
Ryo melangkahkan kakinya dengan cepat kearah Abraham dan Maya tanpa basa basi Ryo langsung memegang kedua tangan Maya dan bersujud di hadapanya .
"Maya kembalilah ke Mas seperti sedia kala mas akan menjaga dan melindungi kalian berdua" ucap Ryo yang memegang erat tangan Maya
Maya tertegun melihat reaksi Ryo matanya melotot dengan apa yang dia lihat saat ini .
Beda halnya dengan Abraham Ia segera menarik tubuh Maya dan menyembunyikan di belakangnya .
"Kau lagi kau lagi ! berhentilah mengganggu kehidupan calon istriku dan calon anakku " ucap Abraham memandang sinis kearah Ryo .
Ryo bangkit dan mensejajarkan tubuhnya dengan Abraham , kedua pria tampan itu memberi tatapan saling membunuh .
" chuii...Apa katamu calon istri calon anak hah! " ucap Ryo sambil mendorang keras lengan bagian Atas Abraham selingga Abraham tergeser sedikit dari tempatnya berdiri saat itu .
Lagi lagi Abraham cuman tersenyum getir memandangi Ryo ...
"Benar ! Maya adalah calon istri saya dalam hitungan kurang dari satu bulan lagi kami akan menikah ! Dulu semua milikmu tapi kedepanya semua milikmu dulu akan mejadi milikku nantinya.! kau paham itu Ryo " ucap Abraham dengan emosi .
__ADS_1
Maya menyeringitkan dahinya dan melangkah ke arah depan dan berhenti di tengah tengah antara Ryo dan Abraham .
"Apa maksudmu semua milikmu kelak " ucap Maya menatapi Abraham .
Abraham tercengang Ia kembali mencerna kata kata yang keluar dari mulutnya tadi .
"Sial ...kenapa harus salah ucap " gumam Abraham dalam hati .
Ryo yang melihat kepanikan Abraham tersenyum penuh kemenangan langkah Awalnya kini sudah terbuka lebar .
" Kenna loe "ucap Ryo dalam hati .
"Jangan salah paham sayang , maksud Babang setelah kita menikah kau dan Arthur akan menjadi milikku seutuhnya dan Manusia setengah iblis ini tidak bisa lagi merampasmu dariku " ucap Abraham dengan mata berkaca kaca dan memegang erat kedua tangan Maya .
Melihat kesempatan Emas di hadapannya Ryo tidak ingin membuang moment indah itu Ryo menarik genggaman tangan Abraham sehingga terlepas dari tangan Maya .
Posisi Maya kini berbalik tadinya di belakang Abraham kini Maya berada di belakang Ryo seolah olah Ryolah tamengnya untuk saat ini .
__ADS_1
"Pintar sekali kau menyembunyikan muka iblismu di balik topeng Malaikatmu ! Abraham... Abraham bagai manapun kau menyembunyikan kebusukanmu dengan topeng malaikatmu itu ..to lama lama sifat iblismu akan terbongkar juga " ucap Ryo dengan suara agak nyaring dengan niat memperdengarkan Maya .
"Tenang Bram tenang " ucap Abraham sambil menarik nafas dalam dalam .
"Dengar Ryo baik baik biarpun kau menghasut Maya atau Arthur untuk menjauhiku tidak masalah bagiku karna aku percaya jodoh , nasib dan kematian di tangan TUHAN. Tapi aku mohon padamu jangan melakukan dosa lagi dengan cara menfitnaku dengan ucapan ucapan tidak masuk akalmu itu " ucap Abraham yang kini menyerang balik ke Ryo .
"Pandai sekali kadal ini melindungi diri " ucap Ryo dalam hati .
Ryo mengumpulkan daya pikirinya bagaimanapun caranya Ia harus membuat Abraham terpojok kali ini di hadapan Maya , kalau tidak bisa mendapatkan hati Arthur maka jalan satu satunya yaitu mengambil hati Maya .
"Kau benar benar pandai Abraham mengambil Hati Arthur dan Maya padal kau tidak tulus kepada mereka berdua kau hanya ingin balas dendam kepada keluargaku yang telah memporak porandakan keluargamu itu " ucap Ryo yang coba menekan emosinya .
Abraham menyerigitkat nahinya dan mengangkat kedua alisnya agar bisa sejajar .
"Apa katamu tidak Tulus kau ingat Ryo sebelum mengenal Maya aku sudah lebih dulu mengenal Arthur , kami berdua saling melengkapi Arthur butuh kasih sayang seorang Ayah yang tidak perna Ia dapatkan sedari lahir dalam hal ini KAUlah orangnya dan Aku merindukan Buah hatiku yang meninggal bersama istriku helena jadi dalam konsep Apa lagi kau mengataiku tidak tulus hah " ucap Abraham sambil membentak Ryo .
Hening..................
__ADS_1
👉hay vote like di perbanyak ya jangan lupa juga coment comentnya ...makasih buaaanyak....