
Hari terus berganti, kini sudah hampir 2 minggu sejak operasi transplantasi ginjal Arthur di lakukan.
Keadaan Pria tampan itu sedikit demi sedikit mulai membaik, Ia sudah tidak diam lagi saat sedang di tanya.
Seperti pagi itu! Ia sedang berseloncor di atas pembaringan di ruang VIP kelas1. Badannya di sandarkan di punggung tempat tidur dan kedua kakinya di Ia silang menyerupai huruf X.
Arthur sedang sibuk memainkan handpone androidnya. Ia memantau perkembangan perusahaannya melalui handpone pipinya miliknya itu.
Semua pekerjaan di perusahaan Ia percayakan kepada Leon. Selama Ia dirawat di rumah sakit dan tentunya di bantu oleh secretarisnya Diana.
Tidak lama kemudian, dari baik pintu masuk nampak dua wanita cantik sedang melangkah kearahnya dengan menenteng masing masing kantong plastik berisi rantang dan buah buahan segar.
"Pagi Sayang ........." ucap kedua wanita itu dengan senyum yang sangat manis.
Arthur segera mendogak dan tersenyum melihat kedua wanita kesayanganya itu.
"Pagi Nona nona cantik" ucap Arthur sambil tersenyum menyambut kedatangan mereka berdua.
__ADS_1
"Kau nampak begitu segar pagi ini sayang" ucap Naomi duduk di samping Arthur sambil mengucak ucak rambutnya.
"Buah buahan kali nek Segar! canda Arthur sambil memasukkan handponenya kedalam saku celananya.
"Kau ini ! Dicandai in jawabanya kok masam! jangan jangan otakMu sekarang geser karna terlalu lama menghirup udara rumah sakit" ucap Noami sedikit ngambek dan mengalikan pandanganya kearah Maya yang sedang menata buah buahan yang di bawahnya tadi diatas piring.
"Idi begitu saja ngambek! Arthur cuman bercanda kok" ucap Arthur sambil memeluk neneknya.
"Nenek juga cuma bercanda Hi hi hi! makanya cepat sembuh rumah terasa sunyi tanpa kamu" ucap Naomi membelai rambut Cucunya.
"Andai dulu Aku tidak kejam terhadap Maya dan Arthur mungkin Aku yang sekarang di posisi Naomi saat ini" ucap Rita dengan mata berkaca kaca.
"Maka dari itu, mungkin Tuhan memperlihatkan Nyonya keakrapan mereka hari ini supaya Nyonya mengerti dan sadar akan pentingnya suatu hubungan keluarga" balas Leon sambil memegangi pundak Rita yang sedang duduk di atas kursi roda.
Kedua manusia paru baya itu kembali memandang kearah Arthur dan Naomi yang saling menjaili satu sama lain sembari tersenyum lepas di dalam sana.
"Nek..! bibi Tiara kemana ?Tumben sudah tiga hari ini beliau tidak perna datang lagi menjegukin Arthur? ucap Arthur mencari keberadaan Tiara.
__ADS_1
"Oh ..Tiara lagi balik di sulawesi barat! katanya Ia kangen dengan rumahnya! masa kau kalah sama Tiara. Baru beberapa minggu disini Ia sudah kangen dengan rumahnya Na kau, sudah hampir satu bulan kau masih senang di rumah yang penuh dengan bau bau obat obatan ini" ucap Noami yang ingin sekali melihar Arthur sembuh dan kembali lagi berkumpul seperti sediakala.
"Iya Nek Arthur juga ingin cepat pergi dari tempat ini. Arthur juga sudah sangat rindu dengan tempat tidur Arthur dan omelan omelan ibu dan Nenek di pagi hari tapi, Arthur belum juga diizini oleh Docter Ryan sebelum kesehatan Arthur benar benar pulih" Balas Arthur.
"Ah sudah sudah ....Arthur makan dulu setelah itu minum obatnya supaya Arthur cepat sembuh dan cepat balik rumah" ucap Maya sambil menyodorkan semangkuk bubur ayam yang di hiasi bawang goreng di atasnya.
Arthur segera melehapnya tanpa ampun hingga isi dalam mangguk itu ludes hanya dalam hitungan menit saja.
"Kau ini lapar apa kesurupan si! Masa porsi sebesar ini kau habiskan dalam satu tarikan nafas saja" ucap Naomi memandang dengan heran. Mangkok ukuran besar yang tadinya berisi bubur yang hampir penuh kini ludes tak tersisa sedikit pun oleh Arthur.
"Nenek ini ....! Arthur heran de di zaman melenial saat ini! Kalau Orang sakit di sodorin makanan yang enak enak, di bawain ini itu padahal Ia sendiri tau kalau orang sakit itu pastinya kurang nafsu makanya makan. Na setelah sehat Ee ...makan banyak malah di tegur kan Aneh" balas Arthur
"Iya juga ya kenapa baru kepikiran sekarang ini" ucap Naomi sambil menggaruk garuki kepalanya yang tak gatal sama sekali.
Ketiganya tertawa serentak.... kehadiran Nenek dan ibunya selalu memberi dampak baik kepada kesehatan Arthur. Ia sesaat melupaka dirinya kalau sedang sakit ketika, kedua wanita cantik itu berada bersamanya.
👉tetap beri like, vote, coment serta rate bintang limanya ya ...makaaih.
__ADS_1