Antara Cinta Dan Dendam

Antara Cinta Dan Dendam
Epson 68


__ADS_3

Ellen yang mendengar itu menatap kesal mama nya, ia mengepalkan tangannya dan terus mendengarkan percakapan Freya dan Meisya.


"Mah ini apaan sih masa iya Darren begitu cepat mencintai Freya, dulu saja saat bersama dengan aku tidak secepat itu mah." Kesal Ellen.


"Ellen kamu sabar dulu, mama juga tidak yakin jika Darren mencintai Freya begitu saja." Balas mama.


"Mah aku gak mau lihat Darren dengan wanita lain apalagi dengan Freya, aku gak mau Darren dan Freya bahagia mah." Ucap Ellen, ia pergi dari sana membuat mama menyusul Ellen.


"Ellen tunggu kamu mau kemana nak." Panggil mama.


"Mah aku harus bertemu dengan Darren." Ucap Ellen, perkataan Ellen di dengar oleh Freya dan Meisya.


"Kamu gak akan bisa menemui suamiku Ellen." Ucap Freya.


"Diam kamu Frey." Balas Ellen.


"Loh apa yang aku katakan itu benar, percuma kamu cari Darren ke kantor nya juga tidak akan ketemu." Ucap Freya lagi, kali ini Freya seperti sedang mengejek Ellen.


"Keterlaluan kamu ya Frey, dimana kamu sembunyikan Darren." Ucap Ellen.


"Loh kok sembunyikan sih, aku kan istrinya jadi wajar dong kalau cuma aku yang tahu dimana Darren." Ucap Freya.


"Jangan sombong kamu ya, tidak akan lama lagi kamu juga akan bernasib sama seperti mami kamu. Di campakan dan di selingkuhi." Ucap mama Ellen.


"Ohh benarkah, tapi sayangnya itu tidak akan pernah terjadi. Karena apa, karena saat ini aku akan menyusul Darren yang sedang merencanakan acara honeymoon kami." Balas Freya, Ellen mengepalkan tangannya.


Kini Freya yakin balas dendam yang sesungguhnya bukan menyakiti Darren ataupun orang tuanya, tapi menyakiti orang yang menjadi penyebab kehancuran hatinya.

__ADS_1


"Kau_" Ucapan Ellen terhenti, karena tiba-tiba saja ada suara yang begitu familiar menyebut nama Freya.


"Freya." Ucap Alex, Freya menoleh menatap sang Daddy.


Selain merebut Darren Freya juga harus merebut kembali perhatian Daddy nya, karena dengan itu Freya akan membuat Ellen tersiksa.


"Hai dad." Balas Freya.


"Kamu kesini bersama siapa, Darren mana?" Tanya sang Daddy, ia mendekati Freya dan mencium kening putrinya.


"Aku kesini sendiri, Darren sedang pergi keluar kota untuk urusan bisnis nya. Tapi Freya juga akan menyusul Darren kok dad, kami akan berlibur disana." Balas Freya, Alex tersenyum mendengar perkataan putrinya.


"Wahhh, haha benarkah? Daddy senang mendengar nya, Daddy harap saat pulang nanti kalian membawa kabar baik untuk Daddy." Ucap Alex.


"Benar itu Frey, semoga setelah berlibur nanti status ku berubah menjadi aunty." Ucap Meisya, Freya tertawa ia melihat wajah marah Ellen.


"Ah iya." Balas Alex.


"Nanti dong dad baru juga ketemu, Freya kangen Daddy dan kak Meisya." Ucap Freya, matanya melirik sinis Ellen.


"Haha, baiklah putri kecil Daddy kalau begitu kita mau berbincang dimana?" Tanya Alex, ia selalu bisa memanjakan Freya dan Meisya.


"Tentu saja di gazebo belakang, bukankah kita selalu menghabiskan waktu disana saat masih ada mami. Maka kita ulangi masa-masa itu." Kini Meisya yang bersuara.


"Nah betul sekali kita k gazebo belakang." Balas Freya, mata Ellen terlihat memerah melihat Alex yang pergi bersama Freya sementara Meisya wanita itu berdiam sebentar menatap Ellen.


"Bagaimana Ellen kamu marah? Haha, ini belum seberapa Ellen karena akan aku pastikan jika Daddy hanya milikku dan Freya." Ucap Meisya, ia pergi ke dapur untuk mengambil camilan dan minuman.

__ADS_1


"Kamu ini bagaimana Ellen kenapa hanya diam saja." Ucap mama.


"Aku harus apa mah? Mas Alex begitu menyayangi dua wanita itu." Ucap Ellen, air matanya menetes.


"Kamu jangan mau kalah, Darren sudah berhasil di taklukan oleh Freya. Sekarang kamu akan membiarkan hubungan ayah dan anak itu membaik, jika iya maka posisi kamu akan tergeser Ellen." Ucap mama.


"Aku bingung harus apa, aku saja pusing bagaimana memisahkan Freya dengan Darren. Ini lagi mas Alex bagaimana bisa aku memisahkan ikatan ayah dan anak mah." Ucap Ellen, ia mengusap wajah nya. Predikat Ellen sebagai wanita baik dan lemah lembut hilang sekarang.


Ia justru jadi wanita yang egois, Ellen selalu ingin mendapatkan apa yang dia inginkan dengan mudah.


.


.


.


.


.


.


.


.


Happy reading πŸ€—πŸ˜‰ jangan lupa like komen dan vote nya πŸ™β˜ΊοΈ

__ADS_1


__ADS_2