Aku Ternyata Sangat Mencintainya

Aku Ternyata Sangat Mencintainya
MENCARI ALUNA


__ADS_3

Pagi hari Bryan akhirnya memutuskan untuk pergi ke rumah Mira karena dia ingat semalam Aluna datang dengan Mira. Jadi Aluna pasti menginap di rumah Mira. Bryan melajukan mobilnya membela jalanan yang sudah mulai ramai dengan klakson kendaraan di sana sini. Dia berharap Aluna masih berada di rumah Mira dan belum pulang kampung.


Lagi - lagi tante Ira yang membukakan pintu untuk Bryan. Tetapi kali ini tante Ira menyambut Bryan tidak se ramah dulu jauh sebelum Bryan mengkhianati keponakannya dan bertunangan dengan gadis lain.


Mau apa kamu kesini?" tanya tante Ira tanpa basi - basi.


"Luna nya ada tante? " tanya Bryan sopan.

__ADS_1


"Kenapa kamu masih mencari Luna? kamu bahkan sudah punya tunangan." Cerca tante Ira kepada Bryan. Seketika Asmita juga keluar melihat siapa yang dimarahi adiknya itu. Bryan kaget melihat Ibu Asmita karena ibu Asmita jarang ke kota. Asmita tetap ramah kepada Bryan walaupun Bryan sudah menyakiti hati anaknya tetapi ibu Asmita bukan tipe orang pendendam beda dengan adiknya Ira.


Bryan seperti tersambar petir ketika Asmita ibu kandung Aluna mengatakan bahwa Aluna sudah berangkat semalam ke Jakarta. Bryan kemudian pamit kepada tante Ira dan juga Ibu Asmita. Kali ini perasaannya benar - benar hancur. Dia melajukan mobilnya seperti orang yang kesetanan, bahkan ada beberapa sopir memakinya.


Sesampainya di rumah dia membanting keras pintu mobilnya, menendang apa yang bisa dia tendang. Dia masuk kedalam kamarnya dan kembali membanting semua barang - barang yang ada di kamarnya bahkan bantal dan selimut pun dibuangnya ke lantai. Tangannya seketika berhenti ketika dia hendak meraih dan akan membanting sebuah bingkai berbentuk kotak persegi berwarna hitam dengan foto gadis cantik memakai kemeja biru navy, celana jeans pendek berpose tangan satu ditaruhnya di pinggang dengan tersenyum manis. Bryan memeluk bingkai foto itu dan dia duduk dilantai samping ranjangnya sambil sesekali mengajak bicara gadis yang ada di foto itu.


Sementara itu Aluna sedang menikmati nasi goreng buatan Santi. Karena hari ini hari minggu jadi Santi tidak pergi bekerja. Dia akan menemani sahabatnya jalan - jalan sekaligus mencari lowongan pekerjaan sekaligus memperkenalkan tentang kota Jakarta.

__ADS_1


Mereka memulai dengan pergi ke Monas. Tempat yang diinginkan Aluna setelah Santi merekomendasikannya.


Keduanya terlihat sangat cantik. Santi yang bekerja di Hotel membuatnya belajar makeup karena tuntutan pekerjaan pada saat pertama kali dia bekerja di hotel bintang lima itu. Santi sangat beruntung karena waktu dia melamar pekerjaan di hotel tersebut manager hotel langsung menerimanya karena banyaknya tamu di hari itu. Akhirnya dia bekerja hingga sekarang karena dia selalu bekerja dengan baik dan jujur. Hari ini dia mendadani Aluna dengan make up tipis yang membuat Aluna semakin cantik.


Santi berharap Aluna menemukan pria baik dan cepat melupakan Bryan kekasihnya. Santi sudah tahu cerita tentang Bryan dan Aluna dari Mira sepupu Aluna.


Keduanya sesekali mengabadikan moment ditempat yang mereka tuju. Aluna terlihat bahagia ketika berada dipuncak monas dan menatap indahnya kota Jakarta dari puncak monas. Setelah puas jalan - jalan dan sudah malam mereka memutuskan untuk kembali ke kontrakan.

__ADS_1


__ADS_2