DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
166. TERTEMBAK.


__ADS_3

Semuanya segera memasuk dalam mobil . Abraham dengan Jonathan sementar Ryo bersama dengan Leon.


Ryo menjalankan terlebih dulu kendaraannya karna Ia lah sebagai penunjuk arah di mana Letak orang yang menculik anaknya.


"Awas saja kalau tua bangka itu sampai melukai anakKu! Aku tidak akan mengampuninya lagi" Gerutuh Ryo sambil memukul mukili strik mobilnya.


"Siapa yang Anda maksud Tua bangka itu? " Pandang Leon kearah Ryo.


"Siapa lagi kalau bukan Teos ! pasti Iya ingin balas dendam kepadaKu karna Azura anak haramnya bersama Viona itu meninggal" ucap Ryo dengan geram.


"Ada juga kakek yang tega berbuat seperti itu kepada darah dagingnya sendiri" balas Leon.


Ryo mengendarai mobilnya dengang kecepatan kencang lalalui jalan setapak menuju ke arah pantai menuju.


Butuh waktu 30 menit untuk tiba di kawasan itu.


Ryo memberi aba Aba kepada Abraham untuk berhenti dan menyembunyikan kendaraan mereka di semak semak agak jauh dari lokasi target.


"Mobil kita simpan disini! Kita berjalan ke gedung yang ada di disana! ucap Ryo menunjuk gedung yang ada di tengah Laut.


"Jo siapakan semua Alat penyelam, kita akan menyelam di dasar laut agar tidak terlihat oleh anak buah tua bangka keparat itu" ucap Ryo memerintahkan Jonathan mempersiapkan berbagai alat menyelam.


Abraham dan Ryo melucuti pakaian masing masing setelah tiba di pinggir pantai dan memasang drysuit atau baju menyelam.




Setelah semuanya siap kini ke empat pria Itu masuk kedalam air dan menyelam kedasar laut menuju sasaran target yaitu gedung yang berada di tengah laut.


Hanya bahasa isyarat yang mereka lakukan di dalam air hingga mereka sudah menemukan pondasi bangunan di bawah laut.


Dengan Alat yang sudah mereka persiapkan kini,keempatnya memanjat bangunan tersebut dengan muda.

__ADS_1


Satu persatu penjaga diluar gedung itu dengan muda meraka lumpuhkan.


"Ayo masuk kedalam pasti Arthur mereka sekap dalam ruang rahasia" ucap Ryo kepada mereka bertiga.


Ryo tau seluk beluk bangunan itu karna sejak dia masih menjadi CEO di AMANDA grup. Ryo sering menyiksa lawan lawannya serta para penghianat AMANDA grup di tempat itu.


Ada dua penjaga bersenjata lengkap berdiri di depan pintu, yang membuat mereka menghentikan langkah mereka sejenak.


"Bagai mana ini Bram! apa yang harus kita lakukan untuk menyingkirkan Mereka berdua" ucap Ryo kepada Abraham.


"Kau tenanglah!Kalian semua, minum pil ini dan pakelah masker ini sebagai pelindung dari gas beracun yang sebentar lagi akan aku lemparkan kearah mereka" ucap Abraham memberi 1 pil per orangnya dan juga masker sebagai pelindung gas beracun yang sudah siap Ia lemparkan ke arah 2 penjaga pintu.


Setelah semua siap Abraham langsung melempar kearah kedua penjaga itu hingga menimbulkan kumpalan asap tebal menyelimuti 2 penjaga tersebut .


Tak hayal lagi keduanya langsung roboh di tempat tanpa ada perlawanan sama sekali.


"Diamlah sementara waktu, biar asap itu hilang dengan sendirinya! Supaya saat membuka pintu asap itu tidak merembet kedalam ruangan yang bisa membahayakan nyawa Arthur" ucap Abraham menahan mereka beetiga untuk bergerak dari tempatnya masing masing.



"Leon, Jo dobrak pintu itu" ucap Abraham di dampingi oleh Ryo dengan persenjataan lengkap dan mengarahkan senjata mereka ke depan siap untuk menembak.


Leon dan Jonathan langsung mendobrak pintu hingga kedua sisi daun pintu jatuh ke lantai.


Dan nampaklah Arthur sedang terikat lemas di atas kursi dengan ikatan yang cukup kuat


"Ha ha ha ...Akhirnya Kalian datang juga " ucap Teos sambil menyodorkan senjata ke kepala Arthur.


"Hay Tua bangka kalau ada apa apa yang terjadi dengan anakku, Aku tidak akan peenah melepaskanMu" ucap Ryo dengan Emosi kepada Teos.


"Ryo Kau sudah berani menentang Ayahmu sendiri, Sejak anak sialan ini dan Ibunya muncul di keluarga kita" Balas Teos.


"Aku bukan keluargaMu ! Kau itu benalu yang tidak tau malu, Kau menggelapkan uang perusahaan untuk memperkaya diri sendiri, menghamili menantumu sendiri serta menyiksa darah dagingmu. Apa itu yang di sebut keluarga" ucap Ryo dengan Emosi.

__ADS_1


Abraham mendekati Ryo dan membisikkan sesuatu di telinganya.


"Ryo lawan terus Dia bicara! Aku akan melempar gas air mata ini kearahnya! setelah itu kau berlari menyelamatkan Arthur kau paham" ucap Abraham dengan pelan yang hampir tidak kedengaran.


Ryo mengangguk pelan tanda Ia mengerti akan ucapan Abraham.


"Dan kau Leon dan jonatan habisi para penjaga itu setelah hitungan ke tiga" ucap Abraham kepada kedua secretaris itu.


"Berani kau denganKu! Ku pecahkan kepala anak sialMu ini" ucap Teos sambil menyodorkan senjata kearah kepala Arthur dan sedikit menarik jari telunjuknya untuk menarik pelatuk senjata.


Tetapi belum juga pelatuk sejatanya Ia tarik.


tiba tiba asap tebal menyelimutinya ruangan itu dan membuat Matanya terasa perih.


Merasa kondisinya sedang terancam, Teos menembakkan peluruhnya kearah Arthur tapi dengan sigap Ryo mendorong Tubuh Arthur dan terpental jauh dari tempatnya.


Dor......1 tembakan terdengar sangat nyajaring seakan akan ingin memecah gendang telingan orang yang ada di ruangan itu.


Arthur terjatuh ke lantai sebelum kesadaranya hilang, matanya terbelalak melihat tubuh Ryo berkelimangan darah.


Teos tak menyia nyiakan kesempatan itu Ia lari melalui pintu belakan.


"Jo kejar Dia jangan sampai Dia lolos" ucap Abraham.


Dengan cekatan Jonathan memburu Teos yang ingin kabur dari tempat itu.


"Bram ! ucap Ryo memanggil Abraham yang sudah tidak berdaya dengan darah berserakan diatas lantai.


Abraham mendekati Ryo dan meletakkanya di pahanya.


"Bram ! Jika aku tiada nanti tolong jagakan Arthur dan Ibuku. Aku mohon" ucap Ryo yang kesadaranya mulai melemah.


"Tenanglah Kau dan Arthur pasti selamat! Leon cepat panggil Anak buahMu dan bawah mereka segera kerumah sakit terdekat. Aku akan mengejar tua bangka itu" ucap Abraham kepada Leon.

__ADS_1


Leon dan Anak buanya dengan cekatan mengankat tubuh Ryo dan Arthur pergi dari tempat itu menggunakan Hallicopter.


👉tetap beri like, comen, vote dan rate bintang limanya ya ...gratis kok.....trimah kasih.


__ADS_2