
Sementara itu Fira berlari mengejar Gabriel yang pergi ke ruang kerja nya, lelaki itu terlihat sudah tidak mood untuk keluar dari kantor. Kini Fira berusaha merayu Gabriel ia tak bisa membiarkan Gabriel marah, selama ini Gabriel lah yang memenuhin kehidupannya yang mewah. Meskipun berasal dari keluarga yang lumayan kaya Fira lebih suka meminta apa yang ia inginkan kepada kekasihnya itu, bukan apa-apa fira hanya ingin memanfaatkan kebaikan Gabriel lagi pula ia sendiri yakin selain dirinya banyak yang mengincar putra sulung Darren dan Freya untuk dijadikan sebagai pasangan hidup.
"Sayang kamu kok jadi marah sama aku sih, yang salah kan wanita misk*n itu dia yang mengotori baju kamu lebih dulu." Ucap Fira.
"Sebaiknya kamu pulang saja Fir aku sedang tidak ingin diganggu." Balas Gabriel.
"Gak mau aku gak akan pulang sebelum kamu mau memaafkan aku." Ucap Fira.
"Seharusnya kamu minta maaf kepada Kanaya bukan ke aku Fir, yang kamu h*na dan kamu permalukan itu Kanaya." Ucap Gbariel.
"Kamu apa-apaan sih sayang gadis misk*n itu wajar mendapatkan perlakuan sepeti itu dan aku gak perlu minta maaf." Ujarnya.
"Dia punya nama Fira namanya itu Kanaya dan stop buat sebut dia seperti itu." Ucap Gabriel
Sementara itu di kediaman Freya dan Darren terlihat Adisty yang berlari kecil mencari keberadaan mami nya, isetelah menemukan sosok yang ia cari Adisty pun langsung memeluk Freya.
__ADS_1
"Aduh sayang kamu kenapa?" Tanya Freya.
"Mami aku tadi ke kantor kakak dan ada berita heboh mi." Ucap Adisty, Frye pun mengernyitkan keningnya mendengar perkataan Adisty.
"Berita apa sih nak kok kayak penting banget." Ucap Freya tertawa kecil.
"Mi tad pacar kakak ke kantor dan membuat keributan disana." Ucap Adisty.
"Membuat keributan bagaimana?" Tanya Freya yang merasa penasaran.
Adisty pun menceritakan awal kejadian Kanaya yang tak sengaja menabrak dan mengotori pakaian gabriel, sampai Gabriel marah dan menegur Kanaya dan tida-tiba kekasih Gabriel datang mencaci dan mengh*na Kanaya di hadapan para karyawan dikantor sang kakak. Tidak hanya itu Adisty juga menceritakan bagaimana sosok Fira menyiram wajah Kanaya dengan se cup jus yang dipegang oleh teman Kanaya yaitu Lura hingga memuat wajah dan baju Kanaya basah dan kotor.
"Kamu gak bercanda kan sayang?" Tanya Freya.
"Enggak lah mam ngapain aku bercanda, pacar kakak tuh seenaknya saja di kantor aku yakin jika daddy tahu hal ini ia pasti akan marah dan berakhir dengan meminta kakak meninggalkan kekasihnya itu seperti yang sudah-sudah." Ucap Adisty.
__ADS_1
"Ya kan kamu tahu sendiri bagaimana daddy kamu, dia paling tidak suka dengan orang yang suka menghina orang lain apalagi ini karyawannya sendiri." Ucap Freya.
"Lagian kakak kok bisa ya mam dapet pacar kayak gitu, selain itu kakak juga suka sekali ganti-ganti pacar." Oceh Adisty, Freya hanya tertawa mendengar keluhan putri bungsu nya mengenai Gabriel.
"Entahlah mami juga bingung dengan kelakuan kakak kamu." Ucap Freya.
"Kenapa gak mami nikahin aja si mam biar kakak tobat." Ceplos Adisty.
"Heh, kamu kira nikah itu gampang. Lagian mau di nikahin sama siapa kakak kamu itu sama pacarnya yang kamu liat di kantor? Gak ya mami gak mau punya menantu seperti itu." Ucap Freya, Adisty pun tertawa mendengar penolakan sang mami.
.
.
.
__ADS_1
.
.