DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
167. SELAMAT JALAN TEOS.


__ADS_3

Setelah kepergian Leon dan anak buahnya membawa Ryo dan Arthur pergi .


Abraham berlari mengikuti Jonathan mengejar kepergian Teos.


Jonathan yang terus mengejar Teos sesekali mengarahkan tembakanya ke tubuh Teos agar pria parubaya itu lumpuh. tapi sayang, Peruluhnya seakan akan tidak mempu menembus tubuh pria pria parubaya itu.


"Astaga entah mustika apa yang di gunakan Teos sehinggan peluruh yang Aku arahkan kepadanya seakan akan tidak bisa melukai Tubuhnya sedikitpun" ucap Leon terus mengejar sambil sesekali membidik tubuh Teos dari jarak jauh.


Teos terus berlari ke lorong lorang bangunan itu hingga pada Akhirnya Ia terpojok karna jalan yang di laluinya sudah buntuh.


"Sial ..." kenapa Aku berlari kesini" ucap Teos yang tidak bisa lagi berkutik karna terhalang tembok di depan dan sisa kanannya. Sedangkan sisi kirinya hamparan laut luas hanya terhalang jeruji besi setinggi pinggang orang dewasa.


"Mau lari kemana lagi Kau bajing4n? " ucap Jonathan menyodorkan senjata kearah Teos.


"Aku tidak akan lari kemana mana bodoh! Kau lihat sendiri bukan posiKu saat ini! Jadi Turunkan jenjataMu itu karna, Kau lihat sendiri bukan peluruhMu itu takkan mempan untuk melukai TubuhKu" Balas Teos.


Tidak Lama kemudian Abraham tiba dan mendekat kearah Jonathan.


"Kenapa kau tidak habisi nyawa banyingan itu! " ucap.Abraham pada Jonathan.


"Maaf Tuan! Tubuhnya tidak bisa di tembus senjata tajam. Sudah beberapa kali tembakan kuarahkan kepadanya tetapi tetap saja tidak mempan baginya.


Abraham mengernyitkan dahinya dengan heran mendengar ucapan Jonathan.


"Jangan bercanda Jo ! Masa masih ada orang kebal di zaman melenium seperti ini" ucap Abraham yang tak percaya dengan ucapan Jonathan.


"Betul Tuan! coba saja Anda membidiknya! tubuhnya bagaikan benda Elastis yang membuat benda padat terpental saat mengenai kulitnya" ucap Jonathan begitu serius.


Lama Abraham berpikir hingga Ia maju selangkah kedepan berhadapan dengan Teos.


"Way Tua bangka menyeralah kau tidak akan bisa meloloskan diri lagi dari kami" ucap Abraham .


"Ha ha ha ..tangkap saja kalau bisa! Kau ini seperti Ayahmu sama bodohnya" balas Teos .


"Apa maksudMu mengatai AyahKu bodoh" ucap Abrahan dengan geram.


"Apa lagi kalau tidak bodoh! Aku dengan muda memperdayainya dan mengambil posisinya sebagai CEO dengan cara menfitnanya menggelapkan Uang perusahaan! Tidak salah bila Aku membunuhnya saat itu ha ha ha" ucap Teos dengan penuh kemenangan.

__ADS_1


Abraham begitu geram ketika mendengar ucapan Teos kalau Dialah yang telah menghabisi Nyawa orang Tuanya.


Akhirnya pencarianya selama 20 puluh tahun terjawab sudah pembunuh Ayahnya yang selama ini Ia cari kini sudah berdiri di hadapanya.


Abraham dengan geram melangkah mendekati Teos tetapi, tiba tiba langkahnya terhenti ketika Teos menyodorkan pistol kearahnya.


"Majulah kalau Kau mau ku ledakkan kepalaMu seperti Ayah modohMu itu "ucap Teos mengangkat senjatanya kearah Abraham.


Abraham terdiam dan mundur kembali mendekati Jonathan.


"Jo bidikkan senjataMu kearah pistol miliknya! ketika Dia lengah " ucap Abraham sedikit membisik Jonathan .


