
Sementara itu Maya dan Abraham yang sedari tadi menunggui kedatangan Arthur mulai gelisah .
Maya terus mondar mandir dan sesekali memandangi pintu rumahnya.
"Sayang di telpon aja Arthurnya!" ucap Abraham yang duduk di sofa sambil melihat kearah istrinya.
"Sudah Bram tapi tidak aktif " balas Maya sambil memijit jari jarinya.
"Sayang duduklah tenangkan dirimu Arthur pasti baik baik saja" ucap Abraham menenangkan istrinya.
Maya duduk di dekat suaminya itu tapi hatinya tetap gelisah memikirkan Anaknya
Abraham yang kasihan melihat istrinya gelisah kemudian mengambil handpone dalam saku celananya dan menghungi seseorang .
"Hallo Andy kamu di mana sekarang? ucap Abraham setelah tersambung dengan Andy.
"Aku di luar kota Bram ! memangnya kenapa ? ucap Andy
"Aku mau tanya tentang Arthur kok jam segini Arthurnya belum pulang juga" balas Abraham .
"Harusnya si sudah pulang sedari tadi! entar de aku hubungi Susi dulu nanti aku hubungi kamu lagi gimana? ujar Andy .
"Iya trimah kasih Ndy aku tunggu ya kabar dari kamu ! balas Abraham dan memutuskan panggilan telponnya.
__ADS_1
"Tenangkanlah dirimu sayang ! Andi akan memberi kabar pada kita " ucap Abraham sambil membelai rambut istrinya.
Maya mengangguk kecil dan mulai menenangkan dirinya .
Tidak lama kemudian handpone Abraham bergetar .
"Hallo bram ucap Andy di ujung telpon.
"Kenapa Ndy apa ada kabar mengenai Arthur?balas Abraham .
"Arhur Bram ....Susi bilang Arthur terluka dan Ryo membawahnya kerumah sakit! Tadi Susi ingin mengabari kalian tapi dia tidak mempunyai kontak kalian." ucap Andy lagi .
"Apa Terluka ?.....dan Ryo membawah Arthur kemana? " ucap Abraham dengan nada sedikit membentak dan berdiri dari tempat duduknya .
"Susi juga tidak tau bram ..yang pastinya Susi bilang Dia mendengar Ryo menyebut rumah sakit" ujar Andy.
"Sayang Ayo kita cari Arthur kata Andy dia terluka dan Ryo membawahnya di sebuah rumah sakit dekat cafe" ucap Abraham sambil memasang jaket kulit di badanya.
"Terluka ?..Ryo?" ucap Maya begitu panik .
"Iya sayang nanti Babang ceritain di atas mobil kita harus segera menemuka Arthur dulu " Ucap Abraham menarik tangan Maya menuju kearah mobil.
Abraham menjalankan mobil dengan lumayan kencang menujuh ke Arah rumah sakit kekitaran cafe. Tiba tiba ia mengingat nama seorang yang bisa memberikan informasi tentang keberadaan Ryo.
__ADS_1
Abraham kembali merogoh isi kantongnya dan mengeluarkan handpone miliknya .
"Hallo Leon kau dimana sekarang ? ucap Abraham sambil fokus menyetir kendaraanya.
"Saya di rumah Tuan! Apa ada yang bisa saya bantu" Ucap Leon di ujung sana .
"Tolong telpon Ryo sekarang dan tanyakan keberadaan dia dimana !" ucap Abraham lagi kepada Leon .
"Memangnya ada masalah Apa Tuan sehingga menyuruhku menghubungi Tuan Ryo" ucap Leon penuh dengan pertanyaan .
"Kepoooo.....! ucap Abraham sembari memutulkan sambungannya dengan Leon.
Tidak beberapa lama kemudian Handponenya berbunyi.
"Hallo sudah dapat lokasih Ryo" ucap Abraham pada si penelpon.
"Sudah Tuan! beliau sekarang di rumah sakit pratama jaya sakti " ujan Leon .
"Trimah kasih Leon atas bantuanmu kali ini" ucap Abraham .
"Sama sama Tuan " balas Leon dan memutuskan sambungan telponya dengan Abraham
Maya hanya terdiam Ia terus memikirkan anak semata wayangnya itu. bagai mana dengan Arthur? apa dia baik baik saja? itu yang kini ada dalam pikiranya.
__ADS_1
Mobil Abraham melaju dengan kecepatan tinggi membelah gelapnya Malam ibu kota.
👉Three up hari ini semoga dapat juga jempol dan vote yang banyak Malam ini....vote, like, coment masih di tunggu trimah kasih...buaaanyak