DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
26. AKU MENYUKAIMU SEJAK DULU .


__ADS_3

Di benua Amerika Abraham sedang berada di sebuah pesta pernikahan, Abrahan dapat undangan langsung dari tante Mia untuk menghadiri pernikahan anak tunggalnya yaitu Mitha


Semasa kuliah di Amerika abraham tinggal dan menetap di rumah tante Mia dan tante Mia sudah menganggap Abraham senagai anak sendiri .


Mitha adalah seorang gadis cantik tinggi, seksi dengan umur masih muda yaitu 23 tahun


Sikapnya yang manja kadang membuat Abraham ilfeel mungkin karna dari kecil mitha sudah kehilangan figur seorang ayah jadi bila bertemu dengan Abraham pasti bermanja manja seperti saat sekarang ini .


Sudah 30 menit sang mempelai pria belum juga datang padahal janji suci di jadwalkan 15 menit yang lalu .


wajah Mia dan Mitha mulai tidak tenang menunggu ke datangan Devan yaitu calon mempelai pria .


"Sabar ya mungkin jalanan sedang macat "ucap Abraham yang menenangkan hati Mitha yang dari tadi sudah gelisa.


"Iya kak Bram "ucap Mitha sambil tersenyum


Sementara tidak jauh dari tempat Abrahan dan mitha pak penghulu juga sudah tidak sabar karna jadwal seharusnya sudah 15 menit yang lalu .


"Nyonya apa mempelai prianya masih lama " ucap sang penghulu yang sudah merasa bosan menunggu sedari tadi.


" Sabar ya pak mungkin lagi di perjalanan tunggu 10 menit lagi "ucap Mia mencoba menenangkan sang penghulu ..


Tidak begitu lama sepasang suami istri datang tergopoh gopoh dan menghampiri Mia


" Maaf nich jeng pestanya harus diundur dulu " ucap Rere ibu dari Devan.


Ucapan Rere sontak membuat Mia kaget .

__ADS_1


"Kok bisa ya jeng padahal persiapan sudah 100% nich ! ucap Mia kepada Rere


" Devan jeng ...! " ucap Rere menatap wajah Mia sambil menangis .


"Iya jeng Devan kenapa ? " ucap Mia heran tiba tiba Rere menangis .


" Devan kabur bersama sherly kekasihnya itu " ucap Rere sambil menundukkan kepalanya


Mitha dan Devan memang di jodohkan oleh Mia dan Rere , karena sejak sma dulu mereka telah berjanji akan menikahkan anak anak mereka berdua kelak.


Sedangkan Devan yang di jodohkan oleh orang tuanya sudah punya kekasih yaitu sherly .


Mitha yang mendengar hal itu langsung berdiri dan menangis terseduh seduh dan


berlari meninggalkan tempat itu menuju bilik kamarnya .


Semua hanya terdiam, pesta di gadang gada ng bertaburkan bintang bintang dan lampu kelap kelip akhirnya tinggal kenangan .


" Tante biar Bram yang membujuk mitha! tante urus yang di sini saja " ucap Abraham sambil mengelus elus bahu Mia .


Abraham berjalan mendekati bilik Mitha dan mengetok daun pintu kamar tersebut .


Lama Abraham memukul daun pintu itu tapi tidak ada jawaban sama sekali


Abraham mencoba membuka pintu dan mencondongkan kepalanya masuk mencari sosok Mitha ..


Mitha ternyata menghempaskan tubuhnya di ranjang bulir bulir air matanya jatuh membasahi pembaringan itu .

__ADS_1


Abraham memberanikan diri mendekati dan mengehelus kepala Mitha .


"Mit mungkin dia bukan jodohmu ..kau harus kuat menerima semua ini, dan mungkin ini sudah yang terbaik buat mu ..coba de bayangkan seandainya kalian sudah menikah lalu Devan meninggalkanmu dengan wanita lain pasti sakitnya tu disini " ucap Abraham sambil memegang dadanya .


Mitha bangkit dari tidurnya dan duduk disamping kiri Abraham dan tiba tiba memeluk tubuh Abrahan dan menangis terseduh seduh.


" Kak andaikan ibu menjodohkan kak Abraham dan Mitha pasti Mitha sangat bahagia" ucap Mitha sambil menyandarkan kepalanya ke dada bidang Abraham .


Abrahan menaikan sebelah alisnya diikuti dengan sunggingan bibirnya apa yang di ucapkan Mitha barusan membuatnya kaget .


" Kau ini ada ada saja ! kak Abraham sudah anggap Mitha sebagai adik kandung kakak sendiri ! dan jangan berpikir lebih dari itu " ucap Abraham mengelus pundak Mitha .


"Mitha sudah menyukai kak Bram sejak dulu bukan sebagai kakak adik tapi rasa seorang wanita dewasa mencintai pria dewasa " ucap Mitha melepas pelukanya dan menatap lekat kearah Abraham


"Huss ....Kau ini " ucap Abraham mengacak acak rambut Mitha


Tiga puluh menit kemudia


karna sakin lelahnya menangis Mitha akhirnya tertidur Abraham menyelimuti dan bergegas keluar dari kamar .


Tut.....Tut......Tut .....


Benda pipih di saku celana Abraham bergetar


Abraham merogoh kantong celananya dan mengeluarkan handpone miliknya


" Ah tumben bangat Andy nelpon Que" ucap Abraham sambil menekan tobol hijau pada layar handpone tersebut .

__ADS_1


"HAllo Ndy ..ada apa? ucap Abraham membuka percakapanya dengan Andy .


👉budayakan vote , like and coment ya makasih .....


__ADS_2