
Bismillah.. Mel mulai petualangan kita di negeri Nevarest ya semua..
negeri di mana Tasya dan Daffa berasal.
seperti biasa, mohon saran dan kritikan nya ya untuk next karya Mel..🙏🙏🥰
makasih semua..
berikut preview bab awal season 2 Novel Cisama ya.
Judul nya: RAJA DAN RATU
eps. 1. Awal Perjalanan
Sesosok tubuh pria muda tenggelam dalam lautan. Tubuh nya terombang-ambing mengikuti arus bawah laut secara perlahan.
Di sekitar tubuh lelaki itu cairan merah darah ikut tercecar disapu gelombang air laut. Asal nya dari luka di bagian dada milik lelaki muda itu.
Beberapa kali tubuh itu sempat tersentak. Agak nya maut hanya tinggal berjarak sekian senti saja dari nya.
Tapi, sebuah harapan terakhir dari pemuda itu seolah mengandung magis dari penguasa laut. Karena sedetik kemudian, tubuh lelaki itu seperti meleleh hingga seluruh nya berubah menjadi cairan hitam mengkilat. Seperti aspalt.
Cairan hitam mengkilat itu lalu bergerak menuju satu arah dengan gerakan perlahan dan pasti. Seolah ia memiliki nyawa nya sendiri.
Cairan itu menelusup masuk ke sebuah gua di bawah laut. Di mana gua itu dikelilingi oleh banyak anemon laut.
Sulur para anemon terlihat menjauhi cairan hitam pekat mengkilat itu. Seolah takut pada racun yang terkandung di dalam nya. Sulur-sulur itu lalu membuka dan memberi jalan pada cairan itu hingga ia memasuki gua sempit di balik nya.
Begitu cairan hitam itu melewati lubang, lorong gelap nan panjang pun harus disusuri nya kembali.
Mula-mula nya lorong itu mendatar, hingga setelah panjang yang tak jelas ukuran nya, lorong itu langsung menukik tajam ke atas. Sebuah perasaan gravitasi aneh menahan cairan hitam itu dari melanjutkan pergerakan nya ke atas. Akan tetapi cairan itu tetap saja merangsek maju.
Hingga secara tiba-tiba saja, cairan itu menyembul keluar dari atus air di sekitar nya. Dan ahu-tahu kondisi udara telah berubah menjadi kering.
Tak ada air laut. Tak ada basah. Tak ada pula ikan-ikan.
Pemandangan berubah menampilkan gua kering di pinggir sebuah pantai. Dengan pasir-pasir putih dan bebatuan terjal di sekitaran pantai itu.
__ADS_1
Yang paling menakjubkan adalah, cairan hitam mengkilat tadi tiba-tiba saja kembali berubah menjadi bentuk awal mula nya. Yakni seorang pria muda berwajah oriental.
Pria muda itu masih memiliki bekas luka di bagian dada nya. Meski luka itu kini tak lagi mengalirkan darah merah segar.
Pria itu pun masih tak sadarkan diri. Wajah nya begitu pucat pasi, dengan tubuh yang basah seluruh nya. Salah-salah ia bisa dikira sebagai mayat tenggelam yang baru dibawa oleh ombak ke bibir pantai. Padahal terlihat jelas, dada pria itu masih bergerak naik-turun.
Pria itu masih lah hidup.
***
"Di sana, itu dia vila nya!" Tunjuk Anna ke sebuah vila terbengkalai yang berada di pelosok hutan.
"Benar, Kak. Tasya ingat. Dari sana lah Tasya keluar bersama Zizi.. kamu ingat juga kan, Zi?" Ujar Tasya, kembaran nya Anna.
Tasya mengingat kembali saat ia melintasi dua dunia. Dari Nevarest (negeri asal nya) ke bumi (dunia tempat nya mencari keberadaan Papa dan juga Kak Anna).
Flashback
Tasya mula nya bermaksud untuk menemukan saudari kembar nya yang terpisah sejak mereka berusia 8 tahun di bumi. Karena Bunda nya yang sakit dan merindukan putri sulung nya itu.
Terlebih lagi Tasya tak menyadari adik bungsu nya, yakni Zizi ternyata mengikuti nya pergi ke bumi.
Jadilah akhirnya mereka berselisih jalan. Anna dan Jordan kembali ke Nevarest. Sementara Tasya dan Zizi tertahan di bumi.
Flashback selesai
"Iya, Kak. Zizi ingat. Ini memang rumah nya," sahut Zizi dengan suara pelan.
