
Bab 153. Target Pembunuhan Pertama.
Segera Tim Phoenix bekerjasama untuk membuat Pil Sky Soul Qi. Yang tidak bisa meramu pil, akan menjadi asisten, menyiapkan bahan-bahan, membersihkan bagian-bagian tanaman yang tidak dibutuhkan.
Cao Tian Jun segera kembali membuat pil, tetapi kali ini Pil Sky Soul Qi tahap menengah. Sesekali, dia akan selalu memberikan arahan kepada kekasihnya saat akan melakukan kesalahan.
Binatang mistik yang belum bertransaksi meneteskan air liurnya saat mencium aroma Pil Sky Soul Qi, ingin rasanya meraung-raung keras karena sangat senang. Mereka tidak menyangka jika ada Alkemis di tempat seperti ini, dan bahkan mau repot-repot membuat pil untuknya di depan mata.
...****************...
Matriark Yin di dalam kamarnya tampak gelisah dengan berjalan mondar-mandir di depan pintu. Ia menunggu kedatangan Cao Tian Jun yang berhasil memikat hatinya. Namun, hingga tengah malam ini, pria yang mencuri hatinya ini tidak kunjung datang.
"Pasti dia menikmati tubuh muridku! Awas kau, pasti kubalas!" kekesalan Matriark Yin An sambil berjalan ke ranjangnya.
Dia membanting tubuhnya sendiri dengan posisi telungkup. Wajahnya terbenam di kasur dan berteriak-teriak memanggil Cao Tian Jun. Dia meluapkan kekesalannya yang dipermainkan.
Jika tidak jatuh cinta jelas tidak mau disentuh. Sewaktu melihat pertandingan antar generasi muda, dia pasti akan marah ketika Cao Tian Jun memegang dadanya. Ketika hari akan menjelang malam, Cao Tian Jun diam-diam berdiri di belakang hingga menghimpit pantatnya, kalau tidak cinta pasti tidak akan mau diperlakukan seperti ini.
Cao Tian Jun adalah pria satu-satunya yang membuatnya jatuh cinta, dan dia juga orang yang pertama kali menyentuh tubuhnya. Seandainya Cao Tian Jun itu orang lain, sudah pasti hari ini tinggal nama, dan tidak peduli jika harus bermusuhan dengan Ratu Ular Surgawi.
Karena tidak puas meluapkan kekesalannya, Matriark Yin An menuju ke kapal angkasa milik Ao Zhen Juan, dia ingin melabrak Cao Tian Jun yang tidak menepati janji...
...****************...
Ao Zhen Juan terlebih dahulu berhasil membuat Pil Sky Soul Qi tahap rendah, jumlahnya ada 7 butir. Wang Mei segera memasukkan pil itu kedalam botol giok.
Kemudian, Ao Zhen Juan kembali meramu pil karena prosesnya sangat mudah. Tidak berselang lama, giliran Juan Zhen yang berhasil meramu pil, total 8 butir yang bisa dibuat dengan satu set bahan.
Yi Panyun tidak ketinggalan, ia berhasil membuat 6 butir pil. Lalu disusul oleh Yin Meili, Yin Jiazhen, dan terakhir adalah Mu Bingyun yang berhasil membuat 4 butir pil.
Semua wanita itu melihat Cao Tian Jun karena ingin menunjukkan hasil jerih payahnya. Namun, mereka menghela nafas panjang karena Cao Tian berhasil membuat Pil Sky Soul Qi tahap menengah dengan 100 set bahan dalam satu kali jalan. Dia hanya membutuhkan waktu 30 menit untuk membuat 1.000 pil.
Xia Junsu geleng-geleng kepala karena selalu dibuat kagum dan terheran-heran atas pencapaian Cao Tian Jun. Di dalam tungku ia melihat 1.000 butir pil. Segera dia mengeluarkan banyak 100 botol giok sebagai wadah pil.
Karena binatang mistik yang mengantri masih banyak, maka Cao Tian Jun kembali meramu pil. Dia mengeluarkan tungku. Kini dia akan membuat pil dengan dua tungku.
Yin Meili dan Yin Jiazhen hampir saja gagal meramu pil saat melihat Cao Tian Jun yang akan menggunakan dua tungku. Mereka tidak menyangka mendapatkan kekasih yang super jenius. Baru kali ini mereka melihat Alkemis menggunakan dua tungku untuk meramu pil.
