
"Kak gimana ini Freya mana." Ucap Grace, ia masih berputar-putar mencari keberadaan Freya.
"Freya kamu dimana Frey." Teriak Meisya.
"Ini kebun udah kita jelajahi setengahnya tapi Freya belum ketemu juga." Ucap Grace.
"Grace bisa diam gak si, kamu dengerin itu suara siapa ya kok kaya ada suara yang lagi bertengkar." Ucap Meisya, Grace pun diam dan menajamkan pendengaran nya.
"Itu kayak suara Freya tapi dia bertengkar dengan siapa ya." Ucap Grace.
"Kita ikuti arah suara itu." Ucap Meisya, Grace dan Meisya pun memutuskan untuk melanjutkan mencari keberadaan Freya.
Sementara itu di villa terlihat Darren yang berjalan keluar dari kamar nya dan berpapasan dengan Alex, Darren mencoba untuk menerima Alex sebagai papa mertuanya.
"Darren kamu mau kemana?" Tanya Alex.
"Saya mau keluar dad." Jawab Darren.
"Keluar ngapain?" Tanya Alex lagi.
"Oh itu ada David diluar saya meminta dia untuk menyusul kesini." Jawabannya lagi.
"Oh baiklah kalau begitu, oiya Freya ikut ke kebun strawberry juga?" Ucap Alex.
"Iya katanya pergi dengan Meisya dan Grace." Ucap Darren, mereka berbicara sambil berjalan.
"Ah, benar ternyata." Ucap Alex tersenyum tipis, mendengar perkataan Alex Darren menoleh menatap papa mertuanya.
"Benar apanya?" Tanya Darren.
"Ellen juga ijin pergi ke kebun strawberry katanya Freya yang mengajak Ellen, syukurlah jika mereka bisa akrab Daddy senang mendengarnya." Ucap Alex, kening Darren terlihat berkerut jika memang Freya mengajak Ellen kenapa dia tidak bicara kepada Darren.
"Freya mengajak Ellen?" Tanya Darren.
"Ya, Ellen mengatakan jika Freya dan Meisya pergi mengajak Ellen." Ucap Alex lagi.
"Tapi kenapa Freya tidak bicara jika dia mengajak mama nya." Ucap Darren, ia memperbaiki perkataan nya karena bagaimanapun juga Ellen adalah istri Alex.
__ADS_1
"CK, Darren kamu tak perlu canggung seperti itu. Ellen seusia dengan Meisya kamu tak perlu menyebut Ellen dengan sebutan mama, sama seperti Freya dan Meisya kamu juga bisa menyebutnya hanya dengan nama saja." Ucap Alex.
"Ah, iya maaf maksud saya Freya tidak mengatakan jika dia akan pergi bersama Ellen." Ucap Darren.
"Haha, mungkin Freya lupa biarkan saja mereka menghabiskan waktu bersama." Ucap Alex, Darren pun hanya diam saja ia melanjutkan niatnya untuk menemui David.
"Yasudah kalau begitu saya permisi untuk menemui David dad." Ucap Darren.
"Ya silahkan jika ada apa-apa kabari Daddy." Ucap Alex, Darren pun mengangguk ia berjalan keluar dari villa.
"Lo kemana aja sih ren lama amat." Ucap David.
"Gue habis berbincang sebentar dengan Alex." Ucap Darren, David tersenyum tipis mendengar perkataan Darren.
"Kayaknya sudah ada yang bisa berdamai dengan keadaan nih." Ucap David lagi.
"Lo bisa diam gak, gue lakuin ini untuk Freya bagaimanapun juga Alex itu orang tuanya Freya." Ucap Darren.
"CK, bener juga apa kata orang cinta itu bisa merubah segalanya." Cibir David lagi.
"Lo gak usah banyak ngomong." Ucap Darren.
"Ellen lagi keluar katanya sama Freya." Jawab Darren santai, David mengerjap mendengar perkataan Darren.
"Katanya? Emang Freya gak bilang sama lo?" Ucap David.
"Bilang Freya bilangnya keluar sama Meisya dan Grace, dia gak bilang mau pergi sama Ellen juga. Tapi tadi Alex bilang Ellen juga pergi bersama mereka ternyata." Ucap Darren.
"Ini konsep nya istri dan mantan kekasih akur apa gimana sih ren? Kok gue rada aneh ya Ellen mau jalan sama Freya begitupun sebaliknya, lo lupa kalau Freya benci banget sama Ellen dan Ellen juga benci banget sama Freya." Ucap David.
"Sebenci-benci nya Freya dia gak akan menyakiti Ellen." Ucap Darren, kini kedua lelaki itu duduk di halaman samping villa.
"Ya gue tau Freya masih waras, tapi gue gak yakin Ellen juga waras yang gue tahu apapun akan dia lakukan untuk apa yang dia inginkan." Ucap David.
"Ada Meisya dan Grace yang jaga Freya, bentar lagi juga kita jalan susul mereka." Ucap Darren, ia mengirimkan pesan dulu kepada istrinya.
***Pesan chat
__ADS_1
Darren: Sayang dimana aku susul kamu ya.
Darren**: Sayang hey, aku susul kamu oke*.
Setelah tidak mendapatkan balasan dari Freya Darren pun memutuskan untuk langsung menyusul istrinya, perasaan Darren mulai tidak tenang.
"Kita susul mereka sekarang." Ucap Darren.
"Sudah ada balasan dari Freya?" Tanya David.
"Gak ada tapi kita susul mereka saja." Balas Darren.
David pun mengangguk kedua lelaki itu berjalan menuju kebun strawberry yang dimaksud oleh Freya, David sesekali memejamkan matanya untuk menikmati keindahan alam di sana.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Happy reading π€π jangan lupa like komen dan vote nya πβΊοΈ