
Setelah pertemuan Abraham dengan Hendra selesai kini mereka meninggalkan toko perhiasan belum beberapa langkah meninggalkan toko perhiasan tersebut Abraham melihat sosok yang tidak asing baginya siapa lagi kalau bukan Jonatan secretarisnya.
" Jo ...." panggil Abrahan kepada pria itu .
Jo sotak berbalik setelah namanya di panggil .
"Siang Tuan besar dan Tuan muda" ucap Jo membungkukkan badanya kepada Abraham dan Arthur .
"Siang Jo " ucap Abraham dan Arthur bersamaan .
" Sedang apa kau disini " ucap Abraham yang heran melihat Jonathan yang tidak biasa melakukan hal hal yang tidak ada hubunganya tentang pekerjaan kantor .
"Maaf Tuan mumpung hari libur jadi saya menemani putri saya berbelanja! Diana kemarilah ! " ucap Jonathan sambil memanggil gadis yang seumuran dengan Arthur .
Diana yang asyik memilih milih pakaian sontak berbalik dan mendekati Jonathan ayahnya .
" Nak kenalin ini Tuan besar dan Tuan muda ! dan ini Diana anak saya ! ucap Jonathan memperkenalkan mereka .
" Saya Diana Tuan " ucap diana sambil menjulur kan tangan ke Abraham .
" Saya Abraham dan ini anak saya Arthur"ucap Abraham menyambut uluran tangan Diana dan memperkenalkan Arthur .
Arthur dan Diana saling berpandangan .
" Kau ......" ucap Arthur dan Diana bersamaan .
Jonathan menepuk pundak Diana
" Dia Tuan muda ..bukan kau " ucap Jonathan menegur anaknya Diana .
"Maaf Tuan muda atas kelancangan saya " ucap diana sambil menundukkan kepala .
__ADS_1
"Tidak apa apa ...Tidak usah panggil Tuan muda panggil Arthur saja " ucap Arthur sambil menyambut uluran tangan Diana .
Abraham dan Jonathan hanya ketawa melihat tingkah laku kedua remaja itu .
" Ayo kita ke cafe itu sambil menikmati secangkir kopi " ucap Abraham menunjukku kearah sebuah cafe .
" Ayah dan paman Jo kesana duluan Arthur dan Diana ada urusan sediit ingin kami selesaiin " ucap Arthur kepada Abraham .
"Baiklah kami berdua akan tunggu kalian di sana " ucap Abraham sambil melangkah ke arah cafe diikuti oleh jonathan .
Setelah kepergian Abraham dan Jonathan kini tinggal Arthur dan Diana ..
Arthur merogoh kantong belakang sebelah kirinya kemudian mengeluarkan sebuah saputangan yang terlipat sangat rapi dan menyerahkan kepada Diana .
" Ini sapu tanganmu nono Diana Dan trimah kasih atas semuanya" ucap arthur sambil memberikan kain persegi empat kepada Diana .
Diana mengalihkan pandanganya menuju tangan Arthur yang memegangi kain persegi empat tersebut .
"Tidak usah memanggilku Tuan muda Aku sangat geli mendengarnya dan Trimah kasih atas sapu Anda nona Diana ! ucap Artur lagi .
"Baiklah Arthur dan panggil aku Diana saja oke " balas Diana .
"Oke ....." ucap Arthur sambil menyatukan ujung jari telunjuknya dengan ibu jarinya membentu hurup O.
"Sebagai ucapan trimah kasihmu kepadaku maka itu temani aku shoppyng yuck " ajak Diana kepada Arthur sambil menarik tanganya.
Arthur cuman pasrah mengikutin Diana ..
" Gimana menurut Arthur penampilan diana cantik tidak ?ucap Diana setelah mencoba sebuah baju yang ada di mall itu .
Arthur hanya menggeleng kepala tanda tak suka .
__ADS_1
melihat reaksi Arthur kembali Diana menatapi pakaiannya di dalam cermin.
"Cantik kok ! Apa alasanya kok kamu bilang tidak cantik ! ucap Diana memanyunkan bibirnya .
"karna yang cantik di dunia ini cuman Ibu dan nenekku saja " ucap Arthur dengan santai .
Mendengar hal itu Diana sontak memukul bahu Arthur dengan tas kecil miliknya .
"Ayo balik ! Tuan Abraham dan Ayah pasti sudah menunggu kita " ucap Diana setelah membayar belanjaanya .
Sementara itu di cafe tempat Abraham dan Jonathan .
" Jo kau hurus mengurus semua apa yang di butuhkan saat Acara pernikahanku nanti bersama Maya " ucap Abraham sambil menyeruput kopi miliknya .
"Baik Tuan dengan senang hati " ucap jonathan singkat .
"Trimah kasih jo memang kamu bisa di andalkan " ucap Abraham .
" sama sama Tuan ! Ternyata Rencana Tuan berjalan dangan mulus untuk .." ucap Jo menggantung karena mendengar suara dari Arthur dari belakang .
" Rencana untuk Apa paman ?" ucap Arthut memotong ucapan Jonathan dari Arah belakan Jonathan .
Abraham dan Jonathan terdiam atas pertanyaan Arthur .
'Rencana apa paman ..tolong di jawab ? ucap Arthur mendekati mereka berdua .
"Rencana pernikahan ayah dan ibumu kamu serta rencana kerja ayah di perusahaan Nak " ucap Abraham memotong ucapan Arthur yang selalu mempepet Jonathan untuk bicara .
" Betul Tuan muda ..seperti kata Tuan Abraham " ucap jonathan sedikit gugup .
" Kirain Apa he he " ucap Arthur sedikit senyum.
__ADS_1
👉 hay teman teman sebangsa dan setanah air trimah kasih sudah mampir di tunggu ya like ,votenya ...yang banyak