Mengendalikan satu tungku saat meramu pil, sudah membutuhkan konsentrasi tinggi dan terfokus. Yin Meili dan yang lainnya sampai harus memblokir pendengaran agar terfokus tanpa ada gangguan suara.
Gangguan sekecil apapun berpotensi menggagalkan prosesnya, dan itu masih satu set bahan ramuan pil sudah membuat mereka menuangkan segala kemampuannya. Baru kali ini mereka membuat pil di tempat terbuka dan dikelilingi oleh ribuan binatang mistik.
Sedangkan Cao Tian Jun, satu tungku untuk 100 set bahan ramuan sudah mengejutkan mereka, dan sekarang menggunakan dua tungku. Siapapun orangnya yang ahli Alkemis sudah pasti tercengang, mungkin akan mati berdiri melihat Cao Tian Jun.
Boom...
"Bisakah kamu menjadi orang normal!" gerutu Mu Bingyun setelah tungku-nya meledak akibat temperatur api terlalu besar, dia tidak fokus karena melihat Cao Tian Jun.
"Jika aku normal, kalian mana mau denganku!" sahut Cao Tian Jun sekenanya.
Xia Junsu menahan tawa karena putranya ini masih saja bisa menjawab di saat mengendalikan dua api dalam dua tungku.
"Pokoknya setelah ini selesai, giliran kalian yang akan ku ramu," kata Cao Tian Jun yang akan meminta jatah dilayani sampai puas.
Semua wanita tidak membalas ucapannya karena malu dan fokus pada tungku. Xia Junsu terlihat panik karena tahu maksud perkataan putranya ini, ia segera memikirkan cara untuk menghindari putranya ketika meminta untuk berhubungan intim.
"Khusus Senior Junsu, aku akan bersikap lembut!" goda Cao Tian Jun.
"Fokus!" pinta Xia Junsu dengan nada suara sedikit tinggi, dia tidak berani menatap wajah putranya yang sedang tersenyum.
Semua orang kembali fokus untuk meramu pil. Binatang mistik tidak berani mengeluarkan suara raungan sedikitpun, mereka tahu bahwa seorang Alkemis butuh suasana tenang agar berhasil membuat pil.
__ADS_1
...****************...
Karena perbuatan Cao Tian Jun yang membuat kekacauan di Hutan Lingkaran Bulan, membuat para pimpinan Kuil Tangan Setan keluar dari kultivasi tertutup. Mereka memperhatikannya melalui Cermin Sihir.
Para pimpinan itu tercengang melihat Cao Tian Jun menggunakan 100 set bahan ramuan dalam satu tungku, dan menghasilkan 1.000 butir pil dalam waktu satu batang dupa.
Ketika Cao Tian Jun menggunakan dua tungku dan 200 set bahan ramuan, mereka hampir terjatuh ke lantai karena syok melihatnya. Seperti Tim Phoenix, mereka baru kali ini melihat Alkemis segila Cao Tian Jun.
Membagi dua pikiran dalam satu waktu saja sangat sulit. Sedangkan Cao Tian, adanya dua tungku jelas tingkat konsentrasinya ekstra lebih, belum lagi mengendalikan dua api dalam satu waktu. Belum lagi yang lainnya, seperti memisahkan esensi tanaman agar tidak bercampur dengan kotoran, hal ini membutuhkan kejelian dan konsentrasi tinggi.
Jika esensi tanaman sedikit saja bercampur dengan kotoran, kualitas pil pasti berkurang. Belum lagi jenis pil yang harus dibuat, seperti Pil Sky Soul Qi yang memiliki tingkat kesulitan tinggi, resep pil ini ada 10 tanaman langka yang berbeda-beda, dan memiliki karakteristik yang juga berbeda.
Jika Alkemis lain, tanaman yang memiliki karakteristik berbeda akan dipisahkan terlebih dahulu. Setelah itu baru dibakar satu per satu agar mengeluarkan esensi. Namun, hal ini tidak berlaku bagi Cao Tian Jun yang dengan sembarangan memasukkan semua ramuan dalam satu waktu.
Siapapun orangnya pasti akan tercengang melihat metode yang digunakan oleh Cao Tian Jun. Wajar jika Mu Bingyun gagal untuk pertama kali karena syok melihatnya.
Keluarga Mu adalah sarangnya para ahli Alkemis. Mereka membuat pil selalu sesuai dengan aturan agar tingkat keberhasilan dalam meramu lebih terjamin. Oleh karena itu, Mu Bingyun gagal fokus karena kekasihnya ini meramu pil di luar prosedur aturan Alkemis.
