
Ryo tidak menjawab sama sekali.Ia hanya merogoh saku celananya dan mengeluarkan handponenya dari dalam sana.
Ryo mencari nama seseorang kemudian menekan tobol panggil.
Tidak lama kemudian sambungan mereka pun terjalin.
"Hallo Bu! Ibu lagi dimana?" sapa Ryo pada Rita sang Ibu.
"Ibu ada di Mansion! Memangnya ada apa Nak,sehingga tumben tumbenan Kamu menanyakan keberadaan Ibu!"balas Rita dari ujung sana.
"Bisa tidak Ibu ke kediaman Abraham! Ada hal penting yang harus kami ketahui dari Ibu" balas Ryo.
"Soal apa Nak! jangan bilang kalau Si kembar demam lagi seperti kemarin kemarin" ucap Rita sedikit panik dengan Si kembar.
Sejak Maya keluar dari Rumah sakit hampir tiap hari perempuan parubaya itu ke kediaman Abraham untuk bermain sekaligus merawat dua bayi imut itu.
Rita sudah menganggap mereka berdua itu seperti cucu kandungnya sendiri.
"Iya Bu! Ada hubunganya dengan Si kembar. dede Raymond di culik dan Ryo curiga Tua bangka itu yang menculiknya" ucap Ryo lagi.
"Apa RamboKu di culik! Tua bangka itu maksudnya siapa? gak usah bertele tele deh Ryo"ucap Rita begitu panik mendengar Raymond bayi laki laki yang sering memberinya semburan air panas alias pipis.
"Siapa lagi kalau bukan Teos! Ryo sangat yakin kalau Dialah dalang di balik ini semua. Soalnya enam bulan yang lalu Ryo sempat melihatnya di Hotel yang sama, dimana Aku dan Arthur menginap"ucap Ryo lagi.
"Astaga ini benar benar bahaya! Baiklah tunggu Ibu disana, Ibu akan segera meluncur" balas Rita.
__ADS_1
"Baiklah Bu, Kami akan tunggu" ucap Ryo sambil mengakhiri panggilan Mereka.
Ryo kembali memasukkan handponenya kedalam saku celananya seperti sediakala.
"Apa Kamu benar benar yakin kalau Teos benar benar pelakunya Ryo" ucap Abraham kepada Ryo.
Ryo yang baru saja mendaratkan tubuhnya diatas sofa segera memalingkan wajah kearah Abraham.
"Iya Aku benar benar yakin se yakin yakinnya Kalau Si tua bangka itu dalang dari semua ini"balas Ryo yang begitu yakin.
"Kalau benar Dia pelakunya tidak akan Aku biarkan Dia lolos kali ini" ucap Abraham dengan wajah memerah.
Tak lama kemudian Rita pun muncul di balik pintu. Dengan wajah yang begitu kuatir perempuan paruhbaya itu berlari kecil menghampiri mereka.
"Bagaimana dengan RamboKu! kenapa sampai semua ini terjadi padanya Bram" ucap Rita sambil menggoyang goyangkan tubuh Abraham.
Rita bangkit sambil menghapus air matanya dengan telapak tanganya.
Rita kemudian menghampiri Ryo yang sedang duduk di sudut Sofa.
"Ryo hal apa yang Kamu inginkan pada Ibu! Demi si RamboKu, Ibu akan melakukan apapun asal Dia bisa kembali dengan selamat " ucap Rita dengan nada tegas kepada Ryo.
"Ibu pasti tahu dimana ******** itu biasa menyembunyikan tahanan saat Ia masih jadi CEO di AMANDA grup" ucap Ryo sedikit mendongakkan kepalanya kearah Rita yang sedang berdiri di hadapanya.
Lama Rita terdiam. Perempuan parubaya itu memeras otaknya untuk mengingat kembali sejarah masa lalunya bersama Teos.
__ADS_1
"Ibu Rasa Dia tak mungkin bersembunyi di tempat itu. Soalnya setiap tempat dimana Ia menyiksa dan membunuh para musuh musuhnya dulu sudah di beri garis polisi"balas Rita.
Kembali mereka terdiam. hingga Rita mengeluarkan suara.
"Ibu tahu sekarang di mana tua bangka itu menyembunyikan Remboku!" ucap Rita memandang kearah Abraham dan Ryo secara bergantian.
"Benarkah...." ucap mereka secara bersama.
Rita hanya mengangguk dan begitu yakin kalau Teos menyembunyikan Raymond di sana.
"Leon, Jo siapkan pasukan kita harus mengepung di mana banyingan itu menyembunyikan putraKu" ucap Abraham bangkit dari tempat duduknya.
"Baik ...." ucap Leon dan Jonathan secara bersamaan.
"Aku ikut ....! Aku mau memastikan putraKu dalam keadaan baik baik saja" ucap Maya ikut bangkit dari tempat duduknya.
"Tapi sayang...." ucap Abrahan tertahan karna Maya langsung memotongnya.
"Tolonglah Bram! Aku ingin melihat putraKu" ucap Maya memelas kepada Abraham.
"Baiklah! Kalau begitu! Bu tolong jaga Alea ya" ucap Abraham kepada Naomi.
"Baiklah Bram! Kalian berhati hatilah"balas Naomi.
Setelah semuanya sudah dirancang dengan matang, kini mereka semua keluar menuju tempat dimana Teos di rasa menyembunyikan Raymond.
__ADS_1
đŸ‘‰Terus beri like, coment, vote dan rate bintang lima ya trimah kasih.