Cinta Sang Maharani

Cinta Sang Maharani
Tertangkap


__ADS_3

Di salah satu bilik kecil perkantoran Zi Tech.. Setengah Jam yang Lalu..


Seorang wanita sedang berusaha meng-copy semua file yang berhasil ia dapatkan dengan susah payah setelah bekerja selama beberapa bulan ini di perusahaan raksasa milik keluarganya ini, Perusahaan Zi Technology.


File yang sedikit demi sedikit telah wanita itu ubah rincian datanya, dengan keahlian mumpuni nya di bidang IT.


Wanita itu sedikit merasa cemas jika aksinya ini akan terbongkar. Karena penalti atas perbuatan ilegal nya ini sangatlah mahal.


Telah beberapa kali wanita itu memanipulasi data kepemilikan saham. Ia menggunakan nama orang lain untuk bisa memiliki jumlah saham yang besar diperusahaan Zi Tech ini. Dan kini ia sudah berhasil mengumpulkan 43% surat kepemilikan saham perusahaan Zi Tech menjadi miliknya, meski itu atas nama beberapa orang yang berbeda.


Masih kurang lima persen lagi saja sebelum ia bisa mengakuisisi perusahaan raksasa Zion Tech dari tangan Paman nya. Pamannya adalah pemegang saham terbesar di perusahaan ini dengan kepemilikan saham sebesar 47 persen.


Wanita itu telah cukup lama memanipulasi data keuangan proyek-proyek besar di Zi Tech. Pekerjaannya yang berada di bidang audit keuangan memang sangat mendukungnya dalam melakukam aksinya itu.


Wanita itu berhasrat untuk membalaskan dendam pribadinya pada Paman Zion. Yang sebenarnya merupakan ayah kandungnya sendiri.


Wanita itu diasingkan oleh ayah nya sendiri karena sang ayah tak ingin mengakui dirinya sebagai anak. Ia dibuang ke rumah yatim piatu sejak ia baru dilahirkan. Ia baru mengetahui identitas aslinya manakala ibu kandungnya datang menemuinya di panti, lalu menceritakan kepadanya kisah hidupnya yang tragis.


Setelah mengetahui kisah hidup nya yang sebenarnya, wanita itu lalu bertekad untuk membuat perhitungan dengan sang ayah. Dan akhirnya dengan bantuan ibu kandungnya, ia pun bisa kembali masuk ke dalam lingkup keluarga ayah nya itu secara diam-diam. Meminjam status sebagai anak adopsi dari adik sang ibu.


Wanita itu tak bisa memaafkan Ayah Zion yang telah membuangnya jauh-jauh dari hak nya sebagai seorang anak.


Saat ia baru terlahir, Ayah Zion tak ingin istri sah nya yang telah meninggal mengetahui affair/perselingkuhan singkatnya dengan adik sepupu istrinya sendiri.


'Bukan kah itu pertanda jika ia adalah lelaki pengecut?' pikir wanita itu.


Kembali ke saat ini. Dalam melakukan aksi kriminalnya selama ini sang wanita menerima bantuan dari seorang lelaki bernama Frans.

__ADS_1


Meski merasa tak nyaman setiap kali ia bersama dengan lelaki itu, sang wanita menabahkan dirinya sendiri.


Ada tujuan yang ingin ia raih. Maka cara apapun juga akan ia lakukan demi tujuan yang ingin dicapainya.


Termasuk menyingkirkan satu persatu pesaingnya dalam memperebutkan harta keluarga Zion Tech. Seperti Yuna, Daffa dan juga Marine.


Kini wanita itu hanya harus melakukan beberapa langkah lagi sebelum akhirnya ia bisa menguasai seluruh harta keluarga Zi Tech.


Namun kemudian, tiba-tiba saja, wanita itu mendapatkan info yang sangat penting. Bahwasanya musuhnya, Daffa telah memberi titah untuk menginvestigasi setiap seluk beluk perihal kegiatan rekan nya, Frans Sihombing.


Alarm waspada pun langsung berbunyi di benak wanita itu. Karenanya ia segera menelpon Frans untuk memberikan peringatan pada rekan kriminal nya itu.


"Frans!" Panggil wanita itu tergesa-gesa.


