
Sementara itu di kediaman naomi , jonathan yang kini sedang duduk santai diteras rumah sambil meminum segelas kopi yang di sediakan oleh naomi .
Mereka berencana menyusul Abraham , maya dan arthur setelah mengetahui posisi dimana mereka kini berada .
"JO ayo berangkat " ucap naomi yang baru saja keluar dari dalam rumah ,
naomi memakai gaun abu abu , dengan polesan meke up seadanya.
walau dibilang sudah berumur tapi naomi masih kelihatan cantik untuk wanita seusianya .
Suara naomi sontak membubarkar lamunan jo dan memalingkan wajahnya kearah naomi , matanya tak berkedip sama sekali sampai naomi naomi menegurnya kembali .
" Wee jo kamu kenapa !" ucap naomi sambil melambai lambaikan satu tanganya di depan wajah jo .
"Anu ..e ..anu " ucap jo yang mulai panik .
"ah sudahlah ayo kita berangkat " ucap naomi sambil melangkah menuju mobil yang di parkir jo di bawah pohon mangga yang ada di halaman rumah tersebut .
Jo bangkit dan mengaru garuk kepalanya yang " Ah kenapa aku ini " ucap jo sambil melangkah menyusul naomi .
Di dalam mobil tak ada sepatah kata yang keluar dari mulut mereka , hanya lagu bugis mendayu dayu di dalam mobil tersebut "Tanah ogi wanuakku" lagu ini sering di putar naomi untuk mengenang kampung halamannya kembali.
"Nyonya naomi kemana tujuan kita sebenarnya " ucap jonathan yang masih fokus
kearah depan
"Kita ke MALL tempat abraham dan maya berada " ucap naomi yang memalingkan pandanganya kearah jonathan "Ternyata orang orangan sawah ini gagah juga " ucap naomi pelan tapi masih bisa kedengaran .
mendengar ucapan naomi yang samar samar jonathan hanya menyunggingkan bibirnya tapi rasa senang tiba tiba muncul di hatinya .
Tidak butuh waktu lama mereka kini sudah tiba di gudung mewah pusat perbelanjaan di pusat kota .mereka berdua turun dari mobil yang mereka tumpangi.
" Ayo jo kita kedalam." ucap naomi yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan abraham anak and cucunya itu.
"Tapi nyonya sebaiknya nyonya telepon dulu untuk memastikan dimana kini mereka sedang berada " ucap abraham menghentikan langkah naomi .
__ADS_1
'He he he.. na itu yang tadi saya pikirkan" ucap naomi sambil membuka tas dan mengambil handpone miliknya ..
tut...tut.....tut......seperti itulah kira kira bunyi dari benda pipih itu .
Tidak berapa lama respon dari si penerima mulai terdengar .
" Hallo ibu ada apa !?" ucap lembut dari balik handpone.
"nak kau dimana !" ibu dan secretaris jo ada di depan MALL yang kalian tempati " balas naomi .
" waduh bu ...kalian lambat kami sudah balik 5 memit yang lalu ini juga kami masih di mobil menuju rumah " ucap maya di ujung sana.
"Humm ...' kalau begitu kalian hati hati sebentar saya dan jo nyusul ke situ tapi sebelumnya ibu mau belanja keperluan ibu dulu " ucap naomi yang sedikit kecewa.
Setelah menutup telponya naomi melangkah masuk kedalam gedung itu .mereka berdua berjalan bagai sepasang suami istri.
malam itu penampilan mereka benar benar serasi .naomi yang mingijak umur 50 an masih terlihat fresh dan cantik sedangkan jo sekitaran umur yang sama masih tetap tegak, tinggi dan tidak kalah tampan dengan abraham.
Semua belanjaan naomi di tenteng jonathan , melihat tingkah noami membuat jo kadang senyum senyum sendiri ada saja ulah naomi yang membuat secretaris dingin itu bisa menyunggingkan bibirmya .
"Jo kemarilah " panggil naomi kepada jo .
"Ada apa nyonya !?" ucap jo keheranan
" ayo masuk " ucap naomi tampa sadar menggenggam tangan jo dan menariknya masuk ke dalam toko.
Jo hanya pasrah tapi hatinya merasa senang baru kali ini ada wanita yang berani menggenggam tanganya .
"Lihat lah " ucap naomi sambil memegan salah satu patung di toko itu
"iya saya lihat nyonya " ucap jo datar yang tidak tau apa maksud naomi .
" kau ini " ....maksudku baju ini sangat cocok untukmu " ucap naomi mengelus elus baju yang masih di pakai oleh patung yang istilah lainya adalah menekin
jo menyerigitkan dahinya dia tidak tau maksud sebenarnya dari naomi .
__ADS_1
"maaf nyonya tapi saya ...!" ucapan jo tergantung karna langsung di sambar oleh naomi .
" Sudalah kau coba dulu " ucap naomi sambil membuka baju yang di pake boneka itu.
Jo hanya pasrah ia melangka ke bilik ganti yang di sediakan oleh toko pakaian tersebut dan tidak butuh waktu lama jo kini keluar dari bilik itu .
melihat jo keluar dari bilik ganti kini giliran naomi yang tak berkedip , baju yang di berikanya tadi benar benar pas di tubuh jo , wajah tampan jo kini semakin terexpos dengan memakai baju tersebut .
" kau sangat tampan " ucap naomi sambil memutari tubuh jo.
jo hanya menggeleng geleng kepala dan sesekali menyembunyikan senyumnya .
"Dek ....tolong bungkus baju ini buat pangeran tampan ini " ucap naomi kepada pelayan eanita yang sedari tadi berada di dekat mereka di susul anggukan sang pelayan .
"Tapi nyonya apa tidak berlebihan " ucap jo yang seakan ingin protes.
"Ambillah sebagai tanda terimah kasih karna jo sudah mengantar dan menemani saya berbelanja " ucap naomi sambil menepuk bahu jo .
" Tapi ....." ucap jo gantung .
" ambillah ...uangku tidak akan habis kalau hanya selembar baju ...kau tau sendirikan berapa hektar lahan kelapa sawit saya di mamuju sana ...he he he "!?.ucap naomi sambil berlalu mengambil baju pesanan yang tadi .
Setelah di rasa cukup naomi mengajak jo untuk balik ke rumah , selama dalam perjalanan menuju ke luar naomi tidak henti hentinya mengisengi jo.jo hanya kaku tapi sesekali dia geli juga lihat sifat naomi. ha ha ha cocokkan satu dingin satu centil.
Tapi belum sampai ke pintu tubuh naomi terpental untung jo sigap menangkapnya hingga naomi tidak sempat terjatuh .
naomi yang di pelukan jo saat itu hanya terperagah adegan film india kini dilakonkan mereka berdua .
" Aduh........." suara itu bembubarkan pelukan mereka .
"Naomi , jonathan " ucap seseorang yang tadi bertabrakan dengan naomi .
",Mia ......Nyonya mia " ucap naomi dan jonathan bersamaan.
👉hay kawan kawan sebangsa dan setanah air kini dah up panjang loh....kini gilitan kawan kawan memberi like , coment , favorite dan rate bintang limanya ya ....makasih 👈
__ADS_1
@bersambung @