
Selesai makan malam mereka semua berkumpul di ruang tamu.
"Arthur mulai besok Ayah percayakan Stasion milik RC tv untuk kau kelolah, disana kau bisa banyak belajar sekaligus langsung mempraktekkan bagai mana mengelolah suatu perusahaan dan Ayah percaya pasti kamu mampu melakukanya" ucap Abraham memulai pembicaraab saat mereka semua berkumpul di ruang tamu.
"Apa ini tidak terlalu cepat Ayah,Arthur belum terlalu paham untuk menjalankan manajement suatu perusahaan" balas Arthur yang belum yakin dengan keputusan Abraham.
"Kau tidak perlu kuatir Jonathan akan terus bersamaMu kalau perlu Diana akan menjadi secretarisMu Ayah yakin mereka berdua ini mampu untuk membantuMu disana" balas Abraham
Arthur memandang kearah Jonathan dan mendapat anggukan kepala darinya tanda kalau Jonathan siap membantunya.
"Baiklah Ayah kalau itu keputusan yang menurut Ayah baik Arthur akan menjalankan perusahan RC tv " balas Arthur dengan yakin.
"Jo apa ada usulan yang menurutMu bagus untuk lebih mengembangkan perusahan itu" ucap Abraham sambil memandang kearah Jonathan.
Jonathan sedikit memalingkan majahnya kearah Abraham .
"Untuk Awal sebelum Tuan muda memimpin stasion TV itu baiknya menurut Saya nama perusahaan RC tv kita ganti terlebih dulu bagaimana?"balas Jonathan
Mereka semua megangguk dengan usulannyang baru saja di keluarkan oleh Jonathan .
"Siapa tau ada diantara kalian yang ingin mengusulkan nama baru untuk stasion RC tivi " ucap Abraham sambil memandangi mereka satu persatu.
Mereka terdiam sejenak dengan pikiran mereka masing masing.
__ADS_1
"Hem...Bagai mana kalau AMANDA tv saja! untuk mengingat jasa jasa beliau" ucap Maya memecah keheningan.
" Saya setujuh Nyonya nama itu sangat cocok untuk mengganti nama RC tv dimana nama AMANDA grup sudah sangat dikenal orang jadi dengan mudah perusahaan pertelevisian itu akan cepat naik daun dan mudah dikenal orang" ucap Leon pria parubaya itu dengan sangat menggebu gebu setelah mendengar nama AMANDA .
"Trimah kasih Leon, kau dan keluargaMu tidak pernah melupakan Ibu dari kau bekerja denga Teos,Ryo dan kini Abraham kau masih saja setia dan bangga Bila orang menyebut AMANDA" ucap Maya yang menyadari perasaan Leon saat itu.
"Sama sama Nyonya! Apa yang saya lakukan ini belum seberapa dengan Nyonya Amanda lakukan kepada keluarga kami! nyonya mengangkat kami dari lumpur hina yang selalu jadi cemohan masyarakat hingga kami bisa seperti sekarang ini" balas Leon sembari menundukkan kepala.
"Sudah sudah hari ini hari bahagia! jangan merubahnya dengan hal yang membuat mood kita berubah dan ikut sedih" ucap Naomi ikut berbicara.
Mereka mulai tersenyum kembali setelah bendengar ucapan Naomi.
"Kalau begitu RC tv akan berganti nama dengan AMANDA tv dan acara peresmianya bisa kita lakukan hari senin lusa bagai mana menurut kalian" ucap Abraham .
"Kalau kalian semua setuju ayo bersulam" ucap Abraham sambil mengangkat minuman dingin dari atas meja.
Mereka semua saling mengangkat gelas ke udara dan tersenyum penuh kegembiraab
"Chiesss...." ucap mereka bersamaan.
Malam semakin larut jonathan, Diana dan Leon sudah kembali kini tinggal Abraham, Maya, Naomi dan Arthur yang bertahan disana.
"Sayang Babang ke kamar dulu ya mau mandi " ucap Abraham menatap kearah Maya.
__ADS_1
"Udah larut malam Bram tidak baik bagi kesehatan ntar Aku lap badan kamu saja besok baru kamu mandi soalnya besok kan hari minggu" ucap Maya
"Baiklah besok baru Babang mandi tapi malam ini tolong lapin badan Babang ya! soalnya sudah lengket banget" ucap Abraham yang dianggukin oleh Maya
"Bu, Arthur kami permisi dulu ya udah larut malam nich! kami mau istirahan kalian juga harus cepat tidur tidak baik lo begadang sampai larut malam" ucap Maya sambil berdiri mengikuti suaminya.
Arthur dan Naomi juga pergi dari tempat itu dan menuju ke kamar mereka masing masing untuk beristirahat .
Di dalam kamar Abraham sudah membuka baju dan celana yang Ia gunakanya tadi kini tubuh kekarnya hanya dibalut handuk putih di pinggang membuatnya semakin macho terlihat mata.
Maya yang melihatnya segera menutup matanya suaminya ini benar benar selalu membuatnya merasa malu .
"Bram kenapa buka bajunya disini! kenapa Bukan sekalian di kamar mandi saja" ucap Maya yang mengalihkan pandanganya ke tempat lain.
Abraham hanya mengeryitkan dahinya dan tidak mempedulikan sama sekali ucapan istrinya itu.
"Buka saja matanya sayang kau juga sudah melihat semuanya coba kau sebutkan bagian mana dari tubuh Babang ini yang belum perna kau lihat biar babang tunjukkan padaMu" ucap Abraham sambil memeluk Maya.
Maya tidak berani menjawab ucapan Abraham Ia hanya terdiam.
👉jangan lupa like, vote ,coment dan follow ya makasih.
__ADS_1