
Abraham memasuku ruang itu tanpa mengetuknya terlebih dulu, kedua matanya memandangi sosok wanita yang sedang duduk termenung di kursi sofa.
Melihat kedatangan pria yang ditunggunya sejak tadi sontak wanita itu berdiri dan berlari kecil ingin memeluk Abraham .
Tapi belum sempat tangannya menggapai pria itu Jonathan segera menghadangnya dari depan.
" Nona samantha ..tolong jaga sikap Anda" ucap Jo yang masih berdiri diantara Abraham dan Samantha.
Samantha hanya memanyunkan bibirnya dia tau kalau secretaris Jonathan tidak akan membiarkan dirinya memeluk majikannya itu.
"Bram ...Tolong suruh anjing pelacakmu ini menyingkir dari sini" ujar Samantha sedikit memohon kepada Abraham tapi menghina Jonathan.
Jonathan yang dikatai seperti ini megeryitkan dahinya ucapan Samantha benar benar menjatuhkan harga dirinya, seandainya yang berkata seperti itu adalah seorang pria sudah dari tadi Ia patah patahkan lehernya.
" Nona samantha asal Anda tau Aku bangga menjadi anjing pelacak, bagi itu lebih terhormat dari pada menjadi Anjing pel4cur.
"Maksud kau apa ? jadi selama ini kau mengataiku pel4cur hah! " ucap Samantha menotot kearah Jonathan.
"Maaf Nona saya tidak mengatai Anda begitu ..tetapi Anda sendiri yang menyebut diri Anda seperti itu" Balas Jonathan sedikit menyunggingkan bibirnya.
Abraham yang mendengar ucapan Jonathan hanya tersenyum dalam hati .
"Sebenarnya apa tujuanmu datang kemari?" ucap Abraham sambil melangkah kearah jendela yang terbuat dari kaca .
"Bram Aku kangen.... Sejak kakak Helena meninggal Aku selalu memikirkanmu! ucap Samantha sedikit terasa pilu.
Abraham hanya terdiam tanpa menggubris ucapan dari Samantha.
"Percayalah Bram Aku mencintaimu sebelum dan sesudah Helena meninggal..hari demi hari cinta itu bertambah hingga aku memutuskan kembali ke kota ini untuk menemuimu"ucap Samatha sambil memegangi bahu milik Abtaham .
__ADS_1
"Cepat katakan Apa tujuanmu datang kemari? Ucap Abraham sedikit membentak
"Baiklah akan Aku katakan tujuanku datang ke kota ini selain mengutarakan isi hatiku yang selama ini kupendam kepadamu, Ayah dan ibu juga menyuruhku untuk menagi janjimu kepada mereka dua" ucap Samantha yang terus saja memegangi bahu Abraham dari arah belakang .
"Sudah kubaca pasti di pikiran kalian hanya uang dan uang saja...Hanya Helenalah seorang dari keluaga kalian yang tidak memandangku karena uang Dia terus menemaniku mulai dari aku terpuruk sampai aku bisa bangkit seperti sediakala" ucap sedikit mengingat almarhum istrinya.
"Tapi kau sudah berjanji kepada mereka dihadapan keluarga besar kami bahwa kau akan terus mengirimkan uang tiap bulanya kepada Ayah dan ibu dan berhenti bila kau sudah menikah dengan wanita lain. Nyatanya satu bulan ini kau sudah menghentikan pengiriman uang! kenapa Bram?"ujar Samatha panjang lebar.
"Keluarga kalian benar benar benalu ..terutama kau Samatha kau pikir aku tidak tau selama ini kau perbuat di negaramu ! kau menghambur hamburkan uang yang Aku kirim, kau berlagak seolah olah kau itu orang kaya tapi ekonomi lemah kau bergaya tapi bukan milik, kalian terus memerasku bagai sapi peliharaan kalian saja" ucap Abraham yang memandan keluar ruangan melalui kaca bening yang ada diruangan itu.
"Tapi janji tetaplah janji Bram! Kau akan berhenti mengirimkan kami uang setelah kau menikah lagi tapi buktinya, belum juga kau menikah kau sudah mengingkari semuanya " ucap Samantha melangkah ke depan Abraham.
