DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
179. LIHAT IKAN LELE.


__ADS_3

Hampir sudah 1 minggu Abraham, Maya dan Naomi menempati Mension baru hadiah Abraham atas kehamilan istrinya.


Sedang Arthur sudah jarang tinggal bersama mereka di sana. Ia sudah senang tinggal bersama Ryo beserta Omanya.


Pagi itu mereka bertiga duduk di ruang tamu yang yang terbilang cukup Luas. Maya yang masih sering mual membuat Abraham tak tega melihat istrinya itu.


"Sayang Apa Kau masih merasa Mual! ucap Abraham membelai pucuk Kepala istrinya.


"Iya ..pusing sedikit tapi mualnya kebangetan Bram" balas Maya yang terlihat sangat pucat pagi itu.


"Baiknya kamu ke bilik untuk istirahat ya" ucap Abraham dengan lembut.


Maya hanya mengangguk pelan.


"Ibu Aku bawah Maya kedalam bilik ya! Kasihan DIa begitu pucat dan merasa pusing" ucap Abraham sambil membantu Maya berdiri dari tempat duduknya.


"Iya ...Nanti Ibu bikinin jahe" Balas Naomi yang ikut kasihan melihat Maya yang begitu lemah.


Abraham membopong Maya menuju bilik kamar mereka setelah berpamitan dengan Naomi.


"Hati hati sayang! ucap Abraham sambil mendudukkan Maya diatas pembaringan.

__ADS_1


"Trimah kasih Bram" ucap Maya sambil menyandarkan badannya di punggung tempat tidur.


Abraham hanya mengangguk dan tersenyum manis kepada Istrinya.


Abraham akhir akhir ini jarang sekali ke kantor. Ia selalu tak tenang meninggalkan Istrinya yang sedabg hamil muda di rumah. Walau Maya sering memarahinya tapi ada saja alasan Abraham hingga Maya tak bisa berkutik dibuatnya.


Tak lama kemudian Muncul Naomi dari balik pintu membawa nampang berisi satu gelas Minuman jahe dan cemilan di dalam toples.


"Nak minumlah! agar mual dan peningmu segera hilang" ucap Naomi menyodorkan Gelas berisi air jahe ke pada Maya.


"Trimah kasih Bu ! ucap Maya sambil meraih gelas dari tangan Naomi.


Setelah meminumnya sampai mentok Maya memberi kembali Gelas kosong kearah Naomi.


"Iya bu trimah kasih banyak atas bantuanya" balas Abraham.


Naomi melangkah ke luar bilik dan tak lupa menutup kembali daun pintu bilik mereka.


Abraham bangkit dari tempat duduknya tiba tiba Maya dengan cepat meraih tangan kekar pria itu.


"Kau Mau kemana sayang! ucap Maya sambil menarik tangan Abraham.

__ADS_1


"Aku mau mengambil handpone babang sayang" Balas Abraham kembali duduk di samping Maya.


"Jangan pergi Jauh jauh bram" ucap Maya mengeyut manja di lengan suaminya.


Abraham mengeryitkan dahinya tidak biasanya istrinya berlaku manja seperti itu padanya.


"Iya sayang Babang cuman mau mengambil handpone babang yang Babang simpan di saku celana Babang dan kemudian ke mari lagi untuk menemanimu" balas Abraham sambil mencium pucuk kepala Istrinya.


"Ah pokoknya Kamu disini saja" ucap Maya sambil mempererat pelupannya pada lengan Abraham.


"Baiklah sayang babang di sini dan tidak akan kemana mana lagi" ucap Abraham pasrah.


"Baram......." ucap Maya pelan.


"Hummmmm" balas Abraham.


"Boleh Maya lihat Ikan Lelenya" ucap Maya tanpa malu malu.


Mendengar permintaan Maya Abraham langsung melonjak matanya membelalak. Baru pertama kali ini Maya ingin melihat benda pusaka miliknya itu.


Seakan mendapat Angin segar Abraham langsung mengangguk! Maklum 1 minggu ini Ia juga belum mendapat jatah setelah keluar dari rumah sakit karena kasihan melihat istrinya itu.....ya lagi Lagi tante Cintra atau tante Luxlah yang menjadi sasaran empuk Abraham dalam kamar mandi.

__ADS_1


Mungkin pengaruh ngidam atau apalah namanya. Maya langsung melucuti celana pendek milik Abraham setelah mendapat anggukan dari sang empunya. Abraham kembali di buatnya terperangah oleh ulah Maya yang seakan akan ingin memperkosanya di pagi itu.


👉tetap beri like,vote, coment dan rate bintang lima trimah kasih


__ADS_2