
Sementara itu di kediaman naomi maya masih enggan melepaskan tubuh arthur dari genggamanya. maya terus menerus memegangi lengan arthur sampai masuk kedalam biliknya .
Setelah berada di dalam bilik maya membatu arthur duduk diatas tempat tidur dan menyandarkanya di kepala tempat tidur tersebut .
" Nak kamu mau apa biar ibu ambilkan " ucap maya sambil mendudukkan tubuhnya di kursi yang sudah dari tadi ada di pinggiran tempat tidur .
" boleh ibu ambilkan segelas sirup ! arthur haus " ucap arthur tampa memandang ke arah maya .
" iya boleh ..tunggu sebentar ibu akan mengambilkan untukmu " ucap maya sambil berdiri dan melangkah keluar kamar .
Bayangan bayangan ryo membuat mata arthur memera ia mengepalkan tanganya dan memukul mukul pantal yang ada di pangkuatnya " kenapa b4jingan itu yang menjadi ayahku " ucapnya .
Dendamnya kepada ryo sudah merubahnya menjadi iblis , anak yang dulunya polos , ceria dan berhati lembut kini merubahnya menjadi moster menakutkan .
Tidak begitu lama maya masuk membawah nampang berisi segelas sirup dan satu tuples cemilan .
melihat ibunya masuk membuat perubahan mimik wajah arthur yang tadinya sangar kini berubah jadi datar kembali . sudah di pastikan bahwa dendamnya terhadap ryo sudah tidak bisa pudar diingatanya.
" Nak ini silakah minum " ucap maya sambil meletakkan nampang itu diatas nakas
" trimah kasih bu " ucap arthur mengambil gelas berisi sirup dan meminumnya .
__ADS_1
Suasana kini hening .maya menatapi anaknya dengan rasa ibah , apa yang dialami arthur akhir akhir ini membuatnya kwatir akan berpengaruh pada kejiwaan arthur.
" Nak apa kau tidak mau tau tentang keluarga nenek AMANDA " ucap maya memecah keheningan .
Maya mengatakan nenek AMANDA karna tidak mau menyebut nama ryo di hadapan arthur . maya takut arthur akan kembali diam bila menyebut nama ayahnya itu .
" Aku tidak peduli Bu tentang mereka dan mereka itu bukan arthur " ucap arthur dengan rada emosi .
melihat perubahan arthur , maya langsung menghentikan ucapanya mending diam dari pada membuat mood anaknya semakin kacau .
Dari arah pintu yang terbuka terlihat seorang pria tampan brewokan berpakaian lengkap berdiri di depan pintu sebelum memasuki ruang tersebut mengetuknya terlebih dahulu dan mengucapkan salam .
" siang bram , siang ayah " ucap mereka bersamaan .
Abraham mendekati arthur dan duduk di atas pembaringan sambik mengantung kaki panjangnya ke arah bawah .
Abraham langsung menghamburkan pelukan kepada arthur dan disambut pelukan balik oleh arthur.
melihat hal itu maya berdiri dan meninggalkan mereka berdua maya yakin abrahanlah obat satu satu arthur untuk saat ini.
" Nak bagai mana keadaanmu " ucap abraham sambil melepaskan pelukanya terhadap arthur .
__ADS_1
" Baik ayah " ucap arthur datar .
" tega sekali ryo berbuat seperti ini padamu " ucap abrahan yang kuatir akan keadaan arthur saat ini .
Mendengar kata ryo , raut wajah arthur kembali berubah tangannya mulai dikepalkan.
" Ayah pasti akan sama denganya kelak " ucap arthur yang dipenuhui rasa emosi .
mendengar ucapan arthur wajah abraham pucat pasih apa yang di dengarnya saat ini membuatnya mulai takut terhadap arthur .
" Aa..a mana mungkin a ..a.ayah akan seperti ryo ayah ini menyanyangimu dengan segenap hati ayah kau tau sendiri itu " ucap abraham merasa gugup .
Melihat perubahan sikap dan daya bicara abraham yang aneh arthur menarik naik bibirnya .
" He he arthur cuman bercanda ..mana munkin ayah akan berubah seperti manusia iblis itu " ucap arthur menepuk pundak abraham .
mendengarvucapan arthur abraham menarik nafas legah " hampir saja " ucapnya dalam hati.
👉hay raiders semua up lagi nich ..jangan pelit pelit dong ..***like , coment , vote , favorite dan rate bintang limanya dong yang banyak ya ..
catatan : mungkin author kedepanya akan kurangi up karna lagi menggarap novel yang sudah lama terbengkalai ...kalau ada waktu mampir yuk di CINTA ANAK TERBUANG di tunggu ya ..
__ADS_1