Abraham menyunggingkan bibirnya rasa jijik melihat wanita benalu yang ada di hadapannya kini.
"Siapa bilang Aku belum menikah? Aku sudah mendapatkan serpihan hatiku yang yang hilang yang dulu terbawa pergi bersama Helena" ujar Abraham sambil membuang pandanganya ke arah Samantha .
"Sudahlah ..!!Jo bawahkan buku nikah kepada wanita benalu ini" ucap Abraham memandang kearah Jonathan.
"Ini Nona ..." ucap Jonathan sambil memberikan buku nikah Abraham dan Maya kepada Samatha.
Mata Samantha melotot ia seolah olah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya dalam buku kecil itu.
"Ini bohong kan Bram ...?" ucap Samantha sambil membuang buku itu kelantai
Dengan sigap Jonathan memungutnya dan menyimpanya kembali di saku celananya.
Ucapan Samantha hanya di balas senyum tipis oleh Abraham, Abraham begitu gembira bisa memberi tau kepada keluarga mereka kalau dirinya sudah menikah dengan orang yang di cintainya.
"Aku tidak Akan membiarkan wanita itu hidup bahagia denganmu ...kupastikan dia akan merasakan akibatnya" ucap Samantha dengan emosi.
__ADS_1
Wajah kegembiraan yang tadinya terpancar dari wajah Abraham kini berubawah menjadi merah menyala karena ucapan Samantha.
Abraham berbalik dan menghampiri tubuh Samantha tanganya yang kekar mencekik leher Samantha dengan sangat kuat dan menyandarkan wanita itu ke dinding ruangan.
"Bila kau berani menyentuh Istriku sedikitpun kupastika hidupmu dan keluargamu akan berada di ujung tanduk"ucap Abraham begitu geram sambil mencekik leher Samantha dengan kuat dan mengangkatnya naik hingga ujung sepatunya saja yang menyentuh lantai.
Samantha merontah rontah sambil memegangi tangan Abraham untuk bergantung, Air matanya keluar nafasnya sudah tidak beraturan lagi .
Jonathan terperangah melihat kejadian itu sekejam kejamnya Abraham di masa lalunya dia tidak pernah melihat Abraham menyakiti fisik seorang wanita bagai mana pun itu Alasannya akan tetapi beda kali ini ketika seseorang mengancam istrinya ia menjadi seorang iblis tanpa memandang bulu.
Jonathan berlari mendekati mereka dan mencoba menghentikan cengraman Abrahan di leher Samantha.
"Lepaskan dia Tuan ..Dia hampir ke habisan nafas" ucap Jonathan sambil memegangi tangan Abraham .
Tapi Abraham tidak mengindahkan ucapan Jonathan malah tekanan tanganya makin di perkuat sehingga otot otot tangannya kelihatan membesar.
Jonatahan berpikir sejenak tenaganya tidak akan bisa mengalahkan tenaga milik Abraham" jalan satu satunya aku harus mengancamnya " ucap Jonathan dalam hati.
"Lepaskan Tuan ...Atau Aku akan menghubungi Nyonya dan mengatakan bahwa Tuan ingin..." ucap Jonathan tergantung ketika Abraham melepaskan cengkaramanya dari leher Samantha dan memandanginya begitu tajam.
Abraham menjauhi tubuh Samantha seketika mendengar ucapan Jonathan.
Samantha hanya meringis kesakitan dan sesekali menghirup oksigen untuk mencukupi persediaan dalam paru parunya.
" Jo kirim dia ke nagara asalnya dan pastikan dia dan keluarganya tidak akan meginjak negara ini lagi" ucap Abraham sambil melangkah pergi .
Oh ...ternyata Wanita benalu yang di maksud Abraham saat itu adalah Samantha adik iparnya sendiri....Babang ..babang kenapa tidak bilang dari kemarin ..kan timbul fitnah .
đŸ‘‰babang minta Vote nya ya yang buanyak...makasih.
__ADS_1