
Setelah pesta usai dan semua tamu undangan sudah pada pulang kerumah mereka masing masing. Kini tinggal Abraham, Maya, Arthur, Jonatan, Naomi beserta Diana saja yang berada disana.
Mereka kini duduk di ruang tamu sambil menikmati secangkir teh hangat dan beberapa cemilan ringan diatas meja.
Jonathan yang sudah jadi suami sah dari Naomi sudah tidak malu malu lagi duduk berdekatan dengan istri barunya itu.
Jonathan seolah olah tak ingin sedikit pun menjau dari tubuh Naomi.
"Ayah ini kayak prangko saja lengket terus di amplot surat" ucap Diana yang tidak di beri ruang sedikit pun untuk memeluk ibunya.
Membuat semuahnya tertawa oleh ucapan Diana.
"Din ..kau tinggal disini saja Malam ini karna Ibu dan Ayahmu akan menginap di Hotel malam ini" ucap Maya mengajak Diana untuk bermalam di mension.
"Trimah kasih Nyonya! Tapi Diana besok kuliah banyak tugas Diana yang belum Diana kerjakan karna sibuk mengurus pernikahan Ayah dan Ibu" balas Diana menolak halus permintaan Maya.
"Baiklah begitu...Nanti Arthur yang akan mengantarMu pulang" balas Maya.
"Trimah kasih Nyonya" ucap Diana.
__ADS_1
"Sekarang Kau tidak usah memanggil Aku Nyonya! Kita ini sudah satu keluarga jadi panggil saja Kakak atau Ibu mertua" ucap Maya sambil tersenyum.
Arthur seketika melorot dengan ucapan ibunya. lain halnya dengan Diana Ia hanya tertunduk malu di buatnya.
Setelah kepergian Arthur dan Diana kini tinggal mereka berempat di ruangan itu.
"Jo.....Ini Ambillah" ucap Abraham sambil menyodorkan sebuah amplot putih kedapa Jonathan.
"Apa ini Bram? Balas Jonathan kepada Abraham
"Itu mobil baru dan vocer menginap selama satu minggu di hotel sebagai hadiah pernikahan kalian dari kami berdua." ucap Abraham.
"Apa ini tidak berlebihan Bram?" ucap Jonathan memasukkan kembali kunci mobil tersebut kedalam amplop dan meletakkanya diatas meja.
"Itu belum seberapa Jo di banding pengorbananMu kepada keluargaKu dulu dan keluargaKu saat ini" ucap Abraham menyilankan kedua kakinya sembari merangkul Maya yang berada di sampingnya.
"Kalau begitu trimsh kasih banyak! Kalau begitu kami permisi. Ini sudah larut Malam" ucap Jonathan meminta permisi untuk pulang.
Abraham mengangkat pergelangan tangannya dan melihat jam yang melekat disana.
__ADS_1
Abraham sembari tersenyum melihat istrinya. mengapa tidak Jo bilang sudah larut malam padahal jam baru menunjukkan pukul 18.45.
Keduanya melangkah kearah pintu keluar sedangkan Abrahan dan Maya mengikuti mereka dari belakang.
Kembali kedua pasang penganting baru itu terperangah melihat sebuah mobil sport kelas dunia sudah duduk manis di depan halaman mension dan di penuhi hiasi pita pita dan berbagai rangkai bungan mawar putih diatasnya .
"Ibu ! ini bakaian Ibu! Maya tau kalau Ibu akan menginap sekitaran 3 hari di hotel. jadi, Maya sudah menyediakan seluruh kebutuhan Ibu dalam koper ini" ucap Maya sembari memberi koper kecil kepada Naomi.
"Kau memang yang terbaik sayang" ucap Naomi sambil mencium kedua pipi milik Maya.
Setelah keduanya berpaminatan kepada Abraham dan Maya. kini Jonathan dan Naomi memasuki Mobil baru hadiah pernikahan Mereka dari Abraham dan Istrinya.
"IstriKu apa masih ada kebutuhan lain yang kamu perlukan? Supaya SuamiMu ini bisa mengantarMu untuk membelinya! Karna di sana nantinya, mungkin kita tidak akan keluar kamar selama 3 hari Full" ucap Jonathan begitu serius.
"Ah......."mata Naomi sontak terbelalak mendengan ucapan Jonatan.
Mobil mereka melaju dengan kecepatan sedang menuju ke arah Hotel mewah yang sudah di boking Abraham untuk kedua pengantin baru itu.
👉jangan pelit dong ....gratis kok.
__ADS_1