DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
199. KEDOK SANDY TERBONGKAR.


__ADS_3

Ryo meletakkan map diatas meja yang sedari tadi Ia pegang.


Ryo kembali menatap ke arah Arthur dan dianggukan oleh Arthur dengan pelan.


Ryo memutar badannya dan melangkah menuju pintu keluar.


"Apa yang akan Kau lakukan Anak kecil" ucap Sandy menatap kearah Arthur.


Arthur yang sedang asyik membuka map diatas meja mendogakkan kepalanya dan memandang kearah Sandy.


" Apa lagi! kalau bukan untuk membuka kebusukanMu! Jadi Kau diam dan nikmati permainan ini" ucap Arthur dengan pandangan sinis kepada Sandy.


"Coba saja Kalau Kau bisa! Aku akan senang hati menunggunya" ucap Sandy sambil menyunggingkan bibirnya seolah oleh memberi ejekan kepada Arthur.


Dari arah pintu nampak Ryo sedang menyeret seorang wanita cantik, seksi, dan glamour kedalam ruangan.


"Lepasin! Kenapa Kau menyeretKu seperti ********" ucap Wanita itu protes karna Ryo menyeretnya dengan paksa masuk kedalam ruangan itu.


Kembali mata para peserta rapat terbelalak melihat wanita cantik yang di ketahui adalah istri dari Sandy masuk bersama dengan Ryo.


"Sayang! Pria ini sangat kasar denganKu" ucap Erica mendekat kearah Sandy.


"Kau apakan IstriKu" ucap Sandy memeluk Erica dan menatap tajam kearah Ryo.


"Aku hanya menyeret ******** yang merugikan perusahaaan AMANDA grup" balas Ryo dengan Santai.


"Apa dengan membawah IstriKu kemari! Kaliaan berdua bisa membuktikan kalau kami berdua telah menggelapkan uang perusahaan" ucap Sandy dengan nada emosi.


"Aku membawahnya kemari bukan untuk itu! Tapi, tujuanKu lain supaya Ia juga tau betapa busuknya suaminya" balas Ryo masih dalam tarap santai.


"Apa maksudMu! Sayang apa maksud dari ucapan pria itu" ucap Erika memandang kearah Sandy.

__ADS_1


"Tenanglah Ia hanya mengada ngada! Jadi Kau tak perlu panik seperti itu! Cepat katakan apa sebenarnya maksud Kalian membawa IstriKu kemari Ah! ucap Sandy yang kini di penuhi dengan Emosi.


"Baiklah! Kalau kau ingin segera membuka kebusukanMu selama ini maka, dengan senang hati Aku akan mengabulkanya" ucap Arthur bangkit dari tempat duduknya dan bertepuk tangan tiga kali.


Tiba tiba dari arah pintu muncul seorang wanita cantik dan seorang gadis kecil kira kira umur 10 tahun memasuki gedung itu.


Mata Sandy terbelalak melihat siapa yang muncul disana.


"Sandy apa Kau masih belum mau mengaku?" ucap Arthur menatap Kearah Sandy.


Sandy terdiam dan tak berani menjawab perkataan Arthur setelah melihat dua sosok wanita yang dikenalnya berdiri di hadapanya.


"Sayang coba jelaskan semua ini" ucap Erika sembari mengguncang tubuh Sandy.


Sama seperti tadi Sandy hanya terdiam dan tak berani mengangkat kepalaya.


"Ayah!" ucap Anak gadis itu mendekat kearah Sandy.


"Dia AyahKu tante!" ucap Gadis kecil itu dengan bola mata berbinar binar.


"Ah AyahMu! Satu kali lagi Kau memanggilnya Ayah maka kutampar wajahMu" ucap Erika dengan geram pada Gadis kecil itu.


"Erika cukup" bentak Sandy pada Erika.


Mata Erika melotot setelah Ia mendengar Sandy membentaknya.


"Jadi apa benar Ia AnakMu haramMu?" ucap Erika membalas bentakan Sandy.


"Dia bukan Anak haram! Ia anak sahKu! Nak kemarilah" ucap Sandy berjongkok dan mensejajarkan tubuhnya dengan anak gadisnya.


"Apa katamu! Ia anak sahMu kapan Kau menikah dengan pelakor itu? ucap Erika geram sambil menunjuk kearah wanita yang masuk bersama gadis kecil tadi.

__ADS_1


"Siapa sebenarnya yang pelakor Aku atau Kamu? Kau baru menikah dengan Sandy 7 tahun lalu sedangkan Aku dan Sandy sudah memiliki anak yang umurnya 10 tahun! jadi, Kau bisa berpikir sendiri bukan, siapa sebenarnya pelakor diantara kita berdua" balas Nining yang geram di katai pelakor oleh Erika.


"Dasar wanita Sialan! ucap Erika geram dan ingin menonjok wajah Nining.


"Cukup Erika!Aku sudah sangat Muak dengan ulahMu selama ini.Kau dan keluargaMu menjebakKu hinggan Aku menikah denganMu, Kau dan keluargaMu terus saja mengancamKu untuk menyakiti keluargaKu jika tidak mengikuti keinginan Kalian, sampai sampai Aku menggelapkan uang perusahaan demi mencukupi gaya hidup mewah Kau dan keluargaMu dan menyisihkan orang orang yang Aku sayangi demi memuaskan nafsu tamak kalian itu. Dan mulai sekarang kita cerai Kau jangan lagi menggangguKu atau mengusik ketenangan keluargaKu lagi" ucap Sandy meluakkan emosknya yang selama bertahun tahun Ia pendam.


"Baiklah! Aku juga tidak butuh manusia miskin sepertiMu" ucap Erika sambil melangkah meninggalkan Sandy yang sedang berjongkok memeluk putrinya.


Tetapi belum juga menginjak pintu keluar 5 polisi sedang berdiri disana dan memborgolnya.


"Lepasin" ucap Erika berteriak tapi tidak digubris sama sekali oleh polisi tersebut.


"Nak maafin Ayah! Ayah tau semua perbuatan Ayah selama ini tidak baik! tapi itu semua Ayah lakukan demi melindungi kakek dan nenek dari orang jahat seperti tante itu" ucap Sandy menatapi Anak gadisnya.


"Gina selalu maafin Ayah kok! Tapi Ayah janji Pada Gina Ayah tidak akan melakukan itu lagi" ucap Gina dengan bola mata berkaca kaca.


Sandi mengangguk lalu kemudian berdiri dan mendekat kearah Nining yang ikut berlinang air mata melihat dan mendengar percakapan antara Suami dan anaknya.


"Dek maafkan Mas ya! Mas sudah banyak dosa kepada kalian berdua. Tolong jaga Gina dan didiklah Dia supaya menjadi anak yang takut akan Tuhan jangan seperti diriKu ini" ucap Sandy memeluk tubuh Nining.


Nining hanya mengangguk dengan air mata yang sudah tidak bisa dibendungnya lagi.


"Ayo ikut kami" ucap seorang polisi sambil memborgol tangan sandy.


"Tolong jangan bawah AyahKu" ucap Gina yang terus merontah melihat Ayahnya dibawah oleh polisi keluar dari dalam ruangan itu.


"Sudah Nak jangan menangis! Ayah ingin menebus kesalahanya selama ini" ucap Nining menenangkan anak gadisnya.


Setelah rapat bubar Arthur dan Ryo kembali ke hotel untuk istirahat sejenak sebelum Mereka kembali ke Indonesia.


👉like, koment, vote dan rate bintang limanya ya jangan lupa...trimah kasih.

__ADS_1


__ADS_2