Aku Ternyata Sangat Mencintainya

Aku Ternyata Sangat Mencintainya
TIDAK PUNYA HAK


__ADS_3

Fiona kaget melihat dan mendengar Aluna bisa bernyanyi dengan merdu bahkan Aluna bisa bermain musik.


Rencananya untuk mempermalukan Aluna nyatanya gagal. Bahkan semua tamu undangan seperti ikut larut dalam setiap syair lagu yang Aluna nyanyikan.


"Dalam banget yah lagu yang dinyanyikan gadis itu?" Ucap salah satu tamu undangan kepada tamu yang lain dan diiyakan oleh tamu lain yang mendengarnya.


Disaat Aluna bernyanyi Bryan membayangkan semua kenangan indah yang dulu pernah dilewatinya dengan gadis yang menghayati setiap syair lagu yang dia nyanyikan itu. Bryan bahkan tidak mengalihkan sedikitpun pandangannya dari Aluna. Hatinya sakit mendengar setiap syair lagu yang dinyanyikan Aluna. Fiona mencoba untuk menarik Bryan untuk duduk kembali, namun Bryan tetap tidak bergeming.


Setelah Aluna selesai bernyanyi, semua tamu undangan bertepuk tangan kepadanya. Aluna kemudian mulai berjalan kembali menuju tempat duduknya yang semula, namun Bryan yang tidak bisa membendung perasaan rindunya kepada Aluna langsung berlari dan memeluk Aluna.


"Luna aku merindukanmu, sangat sangat merindukanmu. Aku mencarimu selama ini." Bahkan airmata mengalir deras dipipi Bryan ketika mengatakan hal itu. Dia tidak perduli dengan semua mata yang memandangnya sekarang. Dia mengeratkan pelukannya ketika Aluna berusaha melepaskannya. Bahkan Fiona datang menghampiri Bryan dan mencoba membuka tangan Bryan yang dengan erat memeluk Aluna. Tapi usaha Fiona juga gagal.

__ADS_1


Hendra ayah Fiona menjadi marah melihat apa yang dilakukan Bryan. Dia seperti bertanya kepada Indra Wijaya "ada apa ini?" Berbeda halnya dengan Indra Wijaya dan Ningsi yang tahu bahwa gadis itu yang dicintai Bryan selama kurang lebih enam tahun ini oleh anak mereka.


Indra Wijaya dan Hendra pun menghampiri Bryan yang masih memeluk erat Aluna. Sedangkan Fiona hanya menangis dan tetap berusaha membuka tangan Bryan.


"Bryan lepaskan perempuan itu? Jangan membuat malu keluarga kita." Seru Indra Wijaya seperti berbisik kepada Bryan.


Namun Bryan tidak bergeming, Bryan seperti seorang anak kecil yang sementara mempertahankan mainan kesayangannya. Aluna juga berusaha melepaskan pelukan Bryan, namun gagal. Bryan mala menggelengkan kepalanya kepada Aluna agar gadis itu tidak mencoba membuka pelukannya.


"Sepertinya gadis itu pacarnya. Buktinya pria itu tidak ingin melepaskan pelukannya pada gadis itu." Sahut tamu yang lain.


"Lalu kenapa dia menikah dengan perempuan lain, apakah dia terpaksa menikah dengan anaknya paK Hendra?" Ucap salah satu tamu yang ternyata rekan kerjanya Hendra ayah Fiona.

__ADS_1


Hendra dan Indra Wijaya kemudian membuka tangan Bryan dan usaha mereka berhasil. Indra Wijaya kemudian menahan Bryan. Sedangkan Fiona mendekati Aluna dan menamparnya.


"Kau perempuan tidak tahu diri. Kenapa kau berusaha menggoda suamiku? Dimana suami tua yang kau katakan itu? " Seru Fiona. Sedangkan Aluna mencoba pergi dari tempat itu namun tangannya ditahan Fiona.


" Kau berani - beraninya menggoda suami anak saya. Kau perempuan tidak tahu diri. Kau bahkan tidak selevel dengan anak saya. Dasar perempuan murahan." Seru Hendra mengepalkan tangannya. Sedangkan Bryan mencoba melepaskan tangannya dari genggaman ayahnya.


"Jangan sentuh Aluna dan Jangan berani menghina Luna. Luna tidak pernah menggodaku. Aku yang mengejar - ngejar dia. Bahkan sampai detik ini aku masih sangat mencintai dia. " Seru Bryan dengan suara lantang, membuat semua orang yang berada di gedung itu sudah mendapat jawaban dengan apa yang terjadi.


"Bryan diam, tutup mulutmu." Seru Indra Wijaya kepada Bryan.


"Petugas keamanan seret gadis ini keluar dari gedung ini." Seru Hendra kepada petugas keamanan yang bertugas menjaga keamanan pernikahan Fiona dan Bryan. Sedangkan Aluna hanya diam dan berusaha menahan air matanya. Dia tidak menyalahkan Bryan dengan semua yang terjadi. Karena dia tahu Bryan tidak sepenuhnya bersalah. Tidak seharusnya dia datang ke pernikahan itu. Jika dia tahu semuanya akan jadi seperti ini.

__ADS_1


Terlihat dua orang petugas keamanan mendekati Aluna dan baru akan menyeretnya namun langkah mereka terhenti ketika ada suara seorang pria mengatakan " Siapa yang memberi kalian hak untuk mengusir istri saya?"


__ADS_2