"Kau menggangguku, Sayang! Baru saja aku mau menyantap makan siang ku!" Terdengar ocehan Frans di seberang telepon.


Berkali-kali ia mengamati area sekelilingnya. Wanita itu tadi sudah melipir terlebih dahulu untuk melakukan panggilan telepon ini.


"Apa?! Bagaimana bisa?!" Frans terlihat sangat terkejut dengan apa yang disampaikan oleh orang di seberang telepon.


"Aku juga berhasil mendapatkan info kalau ia mengetahui tempat persembunyianmu saat ini. Sepertinya ia sudah memiliki bukti-bukti perbuatan ilegal mu, Frans. Kau harus segera hengkang dari tempatmu berada, sekarang juga!" Wanita itu memaksa.


"Sial! Keparat itu benar-benar licik! Baiklah, aku akan pergi sekarang juga! Kau juga, jaga dirimu sendiri! aku akan menghubungimu lagi jika situasinya sudah aman!" tutur Frans setengah berteriak.


Dan klik. Sambungan telepon pun terputus.


Namun, tiba-tiba saja wanita itu dibuat terkejut dengan kemunculan empat pria berseragam hitam dengan huruf Z di bagian depan kaos nya. Melihat penampilan keempat orang itu, Sang wanita langsung jadi pucat pasi.

__ADS_1


Wanita itu mengetahui benar, dengan siapa ia berhadapan kini. 'Satuan Keamanan Elit' yang bekerja hanya pada Daffa Scholinszky, bukan pada perusahaan keluarganya.


Keempat orang itu tiba-tiba saja muncul dan menyudutkannya yang telah bersembunyi di salah satu bilik kamar mandi wanita.


Wanita itu tak bisa memikirkan alasan lain dari tujuan orang-orang ini menerobos masuk ke toilet wanita, jika tidak untuk menangkapnya.


"A..apa mau kalian?!" Tanya wanita itu berusaha menenangkan diri.


"Nona Sella Adiwinata! Anda ditangkap atas dugaan melakukan transaksi ilegal menjual aset perusahaan serta manipulasi data keuangan proyek. Anda telah membuat perusahaan mengalami kerugian sebesar seratus dua puluh lima triliyun. Karenanya, Anda harus segera kami bawa untuk kami tindak lajuti!" Papar salah satu pria itu.


Seketika itu juga, wajah Sella yang memang sudah putih, tampak memucat seketika. Ia pun mengetahui bahwa kini, ia telah tertangkap basah atas semua tindakannya selama ini.


Namun Sella masih berusaha mencari celah untuk melepaskan diri.


"Kalian.. kalian tak punya bukti! Jadi jangan menuduhku secara asal!" Bentak Sella pada lelaki yang tadi bersuara.


"Kami memiliki buktinya, Nona. Karenanya silahkan Anda mengikuti kami dengan tenang atau Anda akan kami bawa dengan paksa!" Cecar lelaki yang sama.


Sella terhenyak. Tak lagi mampu tuk berkata-kata. Sampai kemudian, ia teringat dengn sesuatu hal. Bahwa ia masih memiliki ibu nya. Ibu kandungnya itu pasti tak akan membiarkan hal buruk terjadi pada dirinya. Bagaimanapun juga sang ibu telah ikut menikmati uang hasil curiannya selama ini.


"Aku ingin pulang ke rumah dulu. Baru nanti aku akan mengikuti prosedur penyelidikan kalian. Tapi jangan salahkan aku jika sampai bukti kalian tak cukup untuk menguatkan tuduhan tak berdasar kalian itu! Aku akan menuntut kalian berempat!" Ancam Sella berusaha menampilkan diri sebagai korban yang tertuduh.


Mendengar ucapan Sella, salah dua dari empat orang itu lalu saling melirik. Dan, segalanya berlangsung begitu cepat.


Sella melihat seorang lelaki mendekatinya dan membekap mulutnya dengan sebuah kain. Kain yang jelas sekali telah dibaluri oleh cairsn klorin. Sehingga Sella pun pada akhirnya langsung terjatuh pingsan usai mencium aroma bius pada kain yang membekapnya tadi.


Dunia pun seketika menggelap bagi wanita bernama Sella Adiwinata itu.

__ADS_1


***


__ADS_2