Karena Cao Tian Jun menggunakan dua tungku, maka dia memakan waktu dua batang dupa lebih sedikit. Hasilnya sama seperti yang sebelumnya, di dalam kedua tungku itu berkumpul 2.000 butir pil.
Xia Junsu tidak tahu harus berkata melihat putranya ini yang selalu membuat jantungnya berdebar-debar setiap kali melihat pencapaiannya. Dia melihat wajah putranya yang berkeringat, dan segera menggunakan sapu tangannya untuk mengusap keringat.
Xia Junsu diam membeku ketika bibirnya dicium oleh Cao Tian Jun. Tubuh sedikit tersentak saat pinggangnya dipeluk sehingga bagian tubuh depan saling menempel. Di hatinya, antara senang karena masih membutuhkan belai lembut seorang pria, dan juga bingung harus bagaimana dengan keadaannya seperti ini, tindakan putranya ini membuat pikirannya berkecamuk.
Setelah mencium Xia Junsu, Cao Tian Jun segera kembali meramu pil sebanyak binatang mistik yang mengantri...
Ao Zhen Juan dan semuanya akhirnya selesai meramu pil. Mereka tersenyum puas karena telah berhasil membuat pil yang memiliki tingkat kesulitan tinggi. Namun, melihat Cao Tian Jun, pencapaiannya seakan-akan hanya permainan anak-anak. Cao Tian Jun telah banyak membuat puluh ribuan pil.
"Di sini atau masuk?" tanya Cao Tian Jun yang akan melanjutkan bertransaksi dengan binatang mistik.
"Aku masuk saja!" pinta Mu Bingyun yang tidak sanggup terus-menerus melihat kekasihnya yang melebihi pengetahuannya dalam meramu pil, dia butuh waktu untuk menenangkan hati dan pikiran.
"Aku juga!" Xia Junsu juga tidak ingin dekat dengan Cao Tian Jun, khawatir kejadian yang baru dialaminya kembali terjadi.
Di dalam cincin dimensi, Tim Phoenix dibuat sibuk oleh Cao Tian Jun dengan banyak mendapat Buah Dao, buah langka dan tanaman langka. Bahkan banyak senjata kuno yang sebagian berkarat dan rusak diterima oleh Cao Tian Jun.
Transaksi selesai saat hari menjelang subuh. Kemudian, Cao Tian Jun berbicara kepada semua binatang mistik, "aku lihat di bagian dalam masih banyak tanaman langka, Buah Dao dan yang lainnya. Besok malam aku akan datang lagi. Semakin banyak hasil yang kalian dapatkan, Pil Sky Soul Qi sudah siap menjadi milik kalian. Sampai ketemu besok malam!"
Setelah berpamitan dengan semua binatang mistik, dia berubah menjadi udara dan melesat keluar Hutan Lingkaran Bulan. Bagian terdalam dari Mystical Beast Mountain adalah Hutan Heksagon.
Disebut Hutan Heksagon karena keseluruhan wilayah terdalam berbentuk segi enam. Hutan ini merupakan daratan tinggi, bisa dibilang wilayah lereng gunung. Di lereng-lereng Gunung Binatang Mistik tempat spesies langka seperti Naga Hitam, ada 20 ekor Li lebih yang menjadi penghuni Hutan Heksagon.
Dan masih banyak lagi jenis binatang berukuran besar. Untuk menuju ke wilayah Hutan Heksagon, pemburu harta harus melewati Hutan Lingkaran Bulan yang dihuni oleh ribuan binatang mistik.
Sedangkan markas Kuil Tangan Setan berada di dalam Mystical Beast Mountain, mereka membuat gua bawah tanah, dan banyak lorong-lorong rahasia yang akan membingungkan siapapun...
Cao Tian Jun telah keluar dari Formasi Array Wall Moon. Lalu berteleportasi dan muncul di kamar. Dia butuh istirahat, dan akan kembali meramu Pil Sky Soul Qi sebagai alat pembayaran. Yang baru dibuatnya ludes tak bersisa.
"Pria tampan tak menepati janji akhir kembali!" teguran seseorang wanita dengan nada ketus.
Cao Tian Jun segera membalikkan badan dan melihat Matriark Yin An duduk di ranjangnya. Dia tersenyum melihat wanita ini.
