DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
96. WANITA DUA KARAKTER


__ADS_3

Suasana kembali hening para karyawan disana hanya diam terpaku melihat drama adu mulut antara CEO dan mantan CEO mereka .


Ryo kembali mendekati Abraham .


"Kau bisa saja menipu mereka dengan sifat baikmu selama ini tapi jangan harap denganku kau bisa .Ingat Abraham kau dan keluargamu menyimpan dendam kepada keluarga kami turun temurun mulai dari kakekmu, ayah, dan terakir dirimu, keluarga kalian iri dengan keberhasilan keluarga kami selama ini Bukan? Adanya kepercayaan dari Maya dan Arthur membuka peluang emas bagimu untuk menguasai AMANDA grup yang selama ini kau damba dambakan " ucap Ryo yang terus gencar menyudutkan Ryo dengan harapan yang tetap sama yaitu membuat Maya percaya pada ucapanya .


Sama halnya dengan para karyawan Maya hanya diam samil melipat kedua tanganya di depan dada. Setiap ucapan yang keluar dari kedua pria itu dicernah dengan sangat hati hati .


Sementara itu Abraham yang mendengar ucap Ryo memplototkan matanya sesekali memainkan dahinya turung naik .


"Kenapa mulut laki laki ini bawel sekali seperti burung Beo saja " ucap Abraham dalam hati .


"Menguasai AMANDA grup katamu! Ryo Ryo harusnya kau bercermin dulu sebelum mengucapkan sesustu , bukankah kau yang selama ini sangat Antusias menduduki kursi CEO itu , Setelah kau kalah denganku kau mulai panik segala cara kau lakukan untuk memperburuk namaku di hadapan Arthur dan Maya ! Oh aku tau keluarga kalian yang matre itu takut jatuh miskin bukan ?ucap Abraham membalas ucapan Ryo .


Mendengar kata dari Abraham menyebut keluarganya matre Ryo tersulut emosi dan tipa tiba mendaratkat pukulan kearah wajah Abraham , Abraham tergerak dan hampir saja jatuh . Abraham yang mendapat kontak pisik dari Ryo juga terbakar emosin, Abraham membalas memukul Ryo seperti apa yang Ryo lalukan padanya ., kedua pria itu saling pukul, tendan satu sama lain.

__ADS_1


Hingga beberapa Menit Maya maju dan Melerai mereka .


"Cukup ...cukup kataku! ucap Maya sehingga keduanya seketika berhenti.


Abraham mundur ke belakang sama halnya dengan Ryo, mereka saling menjauhi satu sama lain .


"Apa kalian sama sekali tidak malu dengan perbuatan kalian ini sudah tua tapi kelakuan masih seperti anak kecil" ucap Maya membentak Abraham dan Ryo bersamaan .


Kedua pria itu hanya tertunduk terpaku mendengar ucapan Maya. sesekali mereka berdua melap darah dari hidung dan mulut mereka.


Maya kemudian melangkah mendekati Ryo .


"Hay kau Manusia setengah iblis kau masih saja ingin mendekati Aku dan anakku setelah apa yang kau lakukan pada kami berdua Hah! Kau dengan mudahnya berkata maaf tanpa ada rasa malu sedikitpun ck ! Ryo ingat ini belum seberapa kau terimah dibanding Apa yang kau dan keluargamu lakukan kepada kami berdua . setiap tetes darah dan air mata yang keluar dari tubuh kami akan kami meminta pertanggung jawabanmu dan keluargamu itu ! jadi mulai sekarang ku peringatkan kepadamu dan keluargamu itu jangan coba mengusik atau menyentuh lagi selembar rambut atau seujung kukupun dari kami berdua karna bila itu terjadi kalian akan merasahkan lebih sadis dari ini ! ucap Maya yang begitu emosi kepada Ryo .


Ryo hanya tertunduk lemas kata kata Maya benar benar menusuk kedalam sanubarinya yang paling dalam

__ADS_1


Sementara disini Abraham hanya tertegun mendengar ucapan Maya" Wanita ini benar benar memiliki dua karakter yang berbeda kadang lugu dan menggemaskan tapi disaat marah Iya akan menjadi iblis yang sangat menakutkan Oh TUHAN bagai mana nasibku kelak bila aku melakukan kesalahan padanya " ucap Abraham dalam hati .


"Bram Ayo pulang " ucap Maya mengajak Abraham untuk pulang .


Abraham hanya mengangguk tanda setuju


belum beberapa langkah mereka berjalan tiba tiba Ryo berlari kecil mendekati dan memegangi tangan Maya .


"Sayang tolonglah untuk kali ini saja biar mas menebus kesalah mas yang lalu lalu dan marilah kita memulai keluarga kecil kita Aku , kau dan anak kita Arthur! ucap Ryo dengan deraian air matanya .


Maya yang di perlakukan seperti itu segera menghempas tangan Ryo sehingga terlepas dan kembali melanjutkan langkahnya keluar .


" Akhirnya kau terpuruk! Akulah pemenangnya ha ha ha " ucap Abraham di daun telinga Ryo sambil berlari kecil mengejar langkah kaki Maya .


"B4jingan kau Abraham " teriak Ryo saat Abraham dan maya sudah menjauh .

__ADS_1


👉waduh makin hari vote dan like makin berkurang ....tapi tetap semangan semoga hari ini hari hoky buat Author ...tetap vote like coment yang banyak ya kawan kawan ..makasih banyak ....


__ADS_2