
“Kamu kenapa sayang? Kok ngelamun. “ Arka merasa istrinya itu sedang memikirkan sesuatu.
“Mikirin apa sih bun. “ Mendekati istrinya, Arka menyingkirkan anak rambut yang jatuh menutupi sebagian wajah cantik istrinya. Walaupun diusianya yang memang sudah tidak muda lagi, Aluna masih terlihat cantik.
”Aku lagi mikirin anak – anak. “ Jawab Aluna.
” Kenapa sama anak – anak Bun? Mereka baik – baik ajakan? “
“Ini soal Abang Al, yah. “ Aluna menyadarkan kepalanya dibahu sang suami.
“Kenapa sama Al bun? Bukannya Al baik – baik aja. “
“ Bunda hanya takut kalau Abang Al salah memilih pasangan hidup. “ Mengangkat kepalanya lagi dan kali ini menatap Arka lekat.
“Bunda kok merasa kalau Vio itu nggak baik buat Abang Al. “ Arka belum menanggapi perkataan istrinya. Ia memberi Aluna waktu untuk mengeluarkan keresahan hatinya. Setelahnya barulah Arka akan mempertimbangkan perkataan Aluna. Benar dan salahnya akan mereka putuskan bersama.
“ Ini bukan karena bunda maunya Abang Al sama Maura yah, tapi entah kenapa bunda merasa kalau Vio itu nggak baik buat Abang Al. Bunda juga nggak ngerti, kenapa bunda bisa punya pikiran kayak gini. Tapi insting seorang ibu itu nggak mungkin salah. “ Kembali menjatuhkan kepalanya dibahu sang suami.
”Bun, Al udah dewasa. Dia pasti tahu mana yang baik dan mana yang buruk. Mana yang harus dipertahankan dan mana yang harus dilepaskan. ” Kali ini Aluna yang diam, gantian dirinya yang mendengar sang suami bicara.
__ADS_1
“ Ayah tahu apa yang bunda takutkan. Tapi bun, semua yang ada didunia ini punya proposi masing – masing. Gimana kalau Vio memang punya niat jahat tapi dia memang jodohnya Al? “ Mengangkat kepalanya lagi, Aluna kembali menatap sang suami.
“Aku bahkal berdoa minta sama Tuhan, untuk nukar jodohnya Al. “ Ucap Aluna mantap. Namun ucapannya barusan mengundang tawa sang suami.
“Ih ayah kok ketawa,. “ Ucapnya kesal.
“Apa dulu waktu ayah nolak nikah sama Bunda, Bunda berdoa supaya ayah mau nikah sama Bunda. “ Menggoda istrinya, Arka mengangkat kedua keningnya, meminta persetujuan atas ucapannya barusan. Namun Aluna mencibir. “ Nggak yah, jangan asal nuduh. “ Mereka jadi ingat masa – masa dulu, masa dimana mereka tidak memiliki perasaan satu dengan yang lain.
“Masa sih? Berdoa sambil puasa nih, pasti bunda. “ Masih menggodai istrinya. “Buktinya ayah mau nikah sama bunda. Padahalkan waktu itu bunda itu jelek, ku...” Belum menyelesaikan ucapannya Aluna sudah berdiri menatap kesal pada sang suami.
Mengapa yah Arka merasa akan ada perang ketiga malam ini. Bisakah dia menyesali ucapannya barusan?
“Ayah tidur di sofa malam ini. “ Bisa nggak sih Arka menarik ucapannya.
“Bunda yang paling cantik, ayah hanya bercanda saja. Bunda tahu, bunda itu wanita yang paling cantik didunianya ayah. “ Rayu Arka kali ini ikut berdiri memeluk sang istri.
“ Dunia ayah itu hanya seputaran bunda dan anak – anak. jadi diluar sana, Bunda tetap jelek. “ Salah lagi.
“Pokoknya malam ini kita pisah ranjang walau sekamar. “ Aluna melepaskan tangan suaminya yang melingkar diperutnya.
__ADS_1
”Bun, jangan gitu dong. Puncak itu dingin lho bun, ayah tidur sama bunda yah, biar bunda nggak kedinginan. “
Arka bungkam setelah kalimat telak yang Aluna ucapkan.
“Tidur di Sofa kamar atau tidur dikamar lain.” Setidaknya dia memilih diam dan tidur sekamar dengan istrinya. Kalaupun Aluna sudah tertidur dia bisa menyusup masuk kedalam selimut istrinya.
Ingat dia tetap Arka yang dulu, Arka yang akan menggunakan segala cara untuk bisa bersama istrinya.
----------
Maaf nih baru muncul lagi. Soalnya Novel ini ada yang lapor pihak Noveltoon / Mangatoon. Katanya hasil plagiat. Jadi pihak Noveltoon sedang menyelidiki masalah ini dan sementara menunggu bukti dari sih pelapor, yang nyatanya sampe sekarang belum mengirim bukti kalau karya ini hasil plagiat.
Bagaimana yang lapor bisa mengirim bukti, toh karya ini memang murni hasil kerja keras saya selaku author Novel ini.
Saya tahu yang ngelaporin pasti salah satu readers saya. Buat yang laporin, terima kasih banyak atas fitnah yang telah kau buat. Pohon memang seperti itu, jika semakin ia tumbuh tinggi, anginnya juga semakin kencang buat jatuhin atau buat dia tumbang.
Buat kalian para readers yang sudah lelah menunggu next chapter Novel ini, alangkah baiknya kalian bisa menghapus novel ini dari daftar favorit kalian, dari pada kalian berdosa jadinya menfitnah orang.
Buat Readers yang masih setia mencintai kelebihan dan kekurangan Novel ini, Karena seminggu waktu mengajar sudah tidak lagi full seperti biasa. maka saya akan berusaha update untuk novel ini seminggu tiga bab. Selasa, Kamis dan Sabtu. Jika saya hutang se bab hari Selasa, maka kamisnya saya bayar dua bab.
__ADS_1
Ini dulu yah. Terima kasih dan Maaf 🙏