
Di sebuah restoran saat Freya dan Darren sedang menikmati makanan nya, tiba-tiba saja ponsel milik Freya berdering menandakan pesan masuk.
"Meisya." Lirih Freya, Darren yang mendengar itu pun menatap istrinya.
"Kenapa sayang?" Tanya Darren.
"Ini kak Meisya mengirim pesan." Jawab Freya.
*Pesan chat*
Meisya: Dek kamu dimana dan lagi apa?
Freya: Aku lagi makan kenapa kak.
Meisya: Tadi Daddy datang ke kantor aku, dan Daddy minta tolong agar kamu pergi dari sana sekarang.
Freya: Loh kenapa?
Meisya: Karena Ellen memaksa Ingin pergi berlibur ke sana, dan Daddy meminta aku untuk menghubungi kamu. Daddy tidak ingin kamu dan Ellen bertemu.
Freya: Ellen kenapa sih suka banget ganggu ketenangan orang, gak bisa gitu ya ngasi orang waktu tenang sebentar.
Meisya: Aku sendiri bingung sayang, sudah pokonya aku minta kamu pergi dari sana sekarang. Karena permintaan g*la Ellen membuat Daddy menyewa hotel yang sama juga dengan kamu.
Freya: Gak asik nih begini, pengen banget aku tenggelamkan itu manusia satu!
Meisya: Sangat di persilahkan π
Freya: Ah sudahlah jangan bercanda.
Meisya: Segeralah bersiap-siap oke, lanjutkan acara honeymoon nya.π
Freya: Diam Meisya Gustove.π₯²
Meisya: Why Freya Gustove, ralat Freya Dirgantara gak si sekarang.π
Freya: Cukup!
__ADS_1
Meisya: π π π
Freya pun hanya membaca saja pesan terakhir dari Meisya, Darren menatap wajah kesal istrinya.
"Kenapa, ada apa dengan Meisya?" Tanya Darren, ia menatap Freya dengan serius.
Tanpa menjawab Freya pun menyerahkan ponselnya kepada Darren, melihat itu semua Darren memasang wajah datar nya. Sangat terlihat dengan jelas jika Darren sudah mulai malas dengan kelakuan Ellen, Darren mengembalikan ponsel itu kepada Freya dan langsung menggenggam tangan istrinya.
"Kita pergi sekarang." Ucap Darren.
"H-hah." Balas Freya terkejut, ia pun bangun dari duduk nya dan berjalan mengikuti langkah kaki Darren.
Darren pun masuk kedalam kamar hotel dan merapikan barang-barang nya, namun tiba-tiba pergerakan Darren terhenti karena melihat banyaknya barang milik Freya.
"Ada apa?" Tanya Freya, ia menatap Darren dengan polos membuat Darren tertawa gemas.
"Aku baru menyadari jika barang-barang kamu lebih banyak dari pada barang milikku." Ucap Darren, Freya ikut menatap barang-barang miliknya.
"Lalu bagaimana? Bukankah kita mau membagikan separuh dari barang-barang ini?" Ucap Freya.
"Benar juga, kalau begitu aku akan menghubungi pihak hotel meminta mereka untuk membelikan koper setelah itu kita bagikan ini." Balas Darren, Freya pun mengangguk.
"Kita mau kemana?" Tanya Freya.
"Kita akan pergi ke Kal*mantan." Jawab Darren, sebenarnya ia ingin mengajak Freya berlibur ke luar negeri. Tapi persiapan yang seadanya membuat Darren mengurungkan niatnya, ia akan mengajak Freya ke Kal*mantan saja.
"Ngapain?" Tanya Freya terkejut.
"Tentu saja melanjutkan liburan yang terganggu oleh ibu tiri kamu." Ucap Darren setengah menggoda Freya.
"Cih, mana ada dia itu mantan kekasih kamu." Balas Freya, kini mereka sudah berada di dalam mobil menuju bandara.
"Aku tidak memiliki mantan kekasih." Balas Darren, membuat Freya mencebikan bibirnya.
"Tolong anda ini menolak sadar atau bagaimana?" Ucap Freya, karena gemas Darren pun memeluk tubuh Freya.
"Darren." Pekik Freya, sungguh ia merasa takut karena saat ini Darren sedang mengemudikan mobilnya.
__ADS_1
"Kenapa sayang?" Tanya Darren.
"Jangan seperti ini nanti kamu nabrak." Ucap Freya.
"Enggak dong kamu lupa kalau suami kamu ini jago dalam mengemudi." Ucap Darren.
"Iya jago tapi takdir siapa yang tahu." Ucap Freya, Darren tersenyum ia mengelus lembut kepala Freya.
Dan di tempat lain terlihat Alex yang sedang menatap Ellen, wanita itu terlihat sedang bersiap-siap dan wajah nya terlihat begitu bahagia.
"Kamu terlihat begitu bahagia." Ucap Alex.
"Iya dong mas aku bahagia karena akhirnya aku bisa berlibur sama kamu." Jawab Ellen.
"Kamu bahagia karena mau berlibur bersama ku, atau bahagia karena kita berlibur di tempat yang sama dengan Freya dan Darren?" Ucap Alex, tubuh Ellen seketika menegang ia membalikan tubuhnya dan menatap Alex.
"Kamu ini ngomong apa sih mas, tentu saja aku bahagia karena akan berlibur bersama kamu. Selain itu juga aku bahagia karena mungkin kita akan bertemu dengan Freya disana." Ucap Ellen, Alex diam tak lagi menanggapi perkataan Ellen.
"Yasudah lah terserah kamu saja." Balas Alex, Ellen pun mengangguk dan tersenyum manis.
"Lihat saja kamu Frey aku tidak akan membiarkan kamu bisa berduaan dengan Darren, dia itu milikku setelah anak ini lahir dan aku sudah menguasai seluruh harta Alex akan aku rebut kembali lelakiku." Batin Ellen, ia terus tersenyum manis saat mengemasi beberapa pakaian dirinya dan juga pakaian Alex.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Happy reading π€π jangan lupa like komen dan vote nya πβΊοΈ