
"Abraham karna acaranya sudah selesai baiknya Maya dan ibu pulang duluan Maya malas berdebat dengan ikan curut curut yang ada di ruangan ini " ucap Maya dengan rada rada mengejek
"Baiklah , tapi maaf Saya tidak bisa ikut karna jumpa pers sebentar lagi akan diadakan, kalian berdua akan diantar oleh Jonathan" sergah Abraham sambil memberi kode kepada secretaris jo.
"Berani sekali perempuan gila ini mengataiku ikan curut curut " gumam viona merasa geram
Maya bangkit dari tempat duduknya, belum sempat ia melangkak viona langsung menyerangnya dengan tas yang sedari tadi dia letakkan di atas meja tepat di depanya , untung dengan sigap Naomi memegangi tanganya yang belum sempat di ayunkan ke arah Maya .
" Berani sekali kau menyerang NYONYA kami" ucap Naomi sambil menghempaskan tangan Viona dan seketika tas cantiknya jatuh ke lantai seluruh isinya bersebaran ke mana mana.
"Sial " kukira kau hanya patung kayu yang sedari tadi hanya diam membisu di belakang perempuan gila itu, ternyata aku salah kau hidup dan bisa bergerak " ucap Viona merasa kesal karna kesempatan terakhirnya untuk menyakiti Maya harus terhenti di tangan Naomi.
"patung kayu katamu HAH !?" kau tidak perna melihat dirimu di dalam cermin! kau itu cuman tripleks yang TUHAN kasih mata , tangan, kaki, sehingga kau bisa di katakan manusia, heran saya sama Ryo kok bisa bisanya tertarik padamu yang sudah tipis, jahat, sombong hidup lagi " ucap Naomi sambil melototkan matanya ke arah viona.
" Kau........" ucap Viona sambil menghentak hentakkan kakinya ke lantai tanda tidak terimah apa yang di ucapkat Naomi
"Ayo bu kita pulang ! jangan ladeni wanita tak tau malu itu"ucap Maya sambil menarik tangan Naomi yang masih ingin memberi pelajaran kepada viona .
__ADS_1
Maya, Jonathan dan Naomi keluar melalui pintu rahasia yang ada di perusahaan itu. Maya sengaja melewati pintu rahasia untuk menghindari para wartawan .
Para wartawan dan pemburuh berita akhirnya kecewa karena orang misterius yang sedari tadi mereka tunggunya tidak ada tanda tanda keluar dari ruang rapat.
Jonathan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang , mobil mereka melaju membela ke ramaian kota.
Cuman butuh waktu 30 menit saja mereka sudah tiba di rumah sederhana yang sangat asri dimana lagi kalau bukan di kediaman naomi, maya dan arthur selama ini mereka diami.
"Secretaris Jo! terimah kasih banyak atas semuanya dan tolong beri penjagaan ketat pada kediaman kami. satu lagi secretaris Jo besok pagi temani saya menyelesaikan sesuatu yang sangat penting" ucap Maya sebelum keluar dari mobil.
" Baik Nyonya! saya akan segera melaksanakanya " ucap jo sambil menundukkan kepala.
" Apa Ibu dan Nenek bisa jelasin semuanya " kata Arthur yang sedari tadi memasang wajah datarnya .
Maya yang sudah membaca apa arti pertanyaan Arthur itu langsung mengusap kepala anaknya dengan begitu lembut.
" Nanti ibu jelasin tapi biarkan Ibu dan Nenek masuk dulu sayang " maya menarik arthur untuk masuk kedalam dan menuju ruang tamu .
__ADS_1
Diruangan tamu tampak televisi 32 inc sedang menyala, siara ulang rapat pemilihan CEO di AMANDA grup masih jadi topik utama.
" Kau pasti sudah tau kan bawah ayahmu abraham adalah CEO baru di AMANDA grup" ucap maya sambil sesekali melirik berita di layar tivi.
" Bukan itu pertanyaan Arthur bu " kata Arthur sambil terus menatap kearah ibunya .
Naomi hanya diam mendengarkan ibu dan anak itu berbicara.
"Umm..huff..." Maya menarik nafas dengan lembut dan mengeluarkannya dengan sangat pelan .
" Arthur sayang sebenarnya kau adalah cucu dari nenek Amanda pemilik dari AMANDA grup.." Maya menghempaskan nafasnya dengan sangat kasar rahasia selama berpuluh tahun dia pendam kini dia keluarkan juga .
Arthur yang mendengar itu sangat shock , matanya melotot mulutnya mengaga seakan akan apa yang di ucapkan ibunya bagai palu sepulu kilo menghantam kearah dadanya.
bagai mana tidak, orang menyiksanya selama ini masih ada hubungan darah denganya yaitu sama sama keturunan Nenek Amanda .
👉 ***Ayo silessurang OGIku dan kawan kawan di seluruh indonesia jangan lupa vote , like , coment dan rate bintang 5 ya ....🙏🙏🙏🙏👈
__ADS_1
@ bersambung*** @