"Kau itu pengecut seperti AyahMu Abraham" ucap Teos mengejeki Abraham .


"Kau yang pengecut! coba kau buang senjatamu itu dan mari kita bertarung secara Jantan" balas Abraham


"Kau pake juga senjata biar kita baku tembak bagai Mana" ucap Teos menantang Abraham .


"Kalau begitu tangkap Ini!" ucap Abraham melempar bola asap kearah Teos .


Membuat Teos lengah dan menghindari bolah berisi asap Itu .


Satu tembakan Jonathan membidik tangan Teos hinggan pistol yang di genggamanya terlepas dan terpental jatuh ke dalam Laut.


Abraham langsung berlari dan memberikan pukulan bertubi tubih ke wajah dan perut Teos .


Tapi di luar dugaan Pria parubaya itu cuman tertawa seakan Akan tak merasakan sakit sedikit pun.


"pukulah sukuatMu pengecut Ha ha ha.." ucap Teos terbahak bahak.


"Astaga ..Ini manusia apa siluman si kenapa tubuhnya tak merasa sakit sedikit pun" ucap Abraham dalam hati.


"Apa kau sudah menyerah" Balas Teos masih tersenyum sinis.


Lama Abraham mencari cara untuk melumpuhkan manusia yang ada di hadapanya saat itu.


"Jo tangkap dan Ikat Dia " ucap Abraham kepada Jonatan .

__ADS_1


Dengan sigap Jonathan menangkap dan mengikat tubuh Teos


"Walau apa yang Kau lakukan padaKu semuanya Akan sia sia Abraham! Jadi percuma saja usahamu untuk melenyapkanKu" ucap Teos dengan percaya diri.


"Baiklah kalau kau masih lolos dengan ini maka Aku akan menyerah dan membebaskanMu" balas Abraham.


Teos hanya menyunggingkan bibirnya, Karna Ia yakin semua usaha Abraham untuk membunuhnya akan sia sia saja.


"Jo.............." bisik Abraham pada jonathan .


"Baik Tuan " ucap Jonathan singkat dan bergegas pergi dari tempat itu.


"Berdoalah Tua bangka supaya kau bisa selamat kali ini" ucap Abraham kepada Teos.


"Lakukanlah kalau kau bisa ....." balas Teos sangat yakin kalau semua usaha Abraham akan sia sia .


Tidak lama kemudian Jonatan dan 3 anak buahnya datang membawa 2 karang semeng 50 kilo yang sudah membatu alias kadaluarsa.


"Apa kau masih yakin bisa lolos dari ini Tua bangka" ucap Abraham kepada Teos.


"Apa yang akan kau lakukan pengecut pada 2 bongkahan semen itu " ucap Teos dengan heran .


"Nikmati saja! Dan ucapkan selamat tinggal pada dunia ini! Jo ikatkan Tubuhnya pada kedua gumpalan semen padat itu" ucap Abraham kepada Leon .


Jo Segera mengikat tubuh Teos pada kedua Bongkahan semen itu.


"Lepaskan bangs3t ! ucap Teos merontah rontah.


"Lepaskan kepalaMu! Jo buang Dia kelaut " ucap Abraham.


Mata Teos terbelalak kali ini dalam hatinya Ia tak mungkin terselamatkan lagi .


"Aku mohon lepaskan Aku " ucap Teos merintih tapi Abraham tidak menggubrisnya sama sekali.


Jo langsung mendorong tubuh Teos bersama dengan dua semen yang sudah membatu ke dalam laut


"Tolong......." ucap teos hinggan jatuh ke dalam air dan tenggelam kedasar Laut.

__ADS_1


Gelembung gelembung besar yang bermunculan di dasar air kini sudah mengecil dan lama lama menghilang seketika menandakan, hembusan Nyawa Teos hilang bersama dengan hilangnya gelembung gelembung tersebut.


👉Ayo tetap beri like, coment ,vote dan rate bintang 5 ya makasih.


__ADS_2