Dulu sekali, Zizi mengalami gangguan mental. Saat didiagnosa oleh dokter di bumi, Zizi dianggap menderita penyakit schizophrenia. Di mana seringkali penderitanya sulit untuk diajak berkomunikasi.
Tapi sejak kejadian tak sengaja saat Teh Anis menggunakan inner power nya, Zizi tahu-tahu seperti telah sembuh dari penyakit nya itu.
Inner power adalah kekuatan dalam yang hanya dimiliki oleh orang-orang berbakat di dunia tempat negeri Nevarest berada. Ada dua jenis inner power. Yaitu jenis kekuatan fisik, serta kekuatan batin.
Contoh kekuatan fisik antara lain kekuatan otot di atas rata-rata, kekuatan meringankan tubuh, kekuatan menahan panas dan/atau dingin, dan lain-lain.
Sementara contoh kekuatan batin antara lain kekuatan panca indera di atas rata-rata, kekuatan melihat yang tak kasat mata (makhluk metafisik, kejadian masa lalu, kejadian masa lampau), dan lain-lain.
__ADS_1
Setiap kekuatan inner power pun terdiri dari lima tingkat kekuatan. Yaitu tingkat dasar, tingkat menengah, tingkat tinggi, tingkat supra, serta tingkatan ultra-abstrak.
Kelima tingkatan inner power itu bisa dilihat dari warna chi di mata mereka. Chi adalah aura inner power di saat seseorang menggunakannya.
Untuk tingkat dasar, warna chi mata mereka adalah kuning kenari. Tingkat menengah, warnanya hijau cerah. Tingkat tinggi warna chi nya adalah biru. Tingkat supra warna chi nya adalah merah. Serta tingkat ultra warna chi nya adalah putih.
Inner power milik Teh Anis adalah mampu memanipulasi waktu. Dia bisa memperlambat waktu dan mengembalikan nya ke situasi normal nya.
Dan entah oleh sebab apa, Zizi langsung sembuh dari penyakit mental nya itu saat ia menerima efek penggunaan chi nya Teh Anis, saat ia memperlambat waktu. (Baca penjelasan nya di novel Cinta Sang Maharani)
Teh Anis menduga itu berkaitan dengan aliran warna (chi) milik nya yang menyentuh keseluruhan firi Zizi saat itu.
Kembali ke saat ini, di mana kelima orang itu lalu berhwnti tepat di depan pintu masuk villa terbengkalai itu. Di bagian pertengahan pintu, terdapat simbol berbentuk hati dengan lubang di bagian tengah nya.
Dulu, saat pertama kali menemukan rumah ini, Anna pernah mengalami kejadian magis saat ia menyentuh simbol hati tersebut. Di mana Anna mampu melihat kilasan-kilasan peristiwa di masa lampau dan juga masa depan yang tak ia kenali.
"Kita sudah sampai. Jadi apa semua nya sudah siap?" Tanya Anna kepada semua nya.
"Tunggu sebentar! Biarkan saya menyuruh semua penjaga untuk pergi dari sini sekarang juga," ucap Daffa memotong ucapan Anna.
Anna mengangguk, mempersilahkan Daffa untuk 'mengusir' seluruh penjaga yang masih menjaga tempat ini.
Sebelum berbalik pergi menuju salah seorang penjaga yang berpangkat kapten, terlebih dulu Daffa meremas pelan jemari Tasya dan mengecup kening sang istri dengan mesra.
"Sebentar ya, Sayang.." bisik Daffa dengan suara yang masih cukup jelas didengar oleh Anna dan juga yang lain nya.
Seketika itu pula wajah Tasya langsung bersemu merah. Sedikit sebal (tapi bahagia) karena Daffa masih sempat-sempat nya melakukan aksi PDA (public display of affection \= mesra-mesra an) di depan orang lain. Pada akhirnya bumil itu hanya bisa menunduk malu.
Sementara itu Zizi yang sudah terbiasa melihat sikap romantis kakak dan kakak ipar nya itu langsung mengalihkan pandangan nya ke arah pintu. Berusaha mengurangi rasa malu yang mendera Tasya.
Anna menatap bahagia dengan aksi Daffa barusan. Dalam hati nya ia bersyukur karena Tasya telah menikah dengan lelaki yang bersikap baik pada nya.
Tinggal Jason saja yang malah ternganga tak percaya sambil menatap punggung Daffa. Jason tak menyangka kalau dia akan melihat sisi romantis Daffa. Padahal selama Jason mengenal pemuda itu, Daffa terkenak sebagai prince of ice (sang pangeran es).
...
...
__ADS_1