DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
191. CANGKANG KURA KURA.


__ADS_3

Naomi begitu gencar melakukan seranganya terhadap Jonathan.Mulai bibir, wajah dan telinga menjadi sasaran empuk baginya


Jonathan tidak bisa berkutip sama sekali. Kedua tanganya di pegangi oleh Naomi sehingga membuatnya pasrah.


Tidak hanya sampai disitu saja, Naomi menarik keras baju kemeja melik Jonatan hingga semua kancing bajunya terlepas entah kemana.


Kini dada bidang Jonathan yang ditumbuhi buluh bulu halus terlihat sangat menantang, membuat Naomi membenamkan wajahnya disana.


Ciuman membuat Jonathan seperti ikan yang kehabisan Air. Terkelepak kelepak penuh kenikmatan.


"Sayang ......" ucap Jhonatan membanting tubuhnya kekiri dan kekanan.


Setelah puas menyentuh tubuh Jonathan Naomi beralih ke bagian bawah


"Suamiku ekor depanMu sudah menyala" ucap Naomi.


"Itu semua salahmu sayang ....kepala kura kura milik suamimu mulai bangun dari tidur panjanya." ucap Jonathan.


"Kura kuranya masih muda atau sudah tua suamiKu" ucap Naomi memandangi wajah Jonathan.


"Kau lihat sendiri saja sayang....walau suamimu ini sudah terlihat tua tapi kau pasti kaget melihat kura kuranya. masih umur 20an tahun. Umur boleh tua tapi yang itu tetap muda" ucap balas jonathan.


Naomi segera membuka ikat pinggang Jonathan. Dan seketika


matanya melotot.

__ADS_1


"Apa Aku boleh menyentuhnya Jo" ucap Naomi menatap mata Jhonatan.


"Silahkan sayang ," ucap Jonathan.


Tanpa aba-aba lagi Naomi pun segeea bergerak.


"Sayang ....." ucap Jonathan


Kedua mata manusia parubaya itu melotot menahan mengarungi mahtera luas yang tak bertepi.


"Heemmmm...." ucap Jonathan dan Naomi secara bersamaan.


Entah sudah berapa lama mereka mendayung hingga keduanya terhempas karena kecapean.


Jonathan tidak menyia nyiakan kesempatan itu. Dia terus mendayung memutari samudra dengan Naomi sebagai penunjuk jalan. Sesekali mereka menatap tanpa arti. Hingga akhirnya mereka terjatuh dan terhempas secara bersamaan.


"Sayang Aku sudah tidak sanggup mendayung tenagaku sudah habis," ucap Naomi membelai rambut putih Jhonatan.


"Aku juga. Sekarang kita sama-sama mendayung ya, " ucap Jonathan mempercepat dayungan perahunya diikuti oleh Naomi


Keringat demi keringat keluar dari tubuh mereka hingga, Jonathan dan Naomi bersamaan mengeluarkan bersuara panjang menandakan kalau mereka berdua sudah sampai dan sudah bersandar pada pulau yang mereka tuju selama ini.


"Trimah kasih Istriku ..ucap Jonathan membelai lembut wajah Naomi.


Naomi hanya tersenyum sambil membelai kembali wajah Jonathan yang di penuhi dengan butiran keringat.

__ADS_1


"Sayang apa kau ingin mandi bersama" ucap Jonathan membelai wajah Naomi.


"Kau duluanlah sayang ..Aku masih sangat lelah sehabis perjalanan panjang ini" balas Naomi.


"Baiklah sayang ...kalau kau berubah pikiran nantinya, kau boleh menyusul suamimu ini kedalam sana" ucap Jonathan cengegesan.


"Heem...." Balas Naomi.


Jonathan turun dari pembaringan tapi sebelumnya Ia mencium lembut ubun ubun milik Naomi.


Jonathan melangkah kearah pintu bilik kamar mandi. Tetapi, belum juga Ia menginjakkan kakinya di bilik kecil itu Naomi memanggilnya


"Kau mau kemana?" ucap Naomi menatap kearah Jonathan.


Jonathan sontak berhenti dan berbalik badan.


"Mau mandi sayang .....apa kau mau ikut denganKu" ucap Jonathan.


"Ah kau ini! Ini Ambillah kasihan kura kuramu ketinggalan cangkangnya" ucap Naomi sembari melemparkan celana kearah Jonathan.


Jonathan menangkapnya dan melanjutkan niatnya masuk kedalam kamar mandi.


"Terima kasih TUHAN karena ENGKAU telah menyatuhkan kami,".


👉tetap beri like, coment, vote dan rate bintang lima ya ....jangan pelit dong gratis kok....makasih.

__ADS_1


__ADS_2