DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
152.RENCANA KE SULAWESI.


__ADS_3

Di kediaman Maya nampak wanita itu sedang melamun sendirian di teras rumah. Sesekali nampak Ia mengusap kedua matanyanya dengan telapak tanganya.


Air matanya tak henti hentinya bercucuran walaupun sedari tadi Ia mencoba untuk menahan.


"Aku harus kuat ini hanya pukulan kecil bagiKu! Aku percaya Tuhan mencobaiKu karna Ia tau kalau Aku ini kuat" ucapnya sambil menyekah habis Air matanya.


Naomi yang sedari tadi memperhatikanya dari balik pintu merasa kasihan. Dulu Ia merasa kalau Dirinyalah perempuan yang paling menderita di dunia ini.Bagai mana tidak dijual karna bisnis dan di perkosa secara ramai ramai. Tapi pikiranya salah, masih ada yang lebih menderita dibanding dirinya yaitu Maya, coba bayangkan menikah dengan orang tidak dicintai, disiksa sampai hampir merengguk jawanya, kemudian dibuang dalam keadaan hamil. Belum sampai disitu setelah merasa menemukan pria yang benar benar sayang padanya ee ..ternyata siluman berkepala dua...kalau masih ada penderitaan diatas penderitaan Maya entah penderitaan apa sudah namanya.


Naomi berjalan mendekati Maya dengan membawa nampan berisi teh hangat dan satu buah toples berisi cemilan.


Naomi meletakkan nampan diatas meja di samping kiri Maya.


"Ayo minum tak baik melamun di sore hari orang orang dulu pamali" ucap Naomi dambil menyodorkan gelas berisi teh di dekat Maya.

__ADS_1


"Trimah kasih Bu! Diantara orang yang Maya kenal cuman Ibu dan Alm. Ibu Amanda yang tulus menyayangi Maya" ucap Maya sambil menatap bunga bunga yang bermekaran di sore hari.


"Kau ini! Ibu itu sudah menganggapMu dan Arthur lebih dari apapun di dunia ini. Jadi berhentilah berpikir yang aneh aneh! kita bertiga pasti bisa melewati ini semua jadi jangan terlalu bebani diriMu dengan hal hal yang tidak penting" ucap Naomi sambil menyeruput teh yang ada di tanganya.


"Trimah kasih sekali lagi" ucap Maya menatap kearah Naomi.


"Iya sama sama! Maya bagaimana dengan saham yang kau miliki di AMANDA grup apa Kau biarkan Abraham untuk mengambil itu semua dariMu" ucap Naomi


"Apa kau sudah menemukan orangnya" balas Naomi .


"Sudah " ucap Singkat


"Baiklah Ibu akan terus mendukung apapun itu keputusanMu" ucap Naomi kembali meminum teh dalam gelasnya.

__ADS_1


Lama mereka termenung dengan pikiran masing masing.


"Bagaimana kalau kita kesulawesi. Disana kita bisa menenangkan diri sejenak melupakan semua peristiwa yang terjadi akhir akhir ini" ucap Naomi antusia.


"kapan kapan saja Bu kalau semua masalah sudah beres baru kita kesana! lagian Arthur masih sibuk di perusahaan. kasihan kan dia kita tinggalin sendiri apa lagi ada masalah seperti ini" balas Maya.


"Tapi janji ya! Ibu akan mengajakMu jalan jalan ke makassar makan jalan kote sama Roti maros, kita singgah di pare pare sambil pergi mencari cakar di pasar senggol dan tak lupa kita singgah di pinrang berteMu Author di jalan gajah dekat pasar sore pasti seru" ucap Naomi mencoba untuk menghibur Maya agar melupakan kesedihanya.


"Iya Maya janji tapi setelah semua masalah ini beres ya Bu" balas Maya dan meminum tehnya yang sudah mulai dingin karena obrolan panjang mereka berdua.


"Kalau begitu Ibu masuk dulu! mau mandi sore! Kau tak usah sedih sedih lagi, kasihan Arthur kalau Dia melihatMu pasti Ia sangat merasa bersedih" ucap Naomi sambil mengambil gelas kosong dan membawahnya masuk ke dalam.


đŸ‘‰author cape up 4 bab malam ini ...tapi kalian jangan cape ya bagi like , Coment dan votenya ....makasih banyak.

__ADS_1


__ADS_2