DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
186. SAH.......


__ADS_3

Sementara itu Arthur yang sedari tadi mencari Ibu dan Ayahnya di kamar mereka tidak juga Ia dapatkan.


"Dimana Ayah dan Ibu si! di cari di pesta tidak ada, di kamar mereka pun juga tidak ada! Atau jangan jangan mereka ada di kamar Nenek? " ucap Arthur yang memandang segala penjuru mencari Maya dan Abraham.


Arthur kemudian melangkah menuju kamar Naomi yang berada di lantai bawah.


Satu persatu anak lantai Ia turuni. Langkah kakinya sudah Ia mantapkan menuju kearah bilik Neneknya.


Tidak butuh waktu lama kini Ia sudah di depan bilik Naomi. Karna pintu tidak di tutup Arthur langsung masuk tanpa mengetuknya terlebih dulu dan mendapatkan Ayah, Ibu beserta Neneknya di dalam sana.


"Ayah ..." Ucap Arthur sembil melangkah menuju kearah Abraham yang sedang duduk sendiri di sofa.


"Kenapa Kau baru datang Nak! ucap Abraham menyambut pelukan Arthur.


"Oma dan Ayah Ryo lama sekali dandannya" ucap Arthur melepas pekukanya dari Abraham.


"Apa Kau tidak merindukan IbuMu" ucap Maya yang duduk diatas pembaringan bersama dengan Naomi.


Arthur melayangkan pandanganya kearah datangnya suara Ibunya.


"Sangat Malah Bu!" ucap Arthur berdiri dari tempat duduknya dan melangkah mendekati Maya lalu memeluknya.


"Kau sangat tampan hari ini Nak" ucap Maya sambil memandangi sekujur tubuh Arthur yang saat itu memakai kemeja putih di balut jas berwarna biru.

__ADS_1


"Ah Ibu, Setiap hari juga Arthur tampan" ucap Arthur sambil manyun manyunkan bibirnya.


"Iya...iya Kau memang anak Ibu yang paling tampan" ucap Maya sambil memegangi tangan Arthur.


"Tentunya..Anak siapa dulu! Ee...dede bayi apa kabar! Apa dede bayi nanti akan setampan kakak atau secantik Ibu" ucap Arthur sambil jongkok di hadapan Maya dan mendekatkan telinganya tepat di perut ibunya.


Pluck.......Dua tendangan ringan mengenai pipi kirinya sehingga Arthur begitu kaget.


"Adu..! kenapa dede menendangi kakak" ucap Arthur protes karna dapat pukulan ringan yang berasal dari perut Ibunya.


"Ha..ha ..ha...Makanya Kau jangan kepedean" ucap Naomi sambil terbahak bahak melihat Arthur memegangi pipi kirinya.


Arthur bangkit dari tempat duduknya dan berdiri tepat di depan Naomi serta menatap perempuan parubaya itu dengan sangat lekat.


"Ibu Dia siapa ! Kenapa ada wanita cantik yang Ibu tampung di mension tanpa memberi tau Arthur terlebih dulu" ucap Arthur menatap Maya yang sedari tadi sudah menahan tawanya.


"Saya Tidak percaya Kalau Anda ini Nenek Saya! Nenek saya Itu sedikit udik, katro dan tidak pandai berdandan seperti Anda jadi, jangan coba coba menipuku" ucap Arthur memandan lekat kearah Naomi.


Naomi seketika bangkit dari tempat duduknya dan menarik daun telingan bagian kanan milik Arthur.


"Iya ..Nek ampun ampun! Arthur cuma bercanda. Arthur cuman kaget melihat Nenek yang kecantikanya berlipat ganda kalah kalah Agnes harmonica" ucap Arthur sedikit meringis kesakitan.


"Agnes monika bocah" ucap Naomi sambil melepas telinga Arthur.

__ADS_1


Keempatnya sontak tertawa terbahak bahak memenuhi seisi ruangan.


"Naomi ...pengantin prianya sudah datang" ucap Eky sahabat Naomi sambil ngos ngosan sehabis berlari kecil.


"Trimah kasih ...Bu Eky atas informasinya! Ayo Bu kita siap siap karna sebentar lagi acara ijab kabul akan segera di lakukan" ucap Maya kepada Naomi.


Tidak lama kemudian Mereka berlima keluar dari bilik kamar. Nampak Maya dan Arthur memegangi pengantin baru sedangkan Abrahan dan Eky di belakang mereka.


Jonathan yang duduk di depan penghulu segera bangkit dan terperagah setelah melihat pujaan hatinya melangkah kearahnya.


"Benar benar sempurna....." ucap Jonathan yang membuat semua orang tertawa di buatnya.


Setelah Naomi duduk di sampingnya Kini proses ijab Kabul pun di Mulai.


"assalamualaikum warahmatullahi!


Ankahtuka wa Zawwajtuka Makhtubataka Jonathan abu zakaria bin Ahmad jainani sirait


Aku nikahkan engkau, dan aku kawinkan engkau dengan pinanganmu Naomi Zulaikah binti Richard syah Alamsyah dengan mahar seperangkat alat sholat di bayar tunai


"Saya terimah nikah dan kawininya Naomi Zulaikah binti Richard syah Alamsyah dengan seperangkat alat sholat di bayar tunai " ucap Jonathan dengan satu tarikan nafas .


" Bagai mana Readers Sah......? " ucap pak penghul.

__ADS_1


Readers".............!


👉jangan pelit dong say.......


__ADS_2