
Ryo masih sangat kesal , semua kata kata Abraham seakan akan menikan jantungnya ,
viona sedari tadi di sampingnya mengelus lembut pundaknya untuk menetralkan emosinya.
Ryo beranjak duduk di kursi kebesaranya sebagai CEO sedangkan viona sembari duduk di sampongnya .
Mata Ryo terus tertuju ke arah Abraham , masih ada emosi membakar di dalam dadanya .
sedangkan yang ditatapnya hanya cuek seolah olah tak terjadi apa apa.
Denting jam di ruangan itu memecah keheningan diantara mereka , satu demi satu para pemegang saham kini duduk di kursi mereka masing masing .
"Pagi TUAN TUAN dan NYONYA sekalian , kami selaku pantia acara rapat tahunan dan sekaligus pemiliha CEO baru di AMANDA GRUP .
mengucapkan trimah kasih sebanyak banyaknya Atas kesediakan TUAN TUAN dan NYONYA NYONYA menghadiri acara ini"
untuk mempersingkat waktu mari kita sambut satu dua kata dari TUAN RYO sebagai CEO di perusahaan ini" ucap Leon secretaris pribadi Ryo.
__ADS_1
"Trimah kasih sebelumnya kepada rekan sejawat atas partisipasinya yang sangat besar untuk menghadiri rapat sekaligus pemilihan CEO tahun ini ..untuk memper singkat waktu tolong saudara Leon membagikan kertas ini kepada mereka semus" ucap Ryo memberi sambutannya "
Tidak makan waktu lama Leon membagikan perlembar kertas untuk para tamu yang hadir , dan kembali berdiri tepat di belakang Ryo.
"Bapak bapak sekalian bisa lihat sendiri , saya sebagai CEO dan para karyawan di AMANDA grup , telah bekerja sangat keras untuk memajukan perusahaan yang kita cintai bersama ini...
buktinya kurva keuntungan perusahaan ini makin tahun makin melonjak naik ..." ucap Ryo sembari melebarkan senyumnya .
Para pemegang saham masih terus menatapi dan mempelajari isi dari kertas tersebut , mereka dengan detail melihat apa yang telah tertera disana
"Tapi tahun lalu keuntungan perusahan kita menurun derastis , walaupun tahun ini kita akui ada kenaik sedikit , Akan tapi tetap kalah di tiga tahun yang lalu, jadi AMANDA grup masih belum sepenuhnya stabil ditangan pak RYO , tidak seperti pada waktu NYONYA AMANDA YANG JADI CEO nya "ucap pak hendra pemegang saham yang termaksud kategori besar.
"Sial !" bandot tua ini menjatuhkan wibawaku
dipemegang saham yang lain " ucap Ryo dalam hati , tapi tetap memasang ekspresi tenang .
" Ken'na ... loe ha ha ha .." ucap abraham dalam hati sambil senyum senyum penuh arti .
__ADS_1
Ryo merasa sedikit terpojok langsungsung angkat bicara .
" IYA betul , ada sedikit penurunan di tahun lalu , tapi bapak bapak juga tidak pungkirikan!" semenjak saya jadi CEO menggantikan TUAN TEOS yang tak lain adalah Ayah saya , peningkatan pendapatan perusahaan kita ini , mulai merangkat naik , jadi bila saya terpilih jadi CEO lagi , maka saya berusaha memberikan yang terbaik." kata Ryo membela diri.
Para pemegang saham hanya diam ada yang mengangguk ada yang cuma memasang ekspresi datar, mereka kini bergulat di pikiranya masing masing
"Apa masih ada yang mau ditanyakan atau memberikan masukan , agar kedepanya perusahan yang kita banggakan ini akan akan lebih baik lagi" ucap ryo memecah keheningan.
Suasana kembali mencekam..para pemegang saham cuman saling memandangi.
" Oke...TUAN TUAN dan NYONYA NYONYA yang terhormat kalau tidak ada lagi yang mau dibahas di rapat tahunan kali ini , maka mari kita tinggalkan dan kita menuju ke acara kedua yaitu pemilihan CEO" ucap Leon memeca keheningan .
Semua pemegan saham kini mulai tegang , mereka kini harus memberikan suaranya kepada orang yang benar benar bisa membawa perusahan AMANDA GRUP ke tingkat yang lebih baik .
***Hay para raiders udah up lagi nich makin seru khan ..pastinya dong ..
sekaran saatnya para raiders memainkan jari - jari manisnys juga untuk memberi like , coment , dan favorite..yang banyak ya trimah kasih ..
__ADS_1
@bersambung***@.