DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI

DENDAM DAN AIR MATA SEORANG ISTRI
45 . ARISAN TEMBAK


__ADS_3

Sementara itu di MANSION peninggalan NYONYA AMANDA , canda tawa mulai kedengaran dari luar gedung , mobil mobil mewah sudah terparkir rapi disana .


Di sudut sofa nampak dua wanita sedang bercengrama sambil menikmati hidangan diatas meja .


"Jeng arisan TEMBAK kali ini poko'e ekey yang dapat"


ucap mega salah satu istri pengusaha kelapa sawit di kalimantan .


" Itu si maunya ajeng saja " saya juga sangat pengen lo jeng , hitung hitung nambah modal buka usaha butiq" balas temanya yang asyik menuangkan minuman ke dalam gelasnya .


Dari atas lantai dua , sepasang suami istri kini sedang menuruni tangga , Teos yang mengandeng tangan rita berjalan sangat hati hati, seluruh mata kini tertuju kepada mereka , bagaikan raja dan ratu yang sedari tadi ditunggu tunggu oleh para rakyatnya, belum sampai ke lantai dasar langkah mereka terhenti , rita melepaskan genggaman tangan teos tapi sebelumnya itu ia memberikan senyuman yang sangat manis kepada suaminya .


" Salamat pagi semua , trimah kasih sudah menghadiri acara arisan kali ini , semoga acara kali ini lancar sesuai keinginan kita bersama , maka dari itu sebelum acara ini dimulai silahkan nikmati hidangan yang telah keluarga AMANDA sajikan ," ucap rita membuka acara arisan .


Suasana yang sempat hening , kini kembali semulah , canda tawa ibu ibu pengusaha kini terdengar sangat riuh ,

__ADS_1


Rita bergabung diantara para ibu ibu sosialita , sedangkan Teos bergabung dengan para suami yang sengaja datang untuk mengantar istri mereka atau sekedar menikmati menu makanan di pesta itu .


Acara yang di selenggarakan Rita tiap tiga bulannya ini terbilang sangat mewah , cuman para istri pengusahan ternama saja yang bisa mengikuti acara itu , mereka relah merogol uang milyaran hanya untuk pesta hura hura semata, makanya bila pengusaha biasa biasa saja , akan berpikir 100 x untuk ikut dalam acara yang bisa dibilang glamour itu.


Rita yang kini sedang bercengrama ria dengan para tamunya itu terlihat sangat cantik , walau usianya kini betada diangka 50 tapi tetap saja kelihatan cantik dan elegant,


" Nyonya rita ini makin kesini makin cantik dan seksi aja, pantas TUAN TEOS gak bisa jauh jauh dari NYONYA " ucap mega ibu penjilat yang selalu bercerita baik di depan orang tapi saat di belakang menikam balik dengan ucapan berbanding terbalik dengan ucapanya yang pertama. .


"Ah ibu mega bisa saja memuji " ucap Rita yang kelihatan malu malu kucing atas ucapan mega .


" Kalau boleh tau nich ya !" sebenarnya NYONYA AMANDA itu memiliki kekayaan sebanyak apasih Nyonya Rita"!?" sambung mega sambil memasukkan 2 potong kue kedalam mulutnya .


" kalau di hitung hitung si harta dari keluarga AMANDA tidak akan habis walau setiap hari harus di hambur hamburkan sampai tujuh turunan sekalipun , dan andaikan ada sutu president ingin menjual negaranya maka uang keluarga kami akan cukup untuk membeli negara itu " ucap rita dambil memberikan senyuman penuh arti .


Ibu ibu yang dari tadi asyik bercengkrama dengan yang lain mendengar ucapan dari rita lansung diam terpaku , ternyata desas desus kekayaan dari keluarga AMANDA yang selama ini mereka dengar bukanlah usapan jempol belaka.

__ADS_1


"Perhatian semua acara arisan hari ini akan segera di mulai untuk itu tolong tinggalkan dulu urusan yang lain untuk sementara waktu dan silahkan bergabung dengan yang lain , di AULA yang sudah pania sediakan untuk melanjutkan acara utama yaitu arisan TEMBAK " ucap seorang pria tapi rada rada gemulai .


Merekapun berkumpul di sebuah AULA yang sekelilingnya berdinding kaca , AULA tersebut berbatasan dengan halaman yang ada di MENSION tersebut , sehingga taman dan kendaraan yang mereka tumpangi bisa terlihat jelas dari dalam AULA itu .


"Oke semua perhatianya ..untuk arisan TEMBAK kali ini yang totalnya 30 M , akan di kocok langsung oleh sang empunya acara yaitu NYONYA RITA " untuk itu NYONYA RITA kami persilahkan naik vodium " pria gemulai itu menyambut tangan rita untuk menaiki tangga vodium.


Rita kini mengkocok kocok benda kecil yang menyerupai tabung dan memiliki sedikit lubang berbentuk hurup O . setelah beberapa kali kocokan tabung itu mengeluarkan potongan pipet yang di dalamnya berisi kertas putih.


Rita mulai mengambil pipet kecil itu dan memutar mutarnya ujungnya sehingga ujung sebelahnya mengeluarkan kertas putih yang ada dalam pipet tersebut


Rita menarik kertas itu keluar dari pipet , ketegangan nampak di tiap tiap wajah para peserta arisan itu , kini rita membuka pelan pelan kertas itu .


belum sempat tulisan di ketas itu terbaca , seorang pengawal datang terburu buru menghampirinya dan membisikkan sesuatu di telinganya ..


"HAH.........APA.......!?"

__ADS_1


👉 ***Hallo silessurang ogiku dan kawan kawan di seluruh indonesia kini up nya sudah sangat panjang sampai 700 kata ..sekarang giliran kaliaan memperpajang like , coment , favorite jangan pelit pelit dong soalnya gratis kok ..makasih👈


@bersambung***@


__ADS_2