
Suara pintu terbuka dua bodyguard membuka pintu untuk Tuannya .. Seorang pria didampingi oleh Dua bodyguard bergerak dengan cepat menghampiri keributan
"Mom apa yang terjadi ?"ucap Ryo sambil terus memperhatikan Rita yang sedang mengusap bajunya yang kena noda kopi
" Pelayan sialan itu menumpahkan kopi di baju mommy!" balas Rita sambil menunjuk ke arah Arthur
Mata Ryo terbelalak melihat siapa yang berdiri di hadapanya sekarang ini ..
pluck....plack ...plack...
Suara tepukan tangan Ryo memecah keheningan di ruangan itu ..
"Akhirnya TUHAN mempertemukanKu kembali dengan anak sialan ini " ucap Ryo sambil tersenyum sinis memandang ke arah Arthur ..
Tanpa basa basi Ryo langsung menghantamkan pukulanya ke arah wajah Arthur ..
Arthur yang mengetahui pukulan Ryo akan mendarat ke bagian wajahnya dengan cepat menangkisnya tapi sayang tenaga Ryo terlalu besar sehingga tetap saja pukulan itu mengenai wajahnya.
Puck..........Bunyi pukulan Ryo yang mendarat ke wajah Arthur.
Arthur meringis ke sakitan tak hayal lagi bibirnya mengeluarkan cairan merah.
Rita dan Teos tersenyum geli melihat rasa sakit serta panik yang di rasakan Arthur saat itu.
Arthur mengusap bibirnya yang penuh darah dengan telapak tanganya.
"Tuan tidak puaskah dirimu dengan apa yang kau lakukan ke pada ku selama ini? entah sudah berapa banyak darah yang kau ambil dariku." ucap Arthur yang merasa tidak terimah apa yang Ryo perbuat padanya selama ini.
__ADS_1
"Haaaa..haa...!! itu belum seberapa anak sialan ..sebelum nyawamu sampai di neraka aku tidak akan berhenti menyiksamu " ucap Ryo dengan nada sinis
Teos yang sedari tadi diam kini memperlihatkan taringnya.
" Hay kalian !! Bila kalian berani melapor atau menyebarkan berita ini ke media maka jangan harap bisnis keluarga kalian akan baik baik saja ! tunggu apalagi cepat keluar dari sini.." ucap Teos menggertak para pengunjung cafe
Para pengenjung ketakutan! mereka langsung berdiri dan berlari kecil keluar dari cafe itu.
Dua bodygruard yang sedari tadi berdiri di depan pintu memberi jalan kepada mereka kemudian menutupnya kembali agar tidak ada satupun orang yang bisa masuk kedalam ruangan itu.
"Kalau begitu saya minta maaf atas kejadian ini dan tolong lepaskan saya Tuan!" ucapan Arthur sambil menundukkan kepala.
Rita yang mendengar ucapan Arthur mengerutkan dahinya dan tertawa lebar.
"MelepaskanMu ha ha ha ..setelah apa yang kau perbuat dengan baju mahalku ini hah! ucap Rita memandang Arthur dengan sinis.
"Apa katamu ...membayar! ucap Ryo dengan emosi dan kembali mendaratkan pukulanya kearah perut Arthur
" Oh...Adhu..." ucap Arthur sambil tertunduk menahan sakit.
" Hay Anak sialan berani benar kau mau membayar kami dengan uang hinamu itu! Apa kau sengaja ingin memandang remeh keluarga kami " ucap Ryo membentak ke arah Arthur.
Susi yang sedari tadi berdiri mematung kini memberanikan diri melangkah mendekati Ryo.
"Tuan kasihanilah dia! dia sudah sangat kesakitan ..dan apa Tuan mau kalau seandainya dia anak Tuan dan diperlakukan sedemikian rupa oleh orang lain " ucap Susi yang sedikit gemetar
"Chie berani sekali dirimu pelayanan rendahan mengajariku ..apa kau tidak takut hal yang sama akan terjadi padamu ..dan ingat jika anak ini adalah anakku ..sudah dari bayi aku membunuhnya dan satu hal lagi ku katakan padamu najis dan haram bagiku mengakuinya anak" ucap ryo yang mengalihkan pandanhannya ke arah susi
__ADS_1
Setelah merasa sudah tidak ada jalan lain
Susi mendekat ke arah Arthur dan berbisik
" Arthur larilah biar aku yang hadangnya "
ucap susi di daun telinga milik Arthur.
Arthur beranjak untuk berlari tapi naas dapat di baca oleh Ryo .
"Mau lari kemana kau !" ucap Ryo sambil ingin mengejar Arthur
Susi yang menghalangi gerakan Ryo mendapat tendangan keras dibagian perut sehingga jatuh mengenai meja ..
Arthur berlari menujuh pintu ..tapi sayang tenaganya sudah terkuras, rasa sakit sudah tidak bisa Ia tertahan lagi dan Akhirnya Arthur jatuh tersungkur di atas lantai
Dengan sangak emosi Ryo menendang keras kaki kiri milik Arthur danTak hayal lagi kaki kecil itu mengeluarkan bunyi dan patah pas di tulang keringnya.
Maya yang baru tiba di cafe merasa heran melihat kerumunan orang yang ada di luar cafe itu.
Segera kakinya di langkahkan mendekati kaca trasparan untuk melihat kedalam ..
Tubuhnya gemetar air matanya tak terbendung lagi ...menyaksikan kejadian di dalam sana.
Arthur yang merasa tubuhnya kini tak berdaya ..sempat melihat kearah ibunya dan tiba tiba dunia terasa gelap dan Dia pun tak sadarkan diri.
👉vote ,like ,coment ya makasih.
__ADS_1