
Setelah melihat pintu terbuka ketiganya langsung berjalan menemui Docter Any yang sudah keluar dari balik pintu.
"Docter bagai mana keadaan anak saya? ucap Naomi yang sudah tidak sabar lagi mendengar kabar dari Docter Any.
"Ibu Maya baik baik saja beserta janinnya. Sekarang usia kandungan Beliau sekitaran 4 mingguan jadi harus banyak banyak istirahat dan minum vitamin serta jaga pola hidup sehat" ucap Docter Any.
"Hamil.....! Alhamudulillah! ucap mereka bersamaan.
"Kalau begitu Saya permisi dulu dan ini obat serta Vitaminya buat beliau harus di minum sesuai anjuran" ucap Docter Any lagi sambil memberi beberapa bungkusan obat dan vitamin kepada Naomi.
"Trimah kasih banyak Docter! Mari Saya antar ucap Naomi kepada Docter Any.
Keduanya melangkah menuju arah Pintu .
Tidak begitu lama kemudian Naomi kembali lagi kebilik dimana Maya, Arthur dan Tiara sedang berada di dalam sana.
Naomi duduk di kursi di samping pembaringan, sedangkan Arthur dan Tiara berdiri di belakangnya sambil memandang Maya yang tergeletak tak berdaya diatas pembaringan.
Naomi mengoles oleskan minya kayu putih ke hidung serta jidat Maya dengan tujuan supaya Maya bisa cepat tersadar dari pingsanya.
__ADS_1
Ternyata benar adanya tidak lama setelah Noami mengoleskan minya tersebut, dari arah tubuh Maya mulai ada pergerakan. Jari jarinya mulai bergerak dan pelan pelan Ia membuka matanya.
"Ibu kenapa kepala saya terasa pusing? ucap Maya sambil memijit mijiti kepalanya.
"Kau baru saja pinsan! Mukin efeck janin yang ada dalam kandung itu" ucap Noami sambil memijit kaki Maya.
"Maksud Ibu Maya hamil" ucap Maya sambil memandang lekat kearah Naomi.
"Iya Kau hamil! usia kanduganMu sekarang sudah 4 minggu, maka dari itu Kau harus banyak istrirahat dan jaga kesehatan supaya kalian berdua sehat sampai Kau melahirkan" Ucap Naomi sambil tersenyum.
"Baiklah Bu! Tapi boleh ya Bu, Ibu membuatkan jahe hangat buat Maya seperti waktu Aku mengandung Arthur dulu" ucap Maya kepada Naomi.
"Iya boleh! Nanti Ibu bikini. Untuk sementara waktu Kau istirahat disini saja biar nanti, Tiara tidur di kamar Ibu" ujar Naomi.
"Kalau begitu Ibu istirahat ya! kalau ada apa apa Ibu boleh hubungi Arthur atau Nenek" ujar Arthur mencium tangan Ibunya.
Ketiga keluar dari bilik itu dan meninggalkan Maya seorang diri.
"Tuhan kenapa kejadian yang sama Engkau berikan kepadaKu! sampai Kapan sebenarnya penderitaan ini akan berakhir ! Kenapa Aku harus hamil ketika tidak ada seorang suami di sampingKu Tuhan!" ucap Maya dengan berlinang Air mata.
__ADS_1
Tidak lama kemudian pintu kamar terbuka dari Arah pintu nampak Naomi dan Tiara sedang masuk sambil membawa masing masing nampan di tangan Mereka.
"Kak Maya Aku masakin bubur Ayam spesial buat kakak supaya Kakak dan calon bayinya sehat " ucap Tiara sambil meletakan nampan berisi bubur Diatas Meja.
"Trimah kasih Tiara! Aku jadi tidak enak telah menyusahkanMu" balas Maya bangkit dari tidurnya dan menyandarkan tubuhnya pada punggung tempat tidur.
"Kakak ini, harusnya Aku yang berterimah kasih. kalian sudah menampungKu dengan senang hati di rumah ini" balas Tiara.
"Sudah sudah sebaiknya Kau makan dulu setelah itu minum Air jahenya" ucap Naomi memotong pembicaraan Mereka.
Tiara menyodorkan bubur yang dibawahnya tadi kepada Maya dan disambut Maya sambil tersenyum.
Dengan pelan Maya menyantap sendok demi sendok bubur ayam yang ada dalam mangkuk hingga habis tak tersinya.
"Bubur bikinanMu sungguh sangat Enak Tiara! Coba lihat mangkoknya hampir saja mengkilat bukan?" ucap Maya sambil memperlihatkan mangkuk kosong kepada Tiara.
:Syukurlah kalau kak Maya suka ! Kakak boleh bilang kau kakak kepengen makan makan lain kalau Tiara bisa, Tiara akan menbuatkannya khusus untuk Kak Maya dan calon dede bayi" ucap Tiara polos.
"Trimah kasih Tiara kau benar benar Adik yang sangat Baik! Tapi ingat Kau juga harus jaga kandunganMu baik baik" ucap Maya sambil menegangi tangan Tiara.
__ADS_1
Mereka bertiga tertawa bahagia setidaknya dengan kehadiran Tiara, Maya sedikit melupakan kesedihanya.
👉masih author tunggu like, vote ,coment nya ....trimsh kasih banyak