Matriark Yin An melotot karena Cao Tian Jun tiba-tiba menerjangnya. Sebelum berteriak, Cao Tian Jun mencium bibirnya dan memegang kedua tangannya. Dengan posisi Matriark Yin telentang dan Cao Tian Jun di atasnya, ia hanya bisa menerima perbuatan Cao Tian Jun.
Matriark Yin An yang awalnya ingin marah menjadi luluh karena Cao Tian Jun membangkitkan hasratnya. Ia menyambut ciumannya dan memegang erat kedua tangannya. Ciuman Cao Tian Jun turun ke leher dan membuat Matriark Yin An melenguh nikmat sekaligus geli.
Kemudian, Cao Tian membuka pakaian atas milik Matriark Yin An. Terlihat jelas buah besar padat berisi, dengan biji berwarna kecoklatan. Cao Tian Jun langsung menghisap biji kecoklatan itu.
Matriark Yin An melenguh nikmat sambil menekan kepala Cao Tian Jun agar tidak melepaskan hisapannya. Kenikmatan ini membuat hasratnya semakin besar. Ia buru-buru membuka pakaian milik Cao Tian Jun. Melihat tongkat kekasihnya ini, ia terbelalak karena benda itu besar dan panjang.
Demikian juga dengan Cao Tian Jun yang membuka seluruh pakaian Matriark Yin An. Ternyata, wanita ini tampaknya sudah siap, sebab tidak mengenakan apapun, hanya pakaian luar saja. Dia melihat di atas lubang surga ada bulu hitam bentuk segitiga, bentuk tembem dan sudah basah.
__ADS_1
Tidak ingin menyia-nyiakan keindahan tubuh Matriark Yin An, Cao Tian Jun segera membenamkan wajahnya di lubang surga itu. Matriark Yin An tersentak karena kebanggaannya yang selalu dijaga diciumi oleh Cao Tian Jun, rasanya sangat nikmat dan belum pernah dirasakannya.
Nafasnya tersengal-sengal. Baru kali ini dia merasakan nikmatnya surga dunia. Belum selesai merasakan kenikmatan, dia melenguh nikmat karena Cao Tian Jun perlahan memasukkan kepala tongkatnya.
Cao Tian Jun segera mencium bibir Matriark Yin An agar tenang, dan tidak menggerakkan tongkatnya. Melihat Matriark Yin An kembali merasakan kenikmatan, Cao Tian Jun perlahan menggerakkan pinggulnya maju mundur.
Matriark Yin An menggigit bibir sendiri ketika kesuciannya terkoyak, air matanya menetes karena telah menyerahkan tubuhnya kepada seorang pria muda yang usianya terpaut jauh...
Tidak berselang lama, Matriark Yin An mencapai puncak kenikmatan yang lebih dahsyat dari sebelumnya, tubuh gemetaran dan dari lubangnya mengeluarkan cairan surga.
Cao Tian Jun tersenyum puas melihat wanita dewasa ini takluk hanya dalam beberapa kali gerakan pinggulnya. Belum selesai Matriark Yin An menikmati puncak surga dunia, Cao Tian Jun kembali menghajar lubangnya dengan cepat...
Cao Tian Jun akhirnya melepaskan Energi Yang untuk pertama kalinya ke rahim Matriark Yin An, dia memeluk tubuhnya sambil memberikan tanda merah di leher Matriark Yin An yang masih lemas dengan nafas tersengal-sengal.
Matriark Yin An melirik ke luar jendela, ternyata hari sudah siang. Dia tidak menyangka mampu berhubungan intim selama 5 jam untuk pertama kalinya. Dia memeluk leher Cao Tian Jun karena sangat puas dan semakin mencintainya...
Setelah Matriark Yin An bisa menggerakkan kedua kakinya, Cao Tian Jun menyelipkan Winged Golden Armor Ring ke jari manis sambil menjelaskannya.
Matriark Yin An tersenyum puas sambil melihat cincin barunya ini. Ia menahan rasa perih di lubang surganya dan segera mengenakan pakaiannya. Lalu ia mengigit ujung jari telunjuknya sendiri sehingga mengeluarkan darah, darah itu diusapkan ke Winged Golden Armor Ring.
Matriark Yin An memejamkan mata sambil duduk di ranjang saat terkoneksi dengan cincin barunya ini. Tanpa diketahui oleh Matriark Yin An, Cao Tian Jun membawanya ke dalam Dunia Jiwanya, termasuk memindahkan Tim Phoenix.
