DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
126. M3MBL3


__ADS_3

Pagi pun tiba! Maya terbangun dari tidurnya karena sinar matahari menembus masuk lewat jendela yang terbuat dari kaca menyinari wajahnya.


"Humm......" Gumamnya sambil merentangkang tanganya ke atas.


Abraham sebenarnya sudah dari tadi terbangun tapi Ia malas untuk bangun dari tempat tidurnya.


Maya bangkit dari tempat tidur, tubuhnya polos tanpa satu benang pun menutupi tubuhnya. semalam Ia hanya memakai selimut tanpa berpakaian sedikitpun karna Abraham melempar pakaiannya Entah kemana.


Maya mengambil handuk putih bekas Abraham semalam. setelah membalut tubuhnya dengan handuk Maya berlari kecil memasuki kamar mandi.


Abraham hanya cengengesan melihat tingkah laku istrinya itu, ingin sekali Ia memangsanya kembali tapi Ia tahan karena kasihan kepada Istrinya, semalam entah berapa banyak Ia menyomprotkan benihnya kedalam rahim istrinya itu.


Tidak Lama kemudian Maya sudah selesai dengan rutinitas mandinya, Ia melangkah keluar dari kamar mandi dan menuju lemari pakaian untuk mengambil pakaianya.


Setelah dianggapnya pas Maya masuk dalam ruang ganti yang masih ada dalam kamar itu juga.


Tidak memerlukan waktu lama Maya keluar dari bilik ganti dan menuju ke arah tempat tidur dimana Abraham sedang pura pura tidur.


"Bangun sayang .." ucap Maya sambil menggoyang goyangkan tubuh Abraham .

__ADS_1


Bukanya bangun Abraham malah melingkarkan tanganya ke arah tubuh Maya.


"Lepaskan Bram ..." ucap Maya sambil memkul mukul tubuh suaminya.


Abraham bukanya melepaskanya Ia malah membanting istrinya ke kasur sambil cengegesan.


"Sayang satu kali lagi ya .." ucap Abraham sambil mengunci tubuh Maya dari belakang


"Ah saya tidak mau ..semalam bentuknya sudah M3mble karena ulahMu yang tidak mau berhenti dan kalau kamu tambah pagi ini saya tidak tau lagi bentuknya sudah seperti apa nantinya" ucap Maya yang terus merontah dalam pelukan Abraham.


"Ah masa Shi coba Babang lihat! takutnya ada sesuatu yang menjanggal dari dalam sana! " ucap Abraham dengan sorot mata yang sangat serius menatap Istrinya.


"Mana mungkin seperti itu! cuman pinggir pinggirnya doang kok yang bengkak yang lain masih mulus" ucap Maya dengan polos


Abrahan seketika mengkerutkan dahinya dan menampakkan wajah yang sangat serius.


"Na itu yang Babang maksud sayang sedikit memble dan bengkak bukan? kalau Kau tidak percaya mari kita lihat bersama" ucap Abraham tanpa mendengar persetujuan dari si empunya.


Maya merotasikan kedua biji matanya melihat tingkah suaminya itu. Maya seketika melayankan bantal ke arah kepala milik abraham.

__ADS_1


" Awww...ee......" ucap Abraham pura pura kesakitan.


"Rasain ... Bangun dan mandi cepat " ucap Maya sambil menjewer telinga milik Abraham .


"Iya ..lepasan dulu sakit sayang" ucap Abraham sambil mencoba melepaskan tangan Maya dari ujung telinganya.


Setelah benar benar bangun dan turun dari tempat tidurnya Maya baru melepaskan jeweranya.


Tiba tiba matanya melotot ketika melihat suaminya itu.


Ia baru sadar kalau handuk yang di gunakan Abraham semalam sudah Ia simpan di keranjang pakaian kotor setelah Ia selesai menggunakanya tadi.


"Astaga Bram ....itu.." ucap Maya segera menjauh dari tubuh suaminya.


Abraham cengegesan dan terbahak bahak sendiri melihat tingkah Maya yang sempat menunjuk.


"Ini semua gara gara kau sayang," ucap Abraham sambil menggaruk garuk kepalanya memasuki kamar mandi


👉tetap like,coment , vote ,dan follow serta favorite ya teman teman makasih.

__ADS_1


__ADS_2