalu berlebihan.
"Izinkan saya untuk mengambil mayat putriku!" pamit Fang Hao-Yu.
"Pergilah, tapi hati-hati!" Patriark Fang mengizinkan adiknya mengambil jenazah Xiao Meixing di akademi.
Semua orang tahu apa yang dirasakan oleh pemimpin akademi yang sudah menganggap Xiao Meixing sebagai anak kandung. Sedangkan Fang Hao-Yu sendiri belum memiliki keturunan.
Seorang diri, Fang Hao-Yu segera keluar dari Dragon Spaceship, terbang dengan kecepatan tinggi menuju ke Akademi Sihir. Tian Jun melihat Xia Junsu yang tersenyum kepadanya.
"Kita lanjutkan sesuai rencana!" perintah Tian Jun kepada semua orang.
__ADS_1
Segera semua orang mengeluarkan busur dan granat tangan. Miao Miao segera kembali ke posisinya sebagai penembak pertama dengan menggunakan senjata meriam.
Dragon Spaceship segera kembali terbang dengan kecepatan yang sama, menuju ke benteng pertahanan...