Antara Cinta Dan Dendam

Antara Cinta Dan Dendam
Epson 69


__ADS_3

Keesokan harinya Freya sudah dalam perjalanan untuk menemui Darren, hari sudah semakin sore namun Freya dan David belum juga sampai ke tempat tujuan.


"Sebenarnya kamu ingin membawa saya kemana David." Ucap Freya.


"Maaf nona jika anda merasa lelah, tapi memang pak Darren menyiapkan tempat yang cukup jauh." Ucap David.


"Freya, panggil saya Freya saja jangan nona." Balas Freya.


"Baik nona." Balas David.


"Freya David." Kesal Freya, David hanya mengangguk saja.


"Tidak tahu saja kau Frey jika Darren tahu bisa di bombardir adikku yang mini ini." Batin David.


Sampai akhirnya mereka sampai di sebuah taman, Freya mengerjapkan matanya kenapa mereka ada di taman. Apakah Darren akan menyuruh Freya berburu kupu-kupu sekarang, tapi ini sudah sore mana ada kupu-kupu di jam segini.


"Ini kita dimana?" Tanya Freya.


"Di taman nona, eh Freya maksud saya." Balas David.


"Saya tahu ini di taman David, tapi maksud saya untuk apa kita kesini? Apakah Darren tidur di taman, tapi uang Darren banyak tidak mungkin kan jika Darren tidak mampu menyewa hotel." Ucap Freya lagi, David ingin tertawa mendengar Freya yang mengoceh sendiri.


"Frey sebaiknya kamu turun sekarang takutnya Darren sudah menunggu lama." Ucap David, Freya pun mengangguk ia keluar dari mobil.


Freya menyusuri jalan setapak kedalam taman itu, yang tanpa Freya ketahui ternyata dibalik taman yang indah juga ada pantai yang terlihat begitu indah.


Kaki jenjang nya berhenti melangkah saat menangkap satu sosok lelaki yang berdiri menghadap lurus ke arah pantai, Freya melihat Darren yang berdiri membelakangi dirinya.

__ADS_1


"Kemari lah." Ucap Darren, ia tahu jika Freya sudah sampai disana.


Dengan sedikit ragu Freya kembali melangkahkan kakinya untuk mendekati Darren, kini Freya sudah berdiri di samping Darren.


"Kenapa kamu minta aku kesini?" Tanya Freya, Darren menoleh dan menatap Freya.


"Ada yang ingin aku bicarakan dengan kamu." Ucap Darren.


"Katakan, tapi sebelum itu aku ingin bertanya kenapa kamu menyebut namaku Freya Dirgantara, bukankah sebelumnya kamu selalu menyebut nama ku Freya Gustove." Ucap Freya.


Darren memiringkan tubuhnya hingga kini keduanya berhadapan, Darren meraih tangan Freya dan menggenggam nya.


"Karena aku ingin kamu menjadi istriku seutuhnya, maaf jika selama ini aku terlalu banyak membuat kamu terluka dan kecewa. Bahkan banyak air mata yang kamu keluarkan karena sikap ku, aku minta maaf Freya. Dan saat ini aku mohon biarkan marga keluarga ku tersemat di akhir nama mu." Ucap Darren.


Freya mematung ia menatap mata Darren mencari kebohongan disana, namun Freya tak menemukan nya. Yang ia lihat hanyalah ketulusan dari mata Darren.


"Aku mencintaimu Freya Dirgantara aku mencintaimu, aku kalah oleh perasaan ku." Ucap Darren, Freya tercengang mendengar kejujuran Darren.


"Bagaimana bisa kamu mencintai aku sementara kamu selalu menghindar dari ku Darren, jangan berbohong lagi." Ucap Freya.


"Aku tidak berbohong Frey, semua itu aku lakukan karena aku bingung mana yang harus aku utamakan antara cinta dan dendam. Hingga akhirnya aku sadar aku mencintai kamu, aku jatuh hati kepada gadis yang selama ini menggangu kehidupan ku." Jujur Darren, air mata mengalir di pipi mulus Freya.


"Maafkan aku honey, aku mohon kita perbaiki semuanya kita mulai semuanya dari awal." Ucap Darren, ia mengecup kening Freya.


"Kamu sungguh-sungguh kepadaku?" Tanya Freya.


"Hmmm, apakah aku harus melamar kamu kembali?" Tanya Darren, keduanya saling menatap dan tersenyum.

__ADS_1


Darren memeluk erat tubuh mungil Freya, dan baru kali ini Darren merasa nyaman dan tidak ingin kehilangan.


"I love you babyh." Bisik Darren.


"Emmmm, i love you to." Balas Freya, Darren tersenyum tipis dan menatap pantai yang indah dengan memeluk tubuh Freya.


Ia berjanji kepada dirinya sendiri tidak akan lagi mengecewakan Freya, Darren sadar mendapatkan Freya itu sangat sulit.


Darren juga akan selalu berusaha untuk melindungi Freya, ia tidak akan membiarkan siapapun menyentuh istri cantik nya.


.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Happy reading πŸ€—πŸ˜‰ jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™β˜ΊοΈ


__ADS_2