
"Sial ! sudah berapa perusahaan kudatangi belum ada juga yang mau menerimaku ...sial sial..." ujar arthur sembari mengusap kepalnya dengan kasar .
karna hanya lulusan SLTA maka perusahaan menolaknya padahal artur gak ada niat juga duduk di kantoran ia hanya berharap bisa jadi clening service di sebuah perusahaan agar ia dapat membantu perekonomian keluarganya tapi naas penolakan bertubih - tubih diterimanya .
"TUHAN kenapa Engkau tidak menyisihkan satu pekerjaan halal buatku ..aku hanya ingin nenek dan ibuku tidak kesulitan mencukupi kebutuhan keseharian kami ! Apa permintaanku ini berlebihan buatMU TUHAN ? ucap arthur lagi sambil menyeka bulir bulir air mata di pipinya
artur berjalan di bawah terik matahari entah kemana lagi dia mencari pekerjaan
siang berganti sore sorepun berganti malam membuat wajahnya yang tampan di penuhi bulir bulir keringat .
Arthur kini duduk di pinggiran taman memandangi gedung - gedung perkantoran yang menjulang tinggi bak ingin menggapai langit.
sesekali dia meminum minuman kaleng yang di beli di pinggiran jalan tadi.
" Hah sial ..teriaknya memecah keheningan malam. ! AKu harus kembali aku takut nenek dan ibiku mengomeliku lagi " ucap arthur.
Artur beridiri dan beranjak dari tempat duduknya ..dia berjalan sempoyongan menuju ke arah rumahnya yang berjarak 2 km dari tempatnya kini . sesekali artur meneguk minuman kalengnya .
"minumannya habis ..padahal masih haus ..." ucapnya sambil melemparkan asal kaleng kosong tersebut
"bruck............
suara nyaring dari kaleng yang dibuangnya tadi membentur benda padat .
" Ah gawat ..nich..! baiknya aku lari saja sebelum terjadi masalah " ucapnya yang siap siap ingin kabur .
Belum sempat melangkah Artur di hadang dua bodyguard yang berperawakan bak moster
__ADS_1
dan menangkap kedua tanganya sisi kiri dan kanan kedua bodyguard itu memegangi bak pencuri yang telah melarikan uang milyaran rupiah.
" kau tau apa kesalahanmu ..kata pria yang masih dalam mobil.
Artur cuman diam bulir bulir keringat dingin keluar dari tubunya ..wajanya yang putih nampak memerah sakin takutnya .
" kenapa diam " ujar pria dalam mobil itu membentak Arthur .
karena tidak ada jawaban dari artur pria tersebut membuka pintu mobilnya dan mendekatinya
plack ...plack ...plack..
Tiga pukulan mendarat di wajahnya
:Ayo jawab kamu bisu ya ..." ucap pria yang di yakini bos dari dua bodyguard yang sedang memegangi pergelangan tangannya .
Artur hanya diam terpaku wajah ketakutanya sangat nampak disana .
pluck ....
Cairan merah mengalir dengan sendirinya keluar dari lubang hidung Arthur
"Aduh.. Amp...umpun TUAN" ucap Arthur meringis kesakitan .
sementara kedua bodyguard itu memegangnya sekuat tenaga agar anak itu tidak sampai jatuh tersungkur..
"Maafkan saya TUAN saya benar banar tidak sengaja melemparkan bekas minuman ke mobil TUAN "jawabnya sambil meringis kesakitan .
__ADS_1
"Tidak sengaja katamu " ucap Ryo sambil melayangkan lagi pukulan ke perut Arthur
yang membuat empunya tubuh kesakitan tiadatara" aduh ....." hanya kata itu yang bisa keluar dari mulutnya .
"Hay gembel jangan coba coba cari masalah denganku atau seluruh keluargamu dan binatang peliharaanmu melebur jadi debu." ucap Ryo membentak Arthur
Arthur hanya mengangguk dia tidak mampu lagi mengeluarkan suara dari dalam tenggorokanya ..
"Lepaskan dia " ucap Ryo sambil beranjak meninggalkan tempat itu.
"Baik TUAN RYO ." ucap kedua bodyguard itu
kedua bodyguard itu melepaskan Arthur hingga Arthur jatuh dilantai .
Tidak berapa lama mobil yang digunakan Ryo meninggalkan tempat itu
Arthur yang merasa kesakitan berusaha untuk bangkit dan berjalan .
hidung dan mulutnya berlumuran darah
Arthur mencoba berjalan sambil memegangi perutnya yang sakit ..
"TUHAN ...kenapa cobaan bertubi-tubi kau hadiahkan kepadaku ...kenapa TUHAN kenapa..." ucapan itulah yang keluar nyaring dari dalam mulutnya .
" Ryo ..." ucap Arthur dengan wajah memerah di sertai senyuman sinis .
👉Kawan kawan tinggalin jejak ya
__ADS_1
like, coment ,favorite ,vote ....makasih.
Â