
Pagi itu dirumah sakit, Ryo yang sedari tadi menunggu Ibunya di luar ruangan, sedang termenung di kursi besi yang berlapiskan aluminium.
Pria tampan itu tak henti hentinya mengingat kembali kejadian kemarin di aula rumah sakit.
"Sebenarnya apa yang terjadi antara Arthur dan Abraham? Apa mereka sekarang ada komplik atau ini hanya perasaanKu saja, Mana mungkin itu semua terjadi keduanya saling menyayangi layaknya keluarga walau mereka sebenarnya bukan Ayah dan anak! Tapi kenapa tatapan Arthur saat itu seperti sedang memendam sesuatu...Ah..." ucap Ryo sambil menyacak acak rambutnya.
Pertanyaan pertanyaan besar masih terus bembayangi pria itu sampai akhirnya docter Vian dan seorang perawat keluar dari balik pintu kamar inap dimana Rita kini sedang dirawat.
Ryo bangkit dari tempat duduknya dan segera menghadap docter Vian yang ingin pergi ke bilik lain untuk memeriksa pasien lain.
"docter tunggu sebentar! Bagai mana keadaan MommyKu sekarang ini" ucap Ryo menanyakan keadaan Rita.
"Nyonya Rita baik baik saja! keadaanya semakin hari semakin membaik. Tuan Ryo harus memberinya semangat untuk sembuh dan jangan lupa memberinya obat tepat waktu, Saya yakin kalau semua itu Tuan Ryo lakukan kesehatan Nyonya Rita akan berangsaur pulih walau tidak 100 %" Balas docter Vian.
__ADS_1
"Baik docter, trimah kasih banyak atas semuanya" ucap Ryo sambil menjabat tangan docter Vian
"Sama sama Tuan Ryo! Tidak usah berterimah kasih seperti itu karna memang ini sudah tanggung jawab Saya sebagai docter"Balas docter Vian sembari tersenyum kepada Ryo.
"Kalau begitu kami permisi dulu, Kami mau memeriksa pasien lain" ucap Vian melepaskan jabatan tanganya dan berjalan menuju kamar pasien lain.
Setelah kepergian docter Vian, Ryo melangkah memasuki kamar ibunya, Nampak disana Rita sedang duduk diatas tempat tidur sambil menyandarkan tubuhnya di punggung tempat tidur.
Rita sedang makan sambil disuapi oleh Bibi onah, pelayan yang keseharianya bekerja di kediaman Ryo.
Rita mengangguk pelan dan kembali membuka mulutnya untuk mendapatkan suapan berikutnya dari Bi onah.
"Bi tolong jaga Mommy sebentar! Aku mau keluar ada urusan yang harus Aku selesaikan dan mungkin agak siang baru Aku balik lagi kesini" ucap Ryo mengalihkan pandanganya kearah Bi Onah.
__ADS_1
"Baik Tuan! Anda jangan kuatir Saya akan menjaga Nyonya sebaik mungkin" balas Bi onah sambil meletakkan piring di atas nakas dan mengambil air minum buat Rita.
"Ly..o to...long panggil Atthu dan Maya kemali Mom mau bettemu meleka" ucap Rita masih terbata bata dan pengucapanya hampir menyerupai anak kecil
Ryo tersenyum melihat Ibunya, rasanya ada kebahagian tersendiri dari dalam hatinya mendengan Ibunya menyebut nama Arthur dan Maya.
"Iya Mom ! Ryo akan membawah mereka ke sini tapi sebelum itu Mom harus janji untuk mendengarkan semua kata docter Vian supaya Mom lekas sembuh dan dapat berkumpul dengan mereka" ucap Ryo tersenyum memandangi wajah Ibunya.
"I..ya Mom janji " Balas Rita ikut tersenyum.
Bi onah ikut tersenyum melihat keduanya, Ada rasa bahagia dalam hatinya melihat perubahan Ryo dan Rita yang dulunya jahat kini mulai lembut dan baik.
Setelah berpamitan ke ibunya dan memberi perintah Bi Onah untuk menghubunginya kalau ada apa apa terjadi pada Ibunya.
__ADS_1
Kini Ryo sudah berada di dalam Mobil dan mengarahkan kendaraanya itu menuju ke perusahaan AMANDA tivi untuk berteMu Leon yang sebelumnya mereka sudah melakukan janji untuk bertemu disana.
👉hay para sahabat dari sabang sampai mereauke dan juga kawan dari negeri jiran sana apa kabarnya ? Semoga kalian dan seluruh keluarga dalam lindungan ALLAH swt...Aamiin....Author masih minta like , vote , dan comentnya ya ! Maaf author tak bisa balas coment kalian satu satu....maaf bangat ...