
Satu minggu telah berlalu setelah kejadian di cafe kini Arthur kembali dengan Aktifitas seperti sediakala yaitu bekerja di cafe Andy .
Beda lagi halnya dengan Maya wanita cantik itu sedang bersiap siap ke AMANDA grup karna ada masalah di perusahaan tersebut .
Maya kini memakai Rok hitam di padukan dengan kemeja lengan panjang berwarnah biru muda semakin menambah daya tarik kepada setiap mata yang memandangnya .
Jonathan yang sedari tadi menunggunya di teras sambil menikmati secangkir kopi panas yang di sediakan oleh Naomi .
Tidak lama kemudian dari arah pintu Maya sudah keluar dengan menenteng sebuah tas berwarna putih di tangannya .
" Pagi Jo ! apa kita sudah bisa berangkat sekarang " ucap Maya menyapa Jonathan yang masih asyik memandangi bunga bunga ditaman sambil menikmati secangkir kopi.
Mendengar suara Maya Jonathan sontak berdiri dan memberi hormat .
" Pagi Nyonya ! Ia saya sedari tadi sudah siap " ucap Jonathan masih menundukkan kepalanya .
"Kalau begitu Ayo kita berangkat " ucap Maya sambil melangkah ke arah mobil diikuti oleh Jonathan di belakangnya .
Jonathan mengemudikan mobilnya dengan kecepatan sedang dan tetap fokus kearah depan , sedangkan Maya yang duduk di belakang Jok asyik memandangi map yang berisi beberapa helai kertas di dalamnya .
Tidak butuh waktu lama kini kendaraan mewah yang mereka tumpangi tiba di halaman AMANDA grup kantor termegah dan terbesar di kota itu .
Jo mematikan mesin mobilnya dan berlari kecil membukakan pintu buat Maya .
" trimah kasih Jo " ucap Maya singkat .
__ADS_1
"sama sama Nyonya " balas Jonathan balik.
Keduanya Memasuki kantor tersebut . para karyawan tertunduk memberi hormat dan sapa kepada mereka berdua.
"Pagi Nyonya ! pagi Tuan " ucap seorang wanita yag sedang bertugas di meja Resepsionis kala itu.
"Pagi ucap Maya sambil tersenyum manis .
Maya memperhatika Jonathan dengan seksama akhirnya ..
"pagi " ucap Jonathan dengan nada bas khas pria dewasa.
" Akhirnya kau berubah secretaris jonathan ucap Maya tersenyum sambil meneruskan langkahnya .
Jonathan hanya tersenyum senyum sendiri ada rasa legah dihatinya setelah menjawab sapaan dari karyawan lain .
Tidak butuh beberapa menit saja kini mereka tiba di lantai dimana ruangan Abraham berada dan Maya melangkahkan kakinya menuju ruang dimana Abraham sedang berada saat itu.
Setelah tiba di depan bilik kerja Abraham , Jonathan dengan sigap mengetuk daun pintu tersebut .
"Silahkan masuk " ucap pria yang ada di dalam sana, siapa lagi kalau bukan suara milik Abraham .
Maya dan Jonathan melangkah masuk dan mendapati Abraham sedang duduk di kursi kebesarannya .
" Pagi Bram " ucap Maya pada Abraham
__ADS_1
" Pagi sayang " ucap Abraham sambil mendongakkan kepalanya .
" ii......Apa shi " ucap Maya memprotes ucapan Abraham yang memanggilnya sayang .
"Terus Babang panggil apa dong " ucap Abraham senyum senyum .
" Panggil Maya saja " ucap Maya singkat .
" Baiklah Ade Maya " ucap Abrsham lagi sambil berdiri mendekati Maya .
" Terserah kau dhe Bram Apa yang membuatmu nyaman " ucap Maya pasrah .
" Gitu aja ngambek ! silahkan duduk Ade Maya " ucap Abraham mempersilahkan Maya untuk duduk .
"Trimah kasih bram " sambut Maya .
Jonathan hanya terdiam terpaku melihat tingkah lakuh kedua majikannya itu.
Maya membuka tasnya dan menyerahkan sebuah map berwarna merah berisi beberapa document penting .
Abraham mengambil dan membukanya , tidak beberapa menit menutupnya kembali.
"Seperti yang Maya lihat disana ada yang coba coba menggelapkan dana perusahaan tapi jangan kuatir ! masalah itu sudah aku serahkan kepada secretaris Jonathan dan secretaris Leon untuk melacaknya siapa dalang di balik ini semua " ucap Abraham sambil memandang lekat kearah Maya .
Maya merasa kikuk dengan pandangan tajam Abraham .
__ADS_1
" Bram jangan memandangku selekat itu ! bisa bisa kau membuatku benar benar jatuh cinta kepadamu " ucap Maya dalam hati .
👉Budayakan vote , like nya ya kawan kawan maksih ...