
Keesokan harinya di sebuah restoran Alex tak sengaja bertemu dengan Leo, Alex yang tadinya tidak menyadari kehadiran Leo pun cuek namun sayang Leo memanggilnya dengan begitu ramah.
"Om Alex." Panggil Leo.
Alex yang saat itu baru saja selesai bertemu dengan klien nya pun terdiam, ia berusaha untuk mengingat kembali siapa lelaki yang memanggil namanya.
"Leo Nathan om, gak mungkin om lupa kan." Ujar nya.
"Oh, Leo apa kabar haha lama kita tidak bertemu." Ucap Alex.
"Kabar baik om, maaf saya belum sempat berkunjung ke rumah om." Ucap Leo.
"Tidak masalah ayok kita duduk dulu, tidak menyangka kalau kita akan bertemu disini." Ucap Alex.
"Baik om, ya saya sudah berusaha menghubungi Freya untuk berkunjung ke rumah om tapi belum ada balasan sampai saat ini." Ucap Leo.
"Freya? Kau menghubungi Freya, jadi kalian masih menjalin hubungan?" Tanya Alex sedikit terkejut.
"Sebenarnya Freya sudah meminta saya untuk tidak lagi mencarinya saat dia mau kembali ke Indonesia, namun nyatanya perasaan saya tidak bisa dibohongi bahwa saya masih mencintai Freya." Ucap Leo, Alex mengerjap mendengar perkataan Leo.
"Leo tunggu sebentar kamu tidak mendengar kabar atau berita bahwa Freya sudah menikah?" Tanya Alex, Leo terlihat begitu terkejut dengan pertanyaan Alex.
"Menikah? Kapan Freya menikah saya tidak tahu apapun tentang Freya." Ucap Leo.
"Bagaimana bisa sementara Freya menikah dengan orang berpengaruh, bahkan semua rekan bisnis saya tahu tentang pernikahan Freya." Ucap Alex.
"Apa?" Sahut Leo, Alex mengangguk membenarkan perkataan nya.
Meskipun ia merasa marah kepada Darren namun Alex tak bisa berbohong jika dirinya juga merasa bangga, ya bangga karena putrinya menikah dengan orang seperti Darren yang dikenal di berbagai kalangan.
"Ya, maaf om kira Freya sudah memberi tahu kamu." Ucap Alex.
"Freya tidak mengatakan apapun, kapan Freya menikah?" Tanya Leo.
__ADS_1
"Tidak lama dia kembali kesini, om juga tadinya tidak menyangka jika dia akan cepat menemukan pasangan hidup." Ucap Alex.
Leo tersenyum getir ternyata niatnya datang ke Indonesia untuk mengejar Freya sia-sia, entah dirinya yang kalah cepat atau memang takdir yang tidak ingin mereka bersatu.
"Ya tidak ada yang menyangka." Ucap Leo.
"Ah maaf Leo, om tidak bermaksud apa-apa hanya saja om begitu terkejut mendengar kalau kamu masih berusaha menghubungi Freya. Mungkin bukan Freya yang tidak menjawab kabar kamu, tapi suaminya yang membatasi akses untuk Freya." Ucap Alex.
Ia tak ingin menjelekkan Darren bagaimanapun kalau Leo tahu siapa suami putrinya Alex pasti akan di anggap hebat, karena Darren berada jauh di atas Leo.
Dengan pertemuan nya dengan Leo membuat Alex berpikir apakah dia harus memperbaiki hubungan nya dengan Darren? Bukan karena Leo, tapi bermasalah dengan Darren membuat Alex kehilangan jejak putri tercintanya.
"Tidak apa-apa om, tapi apakah saya boleh berkunjung ke rumah om?" Tanya Leo.
"Tentu saja kamu bisa berkunjung kapanpun kamu mau." Ucap Alex.
"Baiklah kalau begitu saya permisi untuk pergi lebih dulu om, karena ada beberapa hal yang harus saya kerjakan." Ucap Leo.
"Oh iya silahkan Leo." Ucap Alex.
"Kok gue jadi merinding ya liat om Alex bersikap manis kaya gitu." Lirih Grace.
"Siapa yang manis?" Ucap seseorang tiba-tiba, yang membuat Grace sangat terkejut.
"Ash, pak David mengagetkan saya saja." Gerutu Grace.
"Ya maaf, lagian kamu ngapain disini Grace paket acara ngintip-ngintip lagi." Ucap David.
"Loh harusnya saya yang bertanya kepada bapak, sejak kapan bapak ada disini?" Ucap Grace.
"Oh itu saya baru saja bertemu dengan klien dan tidak sengaja melihat kamu disini, kamu sendiri ngapain disini?" Ucap David.
"Saya disini tentu saja habis makan siang memangnya apalagi." Ucap Grace.
__ADS_1
"Terus tadi siapa yang kamu bilang manis?" Tanya David kepo.
"Apasi pak gak ada yang saya bilang manis, nih jus alpukat manis bapak mau?" Ucap Grace, David mengernyit kenapa Grace jadi cerewet seperti ini.
"Tidak saya tidak suka alpukat." Ucap David.
"Saya gak nanya bapak suka alpukat apa tidak." Dengus Grace, kehadiran David hampir saja membuat Grace berteriak.
Dan jika itu terjadi yakinlah Alex akan menyadari kehadirannya, dan ia akan di interogasi oleh om nya yang dingin dan galak itu.
"Kamu makan siang sendiri lagi?" Tanya David.
"Pak ngasi pertanyaan itu yang berbobot dikit bisa gak? Bapak kan lihat disini hanya ada saya, memangnya siapa lagi yang bapak harapkan? Bapak kan tahu rival saya sudah menikah dengan bos nya bapak." Ucap Grace, David tertawa kecil mendengar Grace menyebut Freya sebagai rival nya.
"CK, ya maaf saya kan tidak tahu." Ucap David, Grace mendengus mendengar perkataan David.
Untung saja David tampan jadi tidak membuat Grace ingin menyumpal mulut nya, coba kalau tidak sudah Grace sumpal mulut David menggunakan tisu yang ada di meja itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Happy reading π€π jangan lupa like komen dan vote nya πβΊοΈ