Saat berada di dalam, Tim Phoenix menertawakan Matriark Yin An dan Tim Yin Meili karena terkejut melihat Dunia Jiwa. Wang Mei dengan bangga menjelaskan tentang Dunia Jiwa milik kekasihnya...
Sedangkan Cao Tian Jun dan Xia Junsu segera menuju ke Gedung Alkemis untuk meramu pil. Di tempat ini, dia tidak bingung masalah waktu...
Setelah 7 jam mengelilingi Dunia Jiwa, semua wanitanya akhirnya datang. Matriark Yin An kembali dibuat tidak bisa berkata-kata saat melihat Cao Tian Jun meramu pil di dalam dua tungku.
Matriark Yin An juga seorang ahli Alkemis tingkat Saint, tetapi tidak pernah melakukan hal seperti Cao Tian Jun, dan bahkan belum pernah melihat Alkemis melakukan seperti ini.
Xia Junsu tersenyum tipis melihat Matriark Yin An yang lemas karena tidak sanggup melihat kekayaan dan kemampuan putranya yang bisa membuat siapapun jantungan. Demikian juga dengan Tim Yin Meili, mereka seperti semut yang berganti menciumi wajah Cao Tian Jun...
Cao Tian Jun telah membuat banyak pil, total jumlahnya mencapai 430 ribu butir. Setelah itu, dia menuju ke kolam pemandian di belakang Paviliun Putri, tidak terlalu jauh dari Istana Dewa Binatang Yang Abadi.
Xia Junsu tidak mengikuti putranya, sebab khawatir kejadian yang lalu terulang kembali. Dia melihat Tim Phoenix dari jendela kamar, mereka berpesta, melepaskan hasratnya dengan satu pria.
Lambat laun melihat putranya yang mampu melayani 18 wanita, Xia Junsu segera menutup kelambu jendela karena hampir terbawa suasana. Dia segera berkultivasi untuk meningkatkan kekuatan.
Di Dunia Jiwa, dia dan semua orang bisa dengan cepat naik tingkat...
*****
Saat ini, Pemimpin Kuil Tangan Setan dan seluruh anggotanya melawan semua binatang mistik yang akan mengumpulkan harta langka. Mereka tahu tujuan binatang ini yang akan bertransaksi dengan Cao Tian Jun.
Saking banyaknya binatang mistik yang bekerjasama, membuat pihak Kuil Tangan Setan kewalahan dan dipaksa untuk kembali ke markasnya. Mereka belum pernah melihat binatang mistik beda jenis bisa bekerjasama, menyerang secara berkelompok.
Tidak ingin mengalami kerugian besar, pemimpin Kuil Tangan Setan yang dijuluki Tangan Iblis memerintahkan lima orang untuk mengeksekusi Cao Tian Jun, dan juga mengambil apapun yang dimilikinya.
"Masukkan anak itu ke daftar target utama. Perintahkan Paviliun Bunga Kematian dan Sekte 5 Dewa untuk memburu anak ini. Sebelum anak ini terbunuh, jangan dulu dibuka Formasi Array Wall Moon!" perintah Tangan Iblis kepada semua anggotanya setelah lima anggota pergi.
Lima anggota itu memiliki kekuatan di atas tingkat God General. Mengerahkan setingkat mereka, sudah dipastikan bahwa Cao Tian Jun sangat membahayakan bagi Kuil Tangan Setan. Mereka melewati jalur rahasia karena pintu gua-gua diblokir oleh binatang mistik.
Selama ini, baru kali ini mereka mengalami kerugian besar setelah kemunculan Hidden Palace. Di Hutan Lingkaran Bulan, mereka tidak mendapatkan apapun, jika di total, kerugian mereka mencari ratusan miliar koin emas.
Itu baru kerugian di Hutan Lingkaran Bulan, belum lagi di Hutan Heksagon yang hampir separuh harta langka telah diambil oleh binatang mistik. Jika ini tidak segera dihentikan, maka Kuil Tangan Setan tidak bisa lagi mengendalikan dunia ini untuk sesaat.
"Jika anak itu datang lagi, segera bunuh!" perintah Tangan Iblis kepada Tangan Dewa wakilnya.
"Aku pasti yang akan turun tangan sendiri jika dia datang lagi ke sini!" jawab Tangan Dewa.
Dia sebenarnya enggan membunuh anak-anak karena akan membuang waktu. Berhubungan Cao Tian Jun telah membuat pihaknya mengalami kerugian besar, mau tidak mau dia akan turun tangan sendiri.
__ADS_1
*****