DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
28. SISI LAIN DARI NAOMI .


__ADS_3

Setibanya mereka di dalam ruangan Naomi langsung mendekati cucu kesayangnya itu.


Kedua Sahabatnya hanya duduk di sofa yang persilahkan oleh Maya.


Naomi mengusap usap dahi Arthur sabil memandangi wajah cucunya itu .


Perasaannya kini tidak bisa di gambarkan hanya butiran butiran air yang jatuh di kedua kelopak matanya sesekali dia menggenggam tangan Arthur dan menciumnya ..


Wanita yang biasanya selalu ceria dengan aksi aksi konyolnya kini terhempas bagai karang di laut mati


Sisi kelemahannya ternyata pada arthur walaupun Arthur kadang membuatnya jengkel dan tidak berkutip tapi bagi Naomi, Arthurlah yang membuatnya selalu tersenyum dan melupakan kejadian masah lalunya


baginya Arthur adalah cucu sesungguhnya walau tidak ada jalinan darah diantara mereka tapi jalinan cinta dan kasih sayanglah yang membuatnya melebihi dari hubungan saudara


Terkadang orang lain bisa memberikan rasa cinta di bandingan keluarga itu sendiri itulah Prinsip Noami yang sedari dulu tidak memiliki sanak keluarga selain mereka berdua.


setelah kehadiran Maya dan Arthur hidupnya kini lebih bahagia.


Entah sudah berapa lama Naomi duduk sambil memandangi wajah Arthur dan tiba tiba Air matanya menetes lagi tanpa Ia sadari


"Bocah nakal bangunlah nenek merindukanmu ! nenek ingin mendengar ocehanmu , sifat usilmu yang mengerjai nenek .Ayo bangun sayang nenek merindukanmu " ucap Noami sambil mencium tangan Arthur dan bulir Air matanya menetes mengenai punggung tangan dari cucunya itu .


Selama hidup bersama Naomi baru kali ini Maya melihat Naomi terpuruk, keadaan Arthur membuat dirinya sangat terpukul sampai sampai meneteskan air mata hingga hampir satu jam lamanya.

__ADS_1


Ditempat lain


Pesawat yang di tumpangi Abraham sudah mendarat di sebuah bandara terbesar di indonesia


Abraham dengan jas hitam di padukan dengan kemeja warna putih membuat penampilannya sangat sempurna .kaca mata hitam bertengger di hidung mancungnya .


Abraham merogoh kantong sebelah kirinya dan mengeluarkan handpone miliknya .


Abraham menekan tombol on dan memainkan dengan lincah jari jemarinya disana .


Setelah mendapat sebuah nama kemudia Abraham meletakkan benda pipih itu di ujung daun telinganya .


Tak lama Abraham menunggu Akhirnya tersambung juga .


"Maaf Tuan saya lupa memberi tau Anda kalau hari ini ada rapat penting yang harus saya hadiri di perusahaan " ucap Jonathan di ujung telpon .


"Baiklah selamat bekarja " ucap Abraham mematikan panggilanya tanpa menunggu jawaban dari secretarisnya itu .


Sesaat Abraham berpikir hingga mengingat satu nama yang kali ini bisa Ia andalkan .


Tanganya mulai bergerak menyentuh LCD mini dengan satu tangan.


" Na ini Dia ! ucapnya singkat dan meletakkan kembali benda pipih miliknya di ujung telinganya .

__ADS_1


Bunyi dering handpone sangat nyaring terdengar dan .


"Hallo kek bisa jemput Abraham di bandara sekarang " ucap Abraham sedang menghubungi Thomas kakenya .


" Apa kau sudah tiba di indonesia " balas Thoman dengan suara lansianya .


"Iya kek Tolong jemput saya soalnya mau kerumah sakit menjeguk Arthur ." balas Abraham .


" Baiklah tetap disitu jangan nakal kakek akan segera meluncur " ucap Thomas mematikan sepihak sambungan itu .


" Dasar Aki aki seenaknya jidatnya mematikan tanpa menunggu balasanku" gumam Abraham sambil memasukkan kembali handpone miliknya kedalam saku celananya .


Tidak beberapa lama sebuah mobil mewah sudah tiba dalam lokasi bandara itu .


Dari Arah mobil nampak seorang pria parubaya yang masih fresh melangkah mendekati Abraham dan memeluknya .


" Ku kirau kau sudah lupa dengan indonesia " ucap Thomas setelah melepaskan pelukanya .


" Maksud kakek " ucap Abraham heran .


" Disanakan Ada Mitha gadis yang sering mengejar ngejarmu itu ." ucap Thomas sambil tertawa


" kakek ini ! Ayo tolong Antar Bram ke rumah sakit " ucap Sbraham melangkah diikuti Thomas .

__ADS_1


👉like coment dan vote masih di tunggu makasih